Program PASTI Rampung, Praktik Baik Dua Tahun Jadi Bekal Tekan Stunting di Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 304 views

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menghadiri penutupan Program Partner Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia (PASTI) di Kurnia Convention Hall, Selasa (11/8/2026), yang telah berjalan selama dua tahun dan melahirkan berbagai praktik baik dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Ngawi.

Penutupan digelar melalui kegiatan “Melanjutkan Langkah, Menguatkan Dampak: Diseminasi Hasil dan Pembelajaran Program PASTI untuk Keberlanjutan”. Kegiatan dihadiri Bunda Genre Kabupaten Ngawi Ana Mursyida Ony Anwar, mitra pendanaan diantaranya perwakilan Tanoto Foundation, PT Amman Mineral Nusa Tenggara, BCA, Yayasan Cipta, Wahana Visi, jajaran perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, kader, tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta pendamping keluarga.

Ony mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang telah memperkuat upaya pencegahan stunting. Menurutnya, persoalan ini tidak cukup ditangani melalui pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih, sanitasi, pangan bergizi, dan akses kesehatan, tetapi juga membutuhkan peningkatan pengetahuan serta pola asuh keluarga.

“Ilmu pengetahuan dan wawasan menjadi solusi bagaimana prevalensi stunting ini di kemudian hari bisa kita zero growth-kan,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan perlu dimulai sejak sebelum pernikahan dengan mempersiapkan remaja putri dan pasangan pranikah agar memiliki kesiapan membangun keluarga, menjalani kehamilan, dan menjadi orang tua yang baik.

Selama dua tahun pelaksanaan, PASTI melahirkan sejumlah praktik baik, salah satunya Pos Gizi Dahsyat. Inisiatif ini mencatat partisipasi 100 persen selama dua tahun berturut-turut, dengan peningkatan berat badan anak menuju kondisi normal mencapai lebih dari 90 persen berdasarkan indikator program.

“PASTI boleh selesai sebagai sebuah program, tetapi semangat untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik harus terus dilanjutkan,” tegas Ony. Berakhirnya program tersebut menjadi momentum untuk melanjutkan praktik baik yang telah terbentuk, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menekan angka stunting di Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Optimalisasi Opsen PKB dan BBNKB, Pemkab Ngawi Bidik Peningkatan PAD

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 248 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi memperkuat pengelolaan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Badan Keuangan (Bakeu) Kabupaten Ngawi dan dibuka Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Hotel Nata Azana Ngawi, Selasa (11/8/2026).

Bimtek diikuti jajaran pejabat terkait dan aparatur pengelola keuangan daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan kesiapan aparatur dalam menerapkan regulasi terbaru terkait pengelolaan opsen pajak daerah.

Dalam penerapannya, opsen merupakan tambahan pungutan atas PKB dan BBNKB yang menjadi bagian penerimaan daerah. Pengelolaan penerimaan tersebut membutuhkan sinergi dan efisiensi antarpihak agar dapat mendukung kapasitas fiskal serta pembiayaan pembangunan.

Dalam arahannya, Ony menekankan pentingnya pengelolaan sektor pajak kendaraan yang transparan, akuntabel, dan terintegrasi.

“Melalui optimalisasi skema opsen PKB dan BBNKB ini, kita berharap penerimaan kas daerah dapat meningkat secara signifikan. Transparansi, akuntabilitas, serta integrasi sistem pengelolaan keuangan menjadi kunci agar alokasi pendapatan ini benar-benar berdampak pada kemajuan daerah dan pelayanan publik di Kabupaten Ngawi,” ujar Ony.

Materi bimtek meliputi mekanisme split-payment, pengalokasian opsen PKB dan BBNKB ke kas daerah, serta penguatan koordinasi antara Bakeu Kabupaten Ngawi, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, dan instansi terkait. Penguatan koordinasi ini diharapkan mendukung pengelolaan penerimaan yang lebih efektif dan terintegrasi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Dari Kampus untuk Masyarakat, Inovasi Mahasiswa Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 246 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam melahirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko saat menghadiri PPM Awards IAI Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Senin (10/8/2026).

Sebanyak 144 mahasiswa IAI Ngawi diterjunkan dalam program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di seluruh desa di Kecamatan Padas. Antok mengapresiasi program tersebut yang dinilai membawa ilmu, motivasi, serta inovasi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, inovasi mahasiswa dapat dikembangkan di berbagai sektor, mulai dari ketahanan pangan, digitalisasi, pemanfaatan limbah, hingga pengembangan potensi ekonomi masyarakat. Karena itu, hasil pengabdian diharapkan tidak berhenti sebagai aktualisasi akademik, tetapi dapat terintegrasi dengan pembangunan daerah.

“Konsep intelektual organik ini harus kita dorong, sehingga inovasi yang diberikan bukan hanya sekadar aktualisasi, tetapi benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai penopang dan penggerak ekonomi lokal,” jelasnya.

Berbagai inovasi tersebut dapat dikembangkan menjadi bagian dari inovasi daerah melalui proses verifikasi, validasi, dan asesmen. Kolaborasi pemerintah desa, perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan, dan OPD menjadi kekuatan dalam mendorong inovasi. Pemkab Ngawi juga mendukung perkembangan IAI Ngawi, termasuk upaya alih status menjadi universitas.

“Pendidikan menjadi bagian yang sangat penting bagi masa depan generasi muda dan kemajuan bangsa. Sesuai dengan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tentu kita memberikan dukungan terhadap perkembangan institusi pendidikan yang ada di Kabupaten Ngawi,” katanya.

Melalui sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah, hasil pengabdian, penelitian, dan inovasi diharapkan dapat terus dikembangkan menjadi solusi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat serta mendukung kemajuan ekonomi dan pembangunan Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top