Mitigasi Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkab Ngawi Siapkan Penanganan dan Strategi Jangka Panjang

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 33 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko meninjau rumah warga yang terdampak hujan deras disertai angin kencang di Kecamatan Kwadungan, Jumat (30/10/2026). Selain menyiapkan bantuan perbaikan rumah, Pemkab Ngawi merencanakan penghijauan kembali sebagai upaya mengantisipasi kejadian serupa.

Peninjauan dilakukan di Dusun Suren Jenangan dan Purwosari. Tiga rumah di Dusun Suren Jenangan mengalami kerusakan berat dan enam rumah rusak sedang. Sementara itu, dua rumah di Purwosari mengalami kerusakan berat.

“Di Dusun Suren Jenangan terdapat tiga rumah rusak parah dan enam rumah rusak sedang. Sementara di sini (Purwosari), ada dua unit rumah yang mengalami kerusakan berat,” ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di jalur jalan raya Ngawi Kota. BPBD bersama Tagana dan relawan telah membersihkan material pohon tumbang sejak hari kejadian. Tim gabungan selanjutnya melakukan pendataan lebih lanjut untuk menilai kebutuhan bantuan bagi warga terdampak.

Pemkab Ngawi akan memberikan bantuan perbaikan bagi rumah dengan kategori rusak berat. Sementara itu, rumah dengan kerusakan ringan hingga sedang, yang umumnya terjadi pada bagian atap akibat genteng terlepas, akan ditangani melalui gotong royong antara pemerintah desa dan masyarakat.

Memasuki musim penghujan, Pemkab Ngawi juga merencanakan penghijauan kembali di area persawahan tepi sungai dan lahan terbuka yang kehilangan vegetasi pelindung, seperti rumpun bambu. Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan vegetasi sekaligus mengurangi risiko kerusakan akibat angin kencang.

“Biasanya titik ini rawan banjir, tetapi tahun ini tidak hanya hujan, anginnya juga sangat kencang sehingga banyak rumah yang rusak. Ke depan kami akan fokus pada reboisasi sebagai upaya mitigasi agar bencana serupa dapat diminimalkan,” pungkasnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Ngawi dalam mengurangi risiko bencana, khususnya saat memasuki musim penghujan. Perlindungan kawasan permukiman dan pemulihan vegetasi diharapkan dapat meminimalkan dampak angin kencang terhadap masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Slametan Plangkan Agung Piyandel Pusaka, Pemkab Ngawi Jaga Warisan Budaya Leluhur

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Seni Budaya 28 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Slametan Plangkan Agung Piyandel Pusaka pada Jumat (30/10/2026) malam sebagai upaya merawat warisan budaya leluhur dan menjaga identitas daerah. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, budayawan, dan masyarakat.

Slametan Plangkan Agung Piyandel Pusaka merupakan tradisi budaya yang memiliki makna penting bagi masyarakat Ngawi. Prosesi ini menjadi bagian dari upaya merawat dan melestarikan pusaka peninggalan sejarah yang menjadi piyandel atau simbol kekuatan, keyakinan, dan nilai moral daerah.

Dalam sambutannya, Antok menyampaikan bahwa pelestarian pusaka tidak hanya berkaitan dengan perawatan benda peninggalan sejarah, tetapi juga menjaga nilai dan identitas yang diwariskan leluhur.

“Pusaka bukan sekadar benda peninggalan sejarah, tetapi juga menyimpan nilai dan identitas yang diwariskan leluhur. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya,” katanya.

Ia juga menyampaikan pentingnya menjaga tradisi dan budaya lokal agar tetap dikenal serta diwariskan kepada generasi mendatang. Upaya nguri-uri budaya Jawa diharapkan dapat memperkuat identitas masyarakat Ngawi di tengah perkembangan zaman.

Selain menjaga warisan leluhur, kegiatan kebudayaan juga memiliki potensi untuk mendukung pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen mendukung pemajuan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, ketenteraman, dan kemajuan bagi masyarakat Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Dorong Branding Potensi Unggulan Daerah

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 29 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan Capacity Building Optimalisasi Diseminasi Informasi Publik dan Kehumasan Tahun 2026, yang dilaksanakan pada 28–29 Oktober 2026 di D’Kaliurang Resort and Convention. Kegiatan ini menjadi wadah untuk meningkatkan komunikasi, mempererat kemitraan, serta menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung pembangunan Kabupaten Ngawi.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Ngawi Mahmud Rosadi, serta puluhan wartawan dari berbagai media di Kabupaten Ngawi.

Dalam laporannya Mahmud menjelaskan, insan pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi, membangun kesamaan pemahaman, serta meningkatkan kualitas komunikasi publik di Kabupaten Ngawi.

“Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan sinergitas dan persamaan antara pemerintah dengan insan pers atau rekan-rekan wartawan di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menegaskan pentingnya peran strategis pers dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang. Selain menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, pers juga berperan sebagai kontrol sosial serta wadah penyampaian aspirasi publik.

Menurutnya, kemitraan antara pemerintah daerah dan media perlu terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat diketahui masyarakat secara luas. Pemberitaan yang berkualitas juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto turut mendorong insan pers untuk mengangkat potensi unggulan daerah sebagai bagian dari strategi membangun citra dan identitas Kabupaten Ngawi.

Ia menilai sektor pertanian menjadi salah satu kekuatan utama Ngawi yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat luas. Sebagai daerah lumbung pangan, Ngawi memiliki potensi besar dalam pengembangan produk pertanian, termasuk beras yang berkualitas dan dihasilkan melalui penerapan pertanian ramah lingkungan.

Menurut Sekda, penguatan identitas produk perlu didukung dengan strategi komunikasi yang mudah dipahami dan diingat masyarakat. Salah satu gagasan yang dapat dikembangkan adalah memperkenalkan beras sehat sebagai identitas produk unggulan Ngawi, dengan tetap memperhatikan kualitas, produktivitas, dan keberlanjutan sektor pertanian.

Selain pertanian, sektor pariwisata, khususnya wisata desa, juga dinilai memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Pengembangan wisata berbasis desa dapat memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM, pedagang, pengelola penginapan, serta berbagai usaha lokal lainnya.

Sekda juga mencontohkan penyelenggaraan kegiatan berskala regional sebagai peluang untuk mendatangkan pengunjung dan menggerakkan perputaran ekonomi daerah. Dengan menggandeng penyelenggara kegiatan dari luar daerah, Kabupaten Ngawi dapat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih luas dengan tetap menyesuaikan penggunaan anggaran pemerintah.

“Yang menjadi perhatian adalah bagaimana Ngawi membangun branding baru dengan mengangkat produk unggulan yang sesuai dengan potensi daerah, terutama sektor pertanian dan pariwisata,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memprioritaskan pemerataan infrastruktur, penguatan kemandirian pangan melalui pertanian ramah lingkungan, pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat desa, serta digitalisasi pelayanan publik.

Untuk mendukung upaya tersebut, optimalisasi akses informasi melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap organisasi perangkat daerah (OPD), diskusi berkala bersama awak media, serta kemitraan yang profesional dan setara menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang terbuka, dengan tetap menghormati independensi pers.

Melalui kegiatan capacity building ini, sinergi antara Pemkab Ngawi dan insan pers diharapkan semakin kuat, tidak hanya dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, tetapi juga dalam memperkenalkan potensi lokal, mendorong partisipasi masyarakat, serta mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top