Semarak Tiga Pilar Cup 2026, Perkuat Sportivitas dan Silaturahmi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Olahraga/Pemerintahan 57 views

Sebanyak 24 tim meramaikan Turnamen Tiga Pilar Cup 2026 memperebutkan Piala Persinga di Alun-alun Ngawi. Turnamen yang dibuka Wakil Bupati Ngawi sekaligus Ketua Askab PSSI Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Minggu malam (20/9/2026), mempertemukan berbagai unsur dalam semangat kompetisi dan kebersamaan.

Peserta berasal dari 19 kecamatan se-Kabupaten Ngawi serta sejumlah instansi dan lembaga, di antaranya Kodim, Polres, Kejaksaan, Yonarmed 12 Ngawi, DPRD, OPD, hingga tenaga kesehatan. Tingginya minat peserta membuat kuota turnamen terpenuhi.

Antok mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Menurutnya, Tiga Pilar Cup menjadi ruang positif untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus membangun semangat bersama melalui olahraga.

“Ini adalah sebuah semangat bagi kita semua sekaligus memperkenalkan tim kita nanti, Persinga Ngawi, yang akan berlaga di Liga 3 pada tahun ini,” ujar Antok.

Selain menjadi ajang kompetisi, Antok berharap turnamen ini memberi manfaat bagi kesehatan dan terus memperkuat kebersamaan masyarakat. “Silaturahmi terus berlanjut, kolaborasi menjadi harapan bagi kita semua dan bagi masyarakat Kabupaten Ngawi,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pemain untuk menjaga sportivitas sepanjang pertandingan. Setiap laga diharapkan berlangsung aman dan kondusif tanpa tindakan kekerasan maupun perkelahian.

Dukungan Forkopimda, perangkat daerah, PSSI Ngawi, Persinga Ngawi, hingga masyarakat turut menyemarakkan pembukaan. Tiga Pilar Cup 2026 diharapkan menjadi kompetisi yang sehat sekaligus mempererat kebersamaan di Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Sekolah Rakyat Ngawi Buka Jalan Mobilitas Sosial bagi Keluarga Prasejahtera

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 126 views

Pemerintah pusat dan daerah memperkuat kolaborasi melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Ngawi untuk memperluas akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera. Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau sekolah tersebut di Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Kasreman, Sabtu (19/9/2026), didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Sekolah yang berdiri di atas lahan sekitar tujuh hektare tersebut telah menampung 220 siswa, terdiri atas 18 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 112 siswa SMA. Ony mengapresiasi hadirnya fasilitas pendidikan dan asrama yang dilengkapi ruang kelas, auditorium, lapangan olahraga, serta area penunjang siswa.

“Kami bangga melihat semangat siswa dalam menempuh pendidikan. Ini yang harus terus dipupuk agar mereka mampu meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik,” kata Ony.

Pemkab Ngawi berkomitmen mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat melalui perbaikan akses jalan, penghijauan, serta pemenuhan fasilitas penunjang pengembangan bakat siswa. Dukungan tersebut menjadi bagian dari penguatan lingkungan belajar dan keberlangsungan sekolah.

Saifullah menegaskan, khusus di Ngawi, Sekolah Rakyat langsung menggunakan gedung permanen tanpa melalui tahap sekolah rintisan. “Untuk Kabupaten Ngawi, Sekolah Rakyat langsung menggunakan gedung permanen tanpa melalui tahap sekolah rintisan,” ujarnya.

Sekolah Rakyat dikelola Kementerian Sosial dengan konsep pendidikan berasrama yang menggabungkan pembelajaran akademik dan pembentukan karakter. Peserta didik dijaring melalui penjangkauan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama keluarga pada desil 1 dan 2. Seleksi guru dan tenaga kependidikan masih berlangsung dan ditargetkan rampung akhir September atau awal Oktober 2026.

Saifullah menyebut masa awal pembelajaran menjadi tahap penting karena siswa, guru, pemerintah daerah, dan Kemensos perlu beradaptasi dengan sistem pendidikan berasrama. “Di masa awal ini, siswa, guru, pemerintah daerah, dan kami di Kemensos sama-sama perlu beradaptasi dengan kondisi di lapangan,” tegasnya. Ia meminta seluruh pihak mengawal penyelenggaraan sekolah agar proses pendidikan dan pemanfaatan fasilitas berjalan optimal.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Disiplin ASN dan Perlindungan Anak Jadi Sorotan Apel Pembinaan Staf Pemkab Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 209 views

Disiplin ASN dan perlindungan anak menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam Apel Pembinaan Staf di halaman Pendopo Wedya Graha, Kamis (17/9/2026). Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Ngawi Joko Sumaryadi bertindak sebagai pembina apel mewakili Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko.

Joko mengatakan apel yang digelar setiap tanggal 17 menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan disiplin ASN. Ia mengingatkan pentingnya hadir tepat waktu, mematuhi jam kerja, dan bertanggung jawab atas tugas.

“ASN harus peduli terhadap keselamatan dan pemenuhan hak anak. Saya minta seluruh perangkat daerah menjalankan surat edaran ini secara konsisten dan bersinergi,” tegasnya.

Ia meminta ASN memperkuat koordinasi dan menjaga kerukunan di lingkungan kerja. Pejabat yang baru mendapat amanah juga diminta segera beradaptasi, memahami tugas dan tanggung jawab, serta melanjutkan pelaksanaan tugas yang sudah berjalan dan diikuti perbaikan sesuai kebutuhan.

Memasuki musim kemarau, Joko mengingatkan ASN meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional, ia juga mengajak ASN menjadi teladan dalam keselamatan berlalu lintas.

Di akhir arahan, Joko meminta pimpinan perangkat daerah dan unit kerja memperkuat pembinaan dan pengawasan. “Jadilah teladan, lakukan pengawasan, dan segera selesaikan setiap persoalan di lingkungan kerja,” pesannya.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top