Cetak Generasi Tangguh, 38 Regu Pramuka Penggalang se-Kabupaten Ngawi Ikuti LT III 2026
Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, Mokh Sodiq Triwidiyanto, membuka Lomba Tingkat III (LT III) Tahun 2026 di Lapangan SMP Negeri 2 Ngrambe, Kamis (24/9/2026). Ajang pembinaan karakter bertema “Adaptif, Produktif dan Prestasi” ini diikuti 38 regu Penggalang berprestasi tinggi, terdiri dari 19 regu putra dan 19 regu putri dari seleksi LT II Kwarran se-Kwarcab Ngawi.
Dalam arahannya, Sodiq menegaskan bahwa peserta yang hadir merupakan Pramuka pilihan melalui proses seleksi berjenjang dari LT I, LT II, LT III, hingga LT IV. Menurutnya, LT III bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mengimplementasikan nilai Dasa Darma dan Tri Satya.
“Adik-adik adalah manusia-manusia pilihan di masing-masing Kwarran. Tidak semua anggota Gerakan Pramuka berkesempatan mengikuti Lomba Tingkat III ini. Di sini ada kejujuran, kedisiplinan, ketangguhan, wawasan lingkungan, komunikasi yang baik, gotong royong, kebersamaan, serta melatih kecerdasan, kecepatan, dan ketangkasan,” tegas Mokh Sodiq.
Ia berpesan agar peserta tidak berkecil hati jika memiliki kemampuan berbeda dari yang lain, sebab setiap potensi dapat diasah melalui ketekunan berlatih. Sodiq juga menekankan pentingnya persiapan matang dan evaluasi sejak awal demi meraih hasil maksimal.
“Tidak ada keberhasilan sebuah kegiatan tanpa ada perencanaan dan persiapan. Biasakan menyiapkan diri seawal mungkin. Dalam persiapan itu juga ada evaluasi, apakah rencana kita sudah tepat atau belum,” tambahnya.
Harapannya, LT III menjadi bekal pengalaman berharga bagi para peserta untuk tumbuh menjadi generasi mendatang yang lebih baik serta memberi manfaat nyata bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia LT III, Suyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah pembinaan kemampuan Pramuka Penggalang melalui aktivitas yang menarik, menantang, dan bermanfaat.
“LT III ini bertujuan membina dan mengembangkan penghayatan terhadap kode kehormatan Pramuka, mempererat persaudaraan, serta menentukan regu berprestasi tinggi yang nantinya akan mewakili Kwarcab Ngawi pada LT IV Kwarda Jawa Timur,” jelas Suyono.
Rangkaian ini diisi dengan beragam kegiatan menarik, mulai dari uji ketangkasan, perkemahan, keterampilan, wawasan kebangsaan, serta jelajah alam atas dukungan penuh Kwarcab Ngawi, peserta, dan Gugus Depan.
Pelaksanaan LT III Kwarcab Ngawi 2026 dijadwalkan berjalan hingga Sabtu (26/9/2026). Seluruh kontingen dari 19 kecamatan dipastikan siap menuntaskan setiap tahapan lomba dengan menjunjung tinggi sportivitas serta nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
Pemkab Ngawi–Perhutani Perkuat Kolaborasi, Jaga Hutan Sekaligus Dorong Ekonomi Kreatif
Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menegaskan komitmen perlindungan dan kelestarian hutan sebagai prioritas utama seiring pergantian kepemimpinan di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perum Perhutani Ngawi, Kamis (24/9/2026). Langkah edukasi kepada masyarakat dinilai krusial agar kawasan hutan tetap lestari bagi generasi mendatang, mengingat 91 dari 213 desa di Ngawi beririsan langsung dengan hutan.
Pernyataan itu disampaikan Antok saat menghadiri acara pisah sambut dan serah terima jabatan Administratur KPH Ngawi dari Mukhlisin kepada Rohasan di Kurnia Convention Hall Center.
“Masyarakat harus disadarkan bahwa hutan adalah aset krusial yang wajib dijaga keberlanjutannya. Dampaknya tidak cuma kita rasakan hari ini, tapi juga oleh generasi mendatang,” tegas Wabup.
Ia juga mendorong Perhutani, pemerintah daerah, dan desa untuk memperkuat kolaborasi dalam memfasilitasi pariwisata serta kegiatan ekonomi baru berbasis hutan bagi masyarakat sekitar.
Dari sisi performa bisnis, KPH Ngawi mengukir rekor impresif. Hingga September, pendapatannya menyentuh Rp85 miliar, sementara perolehan labanya menjadi yang tertinggi di Jawa Timur mencapai Rp60 miliar, sebagaimana dipaparkan Wakil Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jatim Sofiudin Nurmansyah.
Sofiudin berharap Administratur yang baru dapat segera beradaptasi, mempertahankan capaian kinerja, serta mengawal proses sertifikasi Forest Stewardship Council (FSC) dan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) secara konsisten.
Agenda pisah sambut ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Ngawi, perangkat daerah, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), mitra kerja Perhutani, serta tokoh masyarakat setempat.
Semarak Tiga Pilar Cup 2026, Perkuat Sportivitas dan Silaturahmi
Sebanyak 24 tim meramaikan Turnamen Tiga Pilar Cup 2026 memperebutkan Piala Persinga di Alun-alun Ngawi. Turnamen yang dibuka Wakil Bupati Ngawi sekaligus Ketua Askab PSSI Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Minggu malam (20/9/2026), mempertemukan berbagai unsur dalam semangat kompetisi dan kebersamaan.
Peserta berasal dari 19 kecamatan se-Kabupaten Ngawi serta sejumlah instansi dan lembaga, di antaranya Kodim, Polres, Kejaksaan, Yonarmed 12 Ngawi, DPRD, OPD, hingga tenaga kesehatan. Tingginya minat peserta membuat kuota turnamen terpenuhi.
Antok mengapresiasi antusiasme seluruh peserta. Menurutnya, Tiga Pilar Cup menjadi ruang positif untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus membangun semangat bersama melalui olahraga.
“Ini adalah sebuah semangat bagi kita semua sekaligus memperkenalkan tim kita nanti, Persinga Ngawi, yang akan berlaga di Liga 3 pada tahun ini,” ujar Antok.
Selain menjadi ajang kompetisi, Antok berharap turnamen ini memberi manfaat bagi kesehatan dan terus memperkuat kebersamaan masyarakat. “Silaturahmi terus berlanjut, kolaborasi menjadi harapan bagi kita semua dan bagi masyarakat Kabupaten Ngawi,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan seluruh pemain untuk menjaga sportivitas sepanjang pertandingan. Setiap laga diharapkan berlangsung aman dan kondusif tanpa tindakan kekerasan maupun perkelahian.
Dukungan Forkopimda, perangkat daerah, PSSI Ngawi, Persinga Ngawi, hingga masyarakat turut menyemarakkan pembukaan. Tiga Pilar Cup 2026 diharapkan menjadi kompetisi yang sehat sekaligus mempererat kebersamaan di Kabupaten Ngawi.