Banner

Tingkatkan Indeks SPBE, Pemkab Ngawi Gelar Rakor Evaluasi Mandiri SPBE

di %s Teknologi Informasi 14 views

Untuk meningkatkan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik  (SPBE) Pemerintah Kabupaten Ngawi, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika gelar rapat koordinasi evaluasi mandiri SPBE di Aula Inspektorat, Selasa (22/10).

Hadir dalam cara ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Kepala Diskominfo, Prasetyo Harri Adi serta 13 Organisasi Perangkat Daerah pengampu indikator SPBE.

Dalam laporannya, Prasetyo Harri Adi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian 37 indikator SPBE yang hasil akhirnya akan ditetapkan menjadi indeks SPBE tahun 2019. “Diharapkan indeks SPBE Kabupaten Ngawi dapat meningkat dari tahun 2018 sebesar 2,16 atau cukup,”ungkapnya.

Menurut Prasetyo, peningkatan indeks SPBE dibutuhkan upaya bersama dari seluruh OPD, “Semoga di tahun ini Kabupaten Ngawi dapat memperoleh nilai indeks dengan kategori baik,” lanjutnya.

Sementara Sekda Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto menegaskan SPBE menjadi salah satu bagian dari Sistem Akuntabiltas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), “Apalagi nilai SAKIP kita AA, makanya indeks SPBE harus bisa selaras dengan perolehan tersebut,” tandasnya.

Dikesempatan ini, Sodiq meminta OPD pengampu SPBE segera mengumpulkan dokumen pendukung untuk memenuhi penilaian evaluasi mandiri SPBE. “Sebelum tenggang waktu pengunggahan dokumen ke Kementerian Pendayagunaan RB,” lanjutnya.

Kemudian, acara ini dilanjutkan evaluasi pencapaian indikator SPBE oleh Kepala Bidang Layanan e-Government, Agoest Dedy Irawan. Seperti yang disampaikan Agoest Dedy, evaluasi ini untuk mengetahui progress setiap OPD terkait pencapaian indikator SPBE yang diampu, “Evaluasi mandiri ini, adalah wujud komitmen Pemkab Ngawi untuk terus meningkatkan nilai indeks SPBE. Dan, diharapkan seluruh OPD bisa bekerjasama untuk mencapai tujuan ini,” pungkasnya. (kominfo)

Bupati Ngawi, Lantik 177 Kades Terpilih di Kabupaten Ngawi

di %s Pemerintahan 5 views

Bertempat di Benteng Van Den Bosch, 177 Kepala Desa Terpilih resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, Kamis (17/10).

Tepat pukul 13.30  Bupati, membacakan sumpah yang dikuti oleh seluruh Kades terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa serentak 29 Juni silam.

Kemudian dilanjutkan penyematan lencana secara simbolis kepada perwakilan 19 Kades dan dikuti yang lainnya.

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati, Ony Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh Shodiq Triwidiyanto, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pejabat lingkup Pemkab Ngawi dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi memberikan ucapan selamat bagi seluruh Kades terpilih ini. “Selamat menjalankan tugas, semoga bisa menjaga kepercayaan masyarakat dengan sebaik-baiknya,  menjalankan amanah serta bekerja dengan sepenuh hati dan ikhlas dalam memimpin dan melayani masyarakat,” kata Bupati.

Dikesempatan ini, Bupati singgung soal Dana Desa (DD) yang diberikan secara langsung ke  desa untuk pembangunan. Dan, Bupati mengajak masyarakat dan Kades terpilih ini dapat memanfaatkannya untuk menggali potensi yang dimiliki, supaya maju, mandiri dan sejahtera, “Dengan demikian, itu bukti Pemerintah pusat memiliki perhatian penuh terhadap pembangunan desa,” tandasnya.

Usai acara ini, Bupati, didampingi  Wakil Bupati bersama Forkopimda serta seluruh Kades ini, mengucapkan deklarasi mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf Amin dengan memegang serta mengibarkan bendera Merah Putih yang mereka siapkan. Kemudian menirukan deklarasi yang diucapkan Bupati dan diikuti yang lainnya secara serentak. “Saya bupati Ngawi beserta Forum Pimpinan Daerah bersama seluruh Kepala Desa dan masyarakat mendukung pelantikan Presiden periode 2019-2024,” ucapnya.

Menurut Budi Sulistyono, Parade Merah Putih ini bentuk keberanian masyarakat Ngawi mendukung konstitusional Pemerintah. (Allteam/Kominfo)

1 2 3 725
Go to Top