Banner

Bupati Ngawi, Monitoring Pilkades Serentak Minta Terapkan Prokes

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 94 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono bersama Forkopimda Ngawi, melakukan monitoring pelaksanaan pemungutan suara Pilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Desa Watualang, Rabu (23/12/20).

Dikesempatan ini Bupati Ngawi mengatakan bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara Pilkades Serentak berjalan lancar, aman sesuai protokol kesehatan. “Secara umum Pilkades Serentak 22 desa di 13 Kecamatan ini, telah menerapkan prokes yang ketat, seperti pelaksanaan Pilkada beberapa waktu lalu,” katanya.

Diungkapkan Budi Sulistyono bahwa selain monitoring langsung juga dilakukan melalui zoom meeting bersama Dirjen Bina Pemberdayaan dan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melihat masyarakat dalam menerapkan disiplin penerapan Prokes, juga diharapkan jangan sampai ada kerumunan, agar tidak muncul kluster baru akibat Pilkades Serentak ini.

“Protap dari Pilkades ini sudah kita buat, seperti pemisahan pintu masuk dan keluar, sehingga tidak ada yang berkerumunan dan langsung kembali pulang. Selain itu, juga dilakukan check suhu tubuh yang disesuaikan dengan aturan prokes,” terangnya.

Bupati Ngawi juga berharap dalam penghitungan hasil pemungutan suara masyarakat mempercayakan penghitungan suara kepada panitia Pilkades.

Lebih lanjut Budi Sulistyono menandaskan jika dalam Pilkades ini ditemukan kerumunan massa, dan hal lain yang melanggar prokes akan ada tindakan tegas dari tim Satgas penanganan Covid-19, disamping itu untuk mengantisipasi timbulnya gesekan dalam Pilkades ini, pihak keamanan akan mengawalnya, “Pihak Polres Ngawi dan Kodim 0805 Ngawi telah menentukan indikasi desa yang dianggap rawan,” ujarnya.

Budi Sulistyono menambahkan, meskipun ditengah pandemi Covid -19, tingkat partisipasi masyarakat yang hadir ke TPS cukup tinggi seperti halnya Pilkada Ngawi 9 Desember silam. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Rakerda IPHI 2020, Bupati Minta Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 102 views

Bupati Ngawi Budi Sulistyono hadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Ngawi Tahun 2020, di Pendopo Wedya Graha, Selasa (22/12/20).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Ketua IPHI Kab Ngawi Agus Fathoni , Ketua Cabang IPHI Kecamatan se – Kab Ngawi dan undangan.

Bupati Ngawi Budi Sulistyono dalam sambutannya mengatakan hakekatnya IPHI memiliki peran penting bagi jamaah haji dalam memberikan bimbingan dan tuntunan bagi para calon jamaah haji, “Yaitu memberdayakan para jamaah haji dengan peningkatan kegiatan agar terwujud Ukhuwah Islamiyah dan kerukunan antar umat beragama dalam menetapkan persatuan dan kesatuan bangsa,” katanya.

Budi Sulistyono selain berharap IPHI bisa mengambil peran aktif dan terdepan lebih dalam menyebarkan sikap kerukunan, kebersamaan serta toleransi dalam beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara juga ingin Rakerda IPHI tahun 2020 menghasilkan program kerja lebih inovatif, dinamis serta berkah, “Sehingga bangsa kita damai dan kondusif dengan ciri khas kerukunan serta kebersamaan,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Revitalisasi Benteng Van Den Bosch Di Mulai

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 138 views

Benteng Van Den Bosch atau Benteng Pendhem setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya direvitalisasi ditandai dengan ceremonial rehabilitasi pembangunan kawasan pusaka ini oleh Bupati Ngawi Budi Sulistyono didampingi Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi bersama Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi Jawa Timur, M Reva Sastrodiningrat di Benteng Van Den Bosch atau Benteng Pendhem Ngawi, Senin (21/12/20).

Dalam sambutannya Bupati Ngawi menceritakan proses panjang hingga akhirnya bangunan peninggalan Belanda ini mulai di revitalisasi, “Proses kita mulai dari tahun 2014, dan di tahun 2017 Menteri PUPR, melakukan tinjauan langsung ke benteng, hingga awal tahun 2019 lalu, Presiden Joko Widodo berkunjung ke benteng. Dari situlah akhirnya proses revitalisasi benteng dimulai,” ungkapnya.

Hingga saat ini, pembangunan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama sektor pariwisata di Kabupaten Ngawi.
“Ikon Kabupaten Ngawi yang tidak tertandingi adalah Benteng ini. Dan, setelah itu, rencana besar selanjutnya adalah pembangunan kawasan Planetarium Argo Park di lereng gunung Lawu sebagai pusat penelitian sekaligus wisata edukasi,” imbuhnya.

Sementara Kepala BPP Wilayah Provinsi Jatim, M Reva Sastrodiningrat mengatakan benteng ini memiliki keunikan, karena umumnya benteng terletak di pinggir pesisir pantai tapi ini terletak di tengah kota, tentunya menjadi nilai tambah tersendiri, “Benteng ditengah kota ini sangat unik, dengan upaya pemugaran atau rehabilitasi diharapkan akan memberikan kemajuan pada industri wisata, dan bagi kita akan menambah aset cagar budaya secara nasional,” terangnya.

Dalam proses rehabilitasi ini, membutuhkan waktu yang cukup lama, hingga 26 bulan mulai Desember, “Hingga kita jadwalkan Januari 2023 dengan lingkup pekerjaan yaitu melakukan rehabilitasi pada kawasan inti dengan luas 7500 m persegi, 13 bangunan disekitar kawasan,” lanjutnya.

Dikatakan Reva, rehabilitasi untuk bangunan ini dilakukan secara hati – hati, “Untuk tetap mempertahankan keasliannya, kegiatan ini dilakukan juga secara 5T, tepat manfaat, tepat administrarsi, tepat mutu dan tepat biaya,” lanjutnya.

Reva berpesan Pemkab Ngawi, dalam pemanfaatan kawasan ini, dapat memilihara dan merawat secara berkelanjutan, “Menjadi bangunan yang andal dan tentunya menjadi sektor pergerakan wisata dan perekonomian di Ngawi. Sehingga mampu menjadikan Benteng Pendem menjadi salah satu piihan wisata favorit nyaman dan aman,” tutupnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
Go to Top