Tinjau Pelaksanaan Ujian SKD CASN, Bupati Ngawi Harapkan ASN Berkualitas dan Berintegritas

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 89 views

Sebanyak 2.685 peserta Calon ASN (Aparatur Sipil Negara) mulai menjalani seleksi kompetensi dasar (SKD) diselenggarakan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Ngawi di Gedung Eka Kapti, Kamis (07/10/21) dan ditinjau langsung Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono.

Peserta ujian SKD ini terdiri 2. 540 peserta Calon Aparatur Sipil Negara(CASN) dan 145 peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ujian SKD akan dilaksanakan selama 7 hari, mulai tanggal 6 – 13 Oktober 2021.

Dalam tinjauannya kali ini, Bupati Ngawi menyampaikan bahwa BKPP Ngawi dalam penyelenggaraan ujian CAT (Computer Assisted Test) SKD CASN ini kesiapannya dari awal hingga pelaksanaan sangat baik, terutama penerapan protokol kesehatannya. “Saya melihat kesiapan dari team BKPP dalam menyelenggarakan ujian Computer Assisted Test (CAT) ini sudah sangat baik, terutama terkait penerapan protokol kesehatan mulai dari masuk ujian, sosialisasi awal pelaksanaan rekrutmen dan seterusnya sampai dengan pelaksanaan ini sagat bagus,” katanya.

Tidak hanya itu, Ony Anwar juga mengapresiasi kesiapan team panitia dan BKN terkait transparansi, independensi dan integritasnya dalam melakukan persiapan pelaksanaan ujian CAT di Kabupaten Ngawi.

Menurut Bupati Ngawi, rekrutmen ASN sekarang ini semakin bagus terutama tingkat integritasnya dan sarana dan prasarananya, “Untuk sarana dan prasarana saya melihat apa yang ada disini mulai dari ketersedian laptop, jaringan, server dan lainnya, saya rasa sudah melebihi Standart Operational Prosedure (SOP),” ungkapnya.

Pelaksanaan ujian SKD ini dilakukan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), sehingga keluarga peserta maupun masyarakat umum bisa melihat langsung nilai ujian melalui live streaming YouTube Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Ujian dilaksanakan berbasis komputer dengan pelaksanaan yang transparan. Nilainya juga bisa dilihat karena ditayangkan langsung, sehingga benar-benar terbuka. Jadi jangan percaya apabila ada pihak yang menyatakan bisa menjamin diterima menjadi ASN, jangan tertipu, karena tidak ada yang bisa mengintervensi,” jelas Ony Anwar.

Bupati Ngawi dengan sistem rekrutmen CASN seperti ini diharapkan bisa memiliki ASN yang mempunyai kualitas, integritas dan kemampuan bekerja lebih baik lagi.

Sementara itu, Kepala BKPP Ngawi Idham Karima menambahkan, pelaksanaan tahun ini berbeda dengan pelaksanaan ujian CASN sebelum pandemi Covid-19. “ Jadi untuk penyelenggaraan ditahun ini kita lakukan dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat dan kita juga menyediakan sarana dan prasarana lain yang mendukung agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan transparan,” ungkapnya. ( Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Sosialisasi Gerakan Desa Organik, Bupati Ingin Petani Sejahtera

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 80 views

Dinas pertanian terus lakukan percepatan dalam membenahi sistem pertanian di Kabupaten Ngawi menjadi pertanian ramah lingkungan berkelanjutan. Hal ini dilakukan dengan Sosialisasi Gerakan Desa Organik di Pendopo Wedya Graha, Kamis (30/09/21).

Sosialisasi ini dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Kepala Dinas Pertanian Supardi, Camat , Kepala Desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan penggiat pertanian organik serta Gabungan kelompok tani (Gapoktan) se-Kabupaten Ngawi.

Bupati Ony Anwar Harsono di kesempatan ini mengatakan, goal dari kegiatan ini untuk mensejahterakan petani di Kabupaten Ngawi dan berpesan agar Kades yang juga mengikuti secara virtual menjadi leader bagi masyarakat dalam mewujudkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan dan harus diimplementasikan secara serius.

“ Dengan implementasi pertanian ramah lingkungan berkelanjutan, merupakan strategi kita dalam mengembalikan sitem pertanian yang benar yang nantinya bisa berdampak besar bagi kesejahteraan petani di Kabupaten Ngawi”, terang Bupati.

Dalam mewujudkan semua ini, Pemkab Ngawi berkomitmen akan berkonsentrasi lewat penyusunann anggaran yang terfokus dalam bidang pertanian. “ Untuk mewujudkan ini semua kita akan fokuskan penyusunan anggaran ke bidang pertanian setelah mandatory kita dalam membangun infrastruktur dan pelayanan dasar pendidikan dan kesahatan agar bisa tercapai tujuan kita dalam membanguan pertanian berkelanjutan ramah lingkungan di Kabupaten Ngawi,” jelasnya.

Dengan keseriusan ini Bupati Ngawi mengharapkan semangat petani harus tinggi dalam mewujudkan pertanian di Ngawi menjadi lebih maju.

Kali ini Ony Anwar Harsono juga inginkan komitment untuk peserta agar Kabupaten Ngawi dikenal secara luas dari pertaniannya yang maju dan ungggul dalam penguasaan teknologi pertanian agar bisa menarik minat generasi muda dalam bidng pertanian.

Sementara itu kepala Dinas Pertanian Supardi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatar belakangi masih banyaknya petani di Ngawi yang memakai pupuk kimia yang bisa mengancam ekosistem pertanian. Dan, berharap sosialisasi ini bisa merubah sistem pertanian Ngawi menjadi pertanian ramah lingkungan berkelanjutan.

“Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mensukseskan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dalam mewujudkan kemadirian petani dan budidaya pertanian ramah lingkungan berkelanjutan (organik) mulai dari hulu sampai hilir di Kabupaten Ngawi,” terang Supardi.

Lebih lanjut Supardi juga menyampaikan kegiatan ini akanterbentuk desa organik di setiap kecamatan dengan titik sasaran pada desa yang pertanian organiknya sudah berkembang dan berpotensi untuk dikembangkan. Selain itu dalam kegiatan ini juga akan diserahkan sertifikat organik dan uji mutu beras pada gapoktan yang sudah dilakukan penelitiannya.(Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Kasek se – Kab. Ngawi Ikuti Rakor Persiapan PTM

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 111 views

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono pimpin rapat koordinasi terkait persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) yang diikuti Kepala Sekolah se-Kabupaten Ngawi melalui video konferensi, Selasa (28/09/21) di Command Center Setda Ngawi. Hadir di kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan, Sumarsono, Kepala Dinas Kesehatan, Yudono, Camat.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono mengatakan pelaksanaan PTM harus sesuai dengan SOP dan memastikan keselamatan guru dan peserta didik, “Kita harus siap dengan SOP serta bertanggungjawab baik secara teknis maupun sarana prasarananya,” terang Bupati.

Melalui video konferensi ini, Bupati Ngawi mengajak semua guru dan peserta didik untuk saling menjaga agar kasus Covid – 19 tidak naik lagi, “Sehingga PTM bisa terus dilakukan, dan hal ini merupakan bagian dari ikhtiar kita supaya anak – anak mendapatkan pendidikan penuh, baik akademis, karakter maupun budi pekerti,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Bupati Ngawi juga berharap pendidikan di Kabupaten Ngawi bertransformasi menjadi lebih baik lagi, dengan dukungan tenaga pendidik berkualitas, berintegritas dan ditunjang dengan sarana infrastruktur yang mumpuni, “Dengan begitu mutu pendidikan di Ngawi benar – benar dapat dirasakan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Sementara Kadindik Ngawi, Sumarsono menyampaikan bahwa secara asesment Kabupaten Ngawi saat ini masuk level 1 sehingga PTM bisa dlakukan, “PTM bisa dilaksanakan secara berjenjang dua minggu kedepan sekolah dasar kemudian dua minggu kedepannya lagi diikuti PAUD,” ungkapnya.

Ditambahkan Sumarsono bahwa saat ini, Kabupaten Ngawi masuk dalam 10 Kabupaten/ kota yang mengikuti program penggerak sekolah yang diselenggarakan Pemeritah pusat untuk peningkatan mutu sekolah. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top