Kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan Bupati Cup IX, Ajang Silaturahmi dan Prestasi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 12 views

Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ngawi gelar kejuaraan Pencak Silat Antar Perguruan Bupati Cup IX di GOR Bung Hatta, selama tiga hari (25 – 27/11/22).

Jumat (25/11/22), kejuaraan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang dihadiri Wakil Bupati Ngawi sekaligus Ketua IPSI Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Forkompinda Ngawi, Pengurus KONI Ngawi dan pimpinam perguruan Pencak Silat.

Dikatakan Bupati Ngawi kegiatan ini mampu memberi ruang berprestasi dengan kompetisi yang sehat, serta regenerasi para atlit pencak silat yang berbakat sehingga terjalin silaturahmi guyub rukun, saling memberikan motivasi antar perguruan pencak silat, “Harapannya seluruh perguruan pencak silat di Kabupaten Ngawi bisa guyub rukun bisa saling menyemangati bisa saling bertukar ilmu, dan bersama – sama meregenerasi kader dan atlet yang tidak hanya punya skill bela diri yang baik tapi juga karakter budi pekerti yang luhur,” tuturnya.

Tak hanya itu, Ony Anwar juga meminta kegiatan semacam ini rutin digelar di Kabupaten Ngawi, untuk mengguyubkan seluruh perguruan pencak silat, dan wadah untuk berprestasi, “Kami berkomitmen tidak hanya setahun sekali, dan dua kali atau tiga kali Kejurda atau Kejurprov,” harapnya.

Kejuaraan ini di ikuti oleh 339 peserta, terbagi menjadi kategori Tunggal, Ganda, Regu (TGR) 55 peserta, sedangkan kategori tanding, diantaranya pra remaja, 70 peserta, remaja, 129 peserta dan dewasa, 85 peserta.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Salurkan Bantuan Bencana, Wabup Ngawi Harapkan Warga Saling Peduli.

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 27 views

Cuaca ekstrim berupa angin puting beliung dan hujan lebat yang terjadi sepekan terakhir, menerjang sejumlah desa di Kabupaten Ngawi diantaranya desa Warukkalong, Kwadungan dan desa Ngale, Paron dan Kecamatan Ngawi. Menyikapi musibah ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi, melalui Dinas Sosial dan BPBD Ngawi Kamis (24/11/22) salurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak.

Bantuan diserahkan langsung Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko didampingi Kadinsos, Budi Santoso, Kepala BPBD Anang Heri Prabowo bersama Forkopimcam setempat.

Disampaikan Wabup Ngawi, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Ngawi untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana agar bisa dimanfaatkan dengan baik. “Bantuan ini hanya sekedar untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana untuk bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya, dan warga bisa kembali beraktifitas seperti biasanya,” katanya.

Adanya musibah akibat cuaca ekstrim yang belakangan sering terjadi, Dwi Rianto Jatmiko minta masyarakat lebih bersabar menghadapinya, dan bertoleransi untuk saling menolong, serta gotong royong terutama kepada tetangga yang tertimpa musibah, “Sebagai bentuk kepedulian dan partisipasi pada sesama,” lanjutnya.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Forikan Upaya Tingkatkan Konsumsi Ikan di Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 38 views

Saat ini, konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Ngawi masih dibawah rata – rata Provinsi Jawa Timur, dengan kondisi ini Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perikanan dan Peternakan membentuk pengurus Forum Peningkatan Makan Ikan (Forikan) periode 2022 – 2026 yang dikukuhkan Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono di Pendopo Wedya Graha, Rabu (23/11/22) dengan ketua pengurus Ana Mursyida Ony Anwar Harsono.

Sementara Bupati Ony Anwar Harsono dikesempatan ini mengatakan keberadaan forum ini nantinya akan mendorong masyarakat untuk memulai gemar makan ikan khususnya bagi anak-anak di Kabupaten Ngawi, apalagi ada kader PKK disini. “Kami berharap Forikan dengan tim penggerak PKK ini bisa berkolaborasi dengan menghadirkan kreativitas pengelolaan menu yang berbahan dasar ikan sehingga anak-anak suka dan konsumsi ikan akan meningkat karena saat ini masih dibawah rata – rata,” katanya.

Ditandaskan Ony Anwar konsumsi ikan menjadi kebutuhan sangat penting, apalagi ketika harga pangan bersumber protein hewani lainnya tinggi. “Ikan bisa menjadi alternatif pengganti lauk protein hewani, yang harganya lebih terjangkau,” jelasnya.

Gerakan gemar ikan yang saat ini masif dilakukan saat ini, menurut Bupati Ngawi sudah sebanding dengan pasokan ikan skala lokal di Kabupaten Ngawi yang tercukupi dari perikanan budidaya atau tangkap. “Tapi bukan berarti kita puas dengan disini, sebab ada empat waduk besar yang bisa dimanfaatkan,” lanjutnya.

Untuk menjamin ketersediaan ini ikan, Bupati Ngawi minta dinas terkait menabur benih ikan minimal satu juta setahun.

Sementara Kadin Perikanan dan Peternakan, Bonadi mengungkapkan Forikan ini untuk menyikapi rendahnya konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Ngawi. Selain itu, Bonadi juga minta adanya sinergitas lintas sektor untuk menyosialisasikan serta mendukung progam nasional gemarikan di masyarakat.

“Tingkat konsumsi ikan kita masih perlu ditingkatkan. Dan, diharapkan di tahun – tahun berikutnya ada progres yang baik, sehingga ada peningkatan konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Ngawi,” terangnya.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top