Banner

Atasi Hama Tikus, Bupati Ngawi Lepas Puluhan Burung Hantu

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 62 views

Saat ini ratusan hektar lahan pertanian terancam akibat serangan hama tikus, ditambah lagi keprihatinan meningkatnya jumlah korban jiwa akibat sengatan listrik jebakan tikus di beberapa wilayah Kabupaten Ngawi.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti kegiatan pelepasan puluhan burung Hantu yang dilakukan oleh Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Wiyana bersama Dandim 0805 Ngawi, Letkol Inf Totok Prio Kismanto, di wilayah Kecamatan Paron, Kamis (31/12/20).

Kegiatan bertajuk Polres Ngawi Peduli Petani yang dilakukan di penghujung tahun 2020 ini menurut Bupati Ngawi, Budi Sulistyono sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi dalam membantu masyarakat khususnya petani dalam memerangi hama tikus. “Hal ini adalah wujud kepedulian kami, terhadap petani yang saat ini, sedang membasmi hama tikus,” katanya.

Senada dengan Bupati Ngawi, Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Wiyana juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini untuk membantu petani membasmi tikus yang saat ini meresahkan, sekaligus meminta petani tidak memasang jebakan listrik untuk melawan tikus, “Karena bisa mengakibatkan adanya korban,” ujarnya.

Dengan dilepasnya puluhan burung Hantu ini, I Wayan Wiyana berharap hama tikus di Kabupaten Ngawi bisa berkurang, “Dan, ditahun 2021 tidak ada lagi korban akibat jebakan tikus. Kami berharap hewan predator yang kami lepas ini bisa berkembang biak dengan baik sehingga mampu membantu petani mengatasi hama tikus, dan jangan ada lagi jebakan tikus berupa aliran listrik karena bisa berbahaya,” tandasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Bupati Ngawi, Pantau Wilayah Jelang Malam Pergantian Tahun

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 60 views

Menjelang pergantian tahun baru 2021 Bupati Ngawi, Budi Sulistyono bersama Kapolres AKBP I Wayan Winaya dan Dandim 0805 Letkol Inf Totok Prio Kismanto, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan pemantauan dibeberapa titik wilayah Kab. Ngawi, Kamis (31/12/20) malam.

Di kesempatan ini Bupati Ngawi, Budi Sulistyono mengatakan pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerapan protokol kesehatan jelang malam tahun baru, sebab sebelum pandemi Covid-19, tahun baru menjadi euphoria masyarakat yang luar biasa. “Makanya dengan kondisi sekarang ini, kita membuat beberapa skema rekayasa lalu lintas, dengan menyekat beberapa jalan, selain itu juga kita tindak lanjuti dengan Surat Edaran Bupati tentang larangan membuat acara atau kerumunan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di Ngawi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Bupati Ngawi juga memberikan apresiasi terhadap masyarakat yang mengerti dan memahami dampak kerumunan ditengah pandemi Covid-19 ini, “Dan Alhamdulillah, dengan skema dan Surat Edaran ini masyarakat bisa mengerti dan memahaminya, sehingga pergantian malam tahun baru ini dapat dirayakan dengan hangat tanpa banyak menimbulkan kerumunan,” terangnya.

Dengan upaya ini Budi Sulistyono berharap tidak akan ada kluster baru di pergantian tahun ini, ” Dan, semoga tahun 2021, semuanya bisa kembali normal dan pandemi segera berakhir,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Bupati Ngawi, Tinjau Perayaan Natal

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 71 views

Bupati Ngawi Budi Sulistyono didampingi Sekretaris Daerah Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto bersama Kapolres Ngawi I Wayan Winaya dan Komandan Kodim 08/05 Ngawi, Totok Prio Kismanto melakukan tinjauan pelaksanaan perayaan Natal di Gereja Santo Yosef di jalan JA. Suprapto Ngawi, Kamis (24/12/20) Malam.

Bupati Ngawi, menyampaikan bahwa pelaksanaan perayaan Natal di Ngawi telah mematuhi protokol kesehatan yang ketat mengantisipasi penyebaran Covid-19. “Dari beberapa gereja yang kita tinjau telah melaksanakan protokol kesehatan dengan baik,” ungkapnya.

Dikesempatan ini, Budi Sulistyono menghimbau perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 ini, untuk ditiadakan, sesuai maklumat Kapolri, “Maka untuk menghindari kerumunan dilakukan penyekatan termasuk tempat yang dimungkinkan untuk bergerombol, dan perayaan dilakukan dirumah saja,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
Go to Top