Bidik Posisi Strategis, Pemkab Ngawi Lantik Pejabat Baru Lewat Manajemen Talenta
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, serta Pengawas di Ruang Data Pendopo Wedya Graha, Kamis (1/10/2026). Pengisian posisi strategis berbasis manajemen talenta ini dilakukan untuk menata struktur organisasi sekaligus memperkuat integritas pelayanan publik.
Agenda ini merupakan hasil evaluasi manajemen talenta yang berjalan beberapa bulan terakhir. Langkah tersebut diambil guna mengisi kekosongan posisi agar roda pemerintahan bergerak lebih efisien.
Penataan pejabat mempertimbangkan aspek kompetensi, tanggung jawab, dan kebutuhan organisasi. Pengisian sejumlah posisi kunci juga telah mengantongi izin pemerintah pusat maupun provinsi, seperti Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dari Kementerian Dalam Negeri serta Inspektur Daerah dari Gubernur Jawa Timur.
Tiga instansi yakni Dukcapil, Inspektorat, dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mendapat perhatian khusus. Ketiganya memegang peran vital dalam pelayanan administrasi warga, pengawasan internal, dan pemeliharaan kondusivitas wilayah.
“Tiga kepala perangkat daerah ini memiliki tanggung jawab krusial, sehingga ditata secara cermat sesuai kompetensi masing-masing,” katanya.
Ia menyoroti pentingnya integritas bagi para pejabat yang baru dilantik. Menurutnya, integritas mencakup komitmen, rasa tanggung jawab, dan kejujuran dalam menjalankan amanah. Sajian data dan informasi akurat dari lapangan juga sangat menentukan ketepatan arah kebijakan daerah.
“Jika ketiga dinas ini bekerja optimal dan berintegritas, kebijakan pimpinan daerah pasti memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegas Bupati Ngawi.
Pelantikan ini menjadi momentum bagi Pemkab Ngawi untuk memperkuat profesionalisme aparatur sipil negara. Pengisian posisi strategis tersebut diproyeksikan mampu mempercepat pencapaian program kerja daerah secara optimal.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mendorong percepatan dan transparansi layanan pertanahan melalui digitalisasi dengan target penyelesaian maksimal 10 hari kerja. Komitmen tersebut dituangkan dalam nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Ngawi, BPN, dan notaris/PPAT di Mal Pelayanan Publik (MPP) Ngawi, Kamis (1/10/2026).
Kabupaten Ngawi menjadi daerah ketiga di Jawa Timur yang menggelar Training of Trainers (TOT) Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, di KDKMP Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Rabu (30/9/2026), ini menjadi langkah memperkuat tata kelola dan percepatan digitalisasi koperasi desa.
Tampil mempesona di panggung nasional, Ketua Dekranasda Ngawi, Ana Mursyida Ony Anwar Harsono, ikut menyemarakkan parade busana Pameran Kriyanusa 2026 di JICC Jakarta, Senin (28/9/2026). Aksi tersebut menjadi bagian dari strategi promosi produk unggulan daerah hasil kolaborasi apik perajin kriya kayu Desa Ngubalan, pembatik lokal, dan siswi SMKN 1 Kasreman pada ajang yang berlangsung 26–30 September 2026.