Category archive

Berita

Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1442 H, Bupati Ngawi Minta Teladani Sikap Rasullulah.

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 8 views

Bertempat di Pendopo Wedya Graha, Senin (23/11/20), Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar peringatan Maulid Nabi Muhhamad SAW Tahun 1442/2020 M.

Hadir dalam peringatan ini Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Ketua DPRD Ngawi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Kepala OPD, serta Camat se Kab. Ngawi secara virtual.

Peringatan kali ini mengambil tema Dengan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, Kita Perkokoh Persatuan Dan Kesatuan Dalam Mempertahankan NKRI Berdasarkan Pancasila.

Bupati Ngawi, dalam sambutannya mengatakan pada hakekatnya hikmah dari peringatan Maulid Nabi adalah meneladani akhlak mulia dari Nabi Muhammad SAW, karena beliau adalah contoh bagi semuanya, “Sehingga mampu mempersatukan umat ditengah keberagaman suku, ras, dan agama,” katanya.

Diantara akhlak baik Rasullulah, menurut Budi Sulistyono yang sangat nampak dalam kesehariannya dan bisa diteladani adalah toleransi yang tinggi terhadap perbedaan yang muncul di masyarakat baik intern umat Islam maupun yang bukan muslim.

“Harapannya kita semua muslim, sebagai pemeluk agama mayoritas di Indonesia, termasuk Kabupaten Ngawi harus bisa mengambil peran lebih aktif dan terdepan dalam menyebarkan kerukunan, kebersamaan dan toleransi beragama, bermasyarakat berbangsa dan bernegara untuk mempertahankan NKRI berdasarkan Pancasila,” lanjutnya.

Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, menghadirkan pemceramah dari pimpinann dan pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa AL – Jihad Surabaya, Imam Hambali. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

BPBD Ngawi Bersama TNI/Polri Gelar Apel Siaga Bencana

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 16 views

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi bersama TNI/Polri beserta lintas sektoral gelar Apel Siaga Dalam Antisipasi Bencana di Taman Candi, Beran Ngawi dipimpin Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, Kamis (19/11/20).

Hadir dalam apel ini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, Kepala BPBD Ngawi, Prilla Yuda Putra, Kepala Dinas Kesehatan Ngawi, Yudono beserta personel TNI/Polri, dan PMI Kabupaten Ngawi
Bupati Ngawi dalam sambutannya mengatakan bencana tidak hanya peristiwa alam murni, tetapi bisa dilakukan antisipasi untuk upaya pencegahannya, “Seperti banjir, bisa diantisipasi dengan hal – hal kecil, seperti tidak membuang sampah disungai, dan bencana tanah longsor bisa dicegah dengan menjaga kelestarian hutan dengan tidak menebang pohon sembarangan,” katanya.

Kehadiran aparatur Pemerintah dalam upaya pencegahan bencana ditengah masyarakat dikatakan Budi Sulistyono menjadi keharusan, “Sehingga dalam penanganan serta pengendalian bencana mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

Bupati Ngawi berpesan agar personil yang bertugas terus melakukan koordinasi lintas sektoral juga memonitor prakiraan cuaca dan kondisi debit air, “Hal ini sebagai bentuk deteksi dini kita dalam menyiapkan langkah antisipasi yang cepat dan tepat,” tandasnya.

Sementara Kepala BPBD Ngawi, Prilla Yudha Putra mengatakan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi bencana terutama di musim hujan tahun ini, yang menurut data dari BMKG curah hujannya mengalami peningkatan hingga 40 persen, “Kami dari BPBD sudah mempersiapkannya, baik dari sumber daya manusianya, peralatan, dan sinergitas, hingga koordinasi dengan stakeholder, kami sudah siap, bahkan kami tingkatkan,” terangnya.

Usai Apel tim gabungan dari berbagai unsur ini, melakukan simulasi penyelamatan korban banjir di arena Kalimati, Taman Candi, Beran, “Kami lakukan ini, sebagai simulasi tanggap darurat terhadap banjir, mengingat musim penghujan sudah datang dengan intensitasnya yang cukup tinggi. Dan, tim gabungan ini sudah siap melakukan penanganan dan penyelamatan korban banjir di Kabupaten Ngawi,” jelas Kepala BPBD Kabupaten Ngawi. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Rakor Implementasi NTPD Di Ngawi

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 14 views

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Ngawi gelar rapat koordinasi membahas implementasi Peraturan Menteri Kominfo Nomor 10 Tahun 2016 tentang Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) di Pendopo Wedya Graha, Kamis (19/11/20).

Hadir dalam rakor ini semua Organisasi Perangkat Daerah, Polres Ngawi, Kodim 0805 Ngawi, serta instansi pelayanan se kabupaten Ngawi.
Menurut Kepala Diskominfo melalui Sektretaris Dinas Kominfo, Mohammad Arif Arifin kegiatan ini bertujuan mengenalkan sekaligus menyamakan persepsi terkait layanan nomor tunggal panggilan darurat yang akan diimplementasikan di Kabupaten Ngawi. “Dengan layanan nomor tunggal panggilan ini, diharapkan bisa merespon semua pelayanan publik, laporan dan keluhan – keluhan masyarakat, seperti bencana alam, sosial, kecelakaan, kesehatan, gangguan keamanan, kekerasan perempuan dan anak,” jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik, Akhmad Sufandi Nasrul Hadi menerangkan tentang mekanisme NTPD yang nantinya akan diterapkan di Ngawi, diantaranya akan mengintegrasikan semua nomor kedaruratan yang sudah ada di setiap OPD dan instansi terkait layanan tanggap darurat.

“NTPD ini tidak akan menghilangkan nomor – nomor ketanggap daruratan yang sudah ada, justru akan diintegrasikan. Dan, terkait hal ini akan ada koordinasi lebih lanjut lagi untuk mematangkannya, seperti yang diamanahkan oleh Permenkominfo Nomor 10 Tahun 2016 ini,” terangnya.

Terkait impelentasi NTPD di Kab. Ngawi, Akhmad Sufandi mengatakan Diskominfo Ngawi akan terus melakukan koordinasi dengan semua pihak yang menangani kegawat daruratan untuk mematangkannya, “Semua nanti akan dikolaborasikan penanganannya dalam satu pintu, sehingga pada saatnya jika masyarakat membutuhkan layanan darurat. Dan, pengaduannya akan masuk ke Call Center 112, di Diskomimfo Ngawi, setelah melalui proses verifikasi laporan dari masyarakat akan diteruskan ke instansi terkait,” katanya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Rapat Paripurna DPRD Ngawi Bahas Ranperda APBD Tahun 2021

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 7 views

DPRD Kabupaten Ngawi gelar rapat paripurna dengan agenda bahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Ngawi Tahun 2021, dan penyampaian nota keuangan tahun 2021 bertempat di Gedung DPRD Ngawi, Senin (16/11/20).

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Sarjono dampingi Wakil Ketua 2, Khoirul Anam Mu’min, Wakil Ketua 3, Suntoro.

Kegiatan ini dihadiri, Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Sekretaris Daerah M. Sodiq Triwidiyanto beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang dilakukan secara virtual di OPD masing – masing.

Dalam rapat paripurna kali ini, Bupati Ngawi Budi Sulistyono menyampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2021, diantaranya pendapatan, belanja, pembiayaan daerah, dan segala urusan yang membutuhkan anggaran daerah.

Setelah laporan Bupati Ngawi, dilanjutkan penyampaian pandangan umum serta penetapan rancangan APBD tahun 2021 dari masing – masing fraksi, dan setiap fraksi menerima dan menyutujui seperti yang dikatakan ketua fraksi PDIP, Yuwono Kartiko, “Sebagai pemegang amanat untuk turut serta menjamin kelangsungan pemerintah dan pembangunan di Kabupaten Ngawi, maka dengan mengucap, Bismillahirrohmannirohim fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, menyatakan menerima dan setuju, Ranperda APBD Tahun Anggaran 2021, untuk ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Ngawi,” kata Yuwono Kartiko.

Dihari kedua rapat paripurna, Selasa, (17/11/20) dilanjutkan dengan agenda pembacaan jawaban Bupati Ngawi terkait pandangan umum fraksi tentang Peraturan Bupati tentang Penerapan Denda Administrative bagi tamu yang masuk Ngawi tanpa membawa surat keterangan hasil Rapid Test, “Perbup tersebut saat ini masih sangat diperlukan untuk melindungi warga Kabupaten Ngawi dari paparan Covid – 19 serta peninjauan ulang dapat dilakukan apabila situasi penyebaran telah dapat dikendalikan,” jelasnya.

Ditemui usai rapat paripurna, Budi Sulistyono mengatakan bahwa diakhir jabatannya berharap pembangunan yang telah dilaksanakan di Kab. Ngawi bisa terus berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, “Pariwisata, UMKM, birokrasi, pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan serta infrastuktur ini pondasinya sudah ada, tinggal meneruskan dan telah sepakat dengan pemerintahan selanjutnya. Dan, pembangunan ini belum selesai bahkan belum bisa sepenuhnya dinikmati masyarakat, maka pondasi ruang – ruang ini dilanjutkan,” terangnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
1 2 3 353
Go to Top