Category archive

Berita - page 3

Serap Beras Petani, Gubenur Jatim Apresiasi Petani Ngawi

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 69 views

Dalam kunjungan kerja Serap Beras Petani di Gapoktan Mulyo Asri, Desa Karangasri Kecamatan Ngawi, Senin (06/04/21), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasinya untuk Petani di Kabupaten Ngawi yang berhasil meningkatkan hasil produksi Gabah dan Beras diposisi nomor dua se Jatim meskipun luas lahannya diurutan ketiga dibawah Kabupaten Bojonegoro.

Diungkapkan Khofifah bahwa petani di Kabupaten Ngawi mampu menjadi produsen pangan yang tidak hanya di Jatim, tetapi nasional, “Produktivitas beras dari Kabupaten Ngawi memang membanggakan, dengan luas lahan berada diurutan ketiga, namun produksi Gabahnya urutan ke dua se Jatim,” katanya.

Disinggung rendahnya harga Gabah kering dipasaran, Gubenur Jatim dikesempatan ini minta Bulog untuk melakukan penambahan serapan, “Targetnya sekitar 10 ton beras dari Ngawi bisa diserap dan sesuai dengan standart kualifikasi Bulog,” lanjutnya.

Khofifah juga berharap petani mengetahui standart kualifikasi Gabah Kering Panen (GKP) yang dibutuhkan pasar, “Salah satu solusinya, petani harus familiar dengan kemajuan teknologi dan melaksanakan mekanisasi panen, demi menjaga mutu produksi. Bulog bisa menyerap sedangkan petani sudah siap dengan gabah yang berkualitas,” terangnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Peningkatan SDM dan Sosialisasi Penilaian Kesehatan Koperasi,Bupati Ngawi Ingin Pelaku Usaha Mikro Naik Kelas

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 82 views

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono buka Sosialisasi Penilaian Kesehatan Koperasi serta promosi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di RM. Joko, Jalan Soekarno – Hatta, Ngawi, Kamis (01/04/21).

Acara ini juga hadiri Kepala Dinkop dan Usaha Mikro, Harsoyo, narasumber dari Dinkop UKM Provinsi Jawa Timur, Samsul Hariadi, pengurus, anggota Koperasi dan anggota UMKM Ngawi.
Status tanggap darurat yang diterapkan dibeberapa wilayah akibat virus Corona saat ini, menurut Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono membuat pelaku usaha didaerah mengalami tingkat penurunan ekonomi secara drastis, “Namun, Pemerintah saat ini telah membuat kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN) ditengah pandemi diberbagai sektor, diantaranya kesehatan, sosial, ekonomi dan keuangan, dan termuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020,” jelasnya.

Dikatakan Ony Anwar Harsono bahwa keberadaan usaha mikro patut mendapatkan perhatian dari semua pihak, sebagai upaya pemulihan ekonomi, termasuk Pemerintah Daerah, “Kita akan memberikan sesuatu yang terbaik bagi masyarakat Ngawi, terutama pelaku usaha khususnya mikro,” lanjutnya.

Koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, ditambahkan Bupati Ngawi keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat dalam peningkatan perekonomian, “Terutama dalam kondisi pandemi yang kita alami bersama, makanya dibutuhkan lembaga koperasi yang sehat dalam tata kelolanya sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Diutarakan Ony Anwar bahwa penilaian kesehatan Koperasi merupakan cara dalam menilai Koperasi, “Apakah dalam pengelolaannya sudah sesuai dengan peraturan atau belum. Dan, diharapkan dengan tata kelola Koperasi yang baik dapat mewujudkan kesehatan Koperasi, sehingga tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya dapat tercapai,” tuturnya.

Selain itu, dengan penilaian kesehatan Koperasi dalam pelaksanaan operasionalnya petugas atau pengelolanya tidak salah arah, serta akan ada perbaikan. “Dan, sangat membantu bagi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dalam mengambil kebijakan dalam pembinaan Koperasi yang ada diwilayah Kabupaten Ngawi. Sehingga dapat disinergikan dengan program pengembangan usaha mikro dalam situasi pemulihan ekonomi saat ini,” ujarnya.

Meskipun ditengah kondisi pandemi saat ini, Pemerintah Daerah tetap melaksanakan pola pembangunan partisipatif sebagai upaya penanganan masalah kemiskinan, “Untuk itu Pemkab Ngawi mengajak seluruh stakeholder yang ada untuk peduli dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat khususnya usaha mikro. Tidak hanya itu, dengan adanya peningkatan SDM bagi pelaku usaha mikro diharapkan dapat mengelola usahanya dengan baik, dan bisa naik kelas,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Launching Durian Premiun dan Peternakan, Wabup Ngawi Minta Desa Lain Optimalkan Potensinya

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 89 views

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko hadiri Launching Durian Premium dan Peternakan Domba hasil karya Karang Taruna Giri Lestari, Desa Giriharjo, Kecamatan Ngrambe, Senin (29/03/21).

Wabup Ngawi, memberikan apresiasinya untuk Karang Taruna Giri Lestari yang mampu mengoptimalkan potensi alam didesanya menjadi salah satu destinasi wisata di lereng gunung Lawu, “Tentu nantinya ini, mampu menunjang pariwisata disekitar wilayah ini, seperti Srambang, air terjun pengantin bahkan Jamus,” tuturnya.

Menurut Dwi Rianto Jatmiko, inovasi yang dilakukan Karang Taruna di Giriharjo ini bisa menjadi embrio bagi yang lainnya, ” Disini ada peternakan Kelinci, dan Domba. Apalagi Kelincinya sudah diekspor ke Filipina,” katanya.

Di Giriharjo ini, dikatakan Wabup Ngawi inovasinya tidak hanya pemberdayaan saja, tetapi juga membangun market jaringan pasarnya. “Termasuk digitalisasi dalam pengelolaannya. Harapannya nanti ini dapat dikembangkan desa lainnya,” terangnya.

Selain peternakan, Karang Taruna Giri Lestari juga mengembangkan Agrowisata berupa wisata petik Durian kualitas premium, dengan 2 ribu pohon untuk memenuhi kebutuhan pembeli yang datang.

Secara simbolis Launching dilakukan dengan pemotongan pita dan tumpeng oleh Wabup Ngawi didampingi Ketua Karang Taruna Giri Lestari beserta jajaran Forkopimcam Ngrambe.

Usai acara Wabup Ngawi, beserta rombongan melakukan penanaman pohon Durian premium sebagai wujud pengembangan wisata kebun Durian di tanah Kas Desa Giriharjo Kecamatan Ngrambe. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Rakor Dengan BPS Ngawi, Wabup Ngawi Ingin Penguatan SDM Pengelola Data

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 91 views

Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi, Tri Pujo Handono, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Sutrisno dan dan sejumlah pimpinan OPD melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Ngawi, Senin (29/03/21).

Menurut Wabup Ngawi Dwi Rianto Jatmiko kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia, dan meningkatkan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Ngawi dengan BPS Ngawi dalam penanganan, pengentasan serta pengukuran angka kemiskinan dan program lain terkait kebijakan publik yang ada di Kabupaten Ngawi.

Dalam kunjungannya ke Kantor BPS Wakil Bupati mengatakan bahwa yang pertama untuk sekedar silaturahmi dan melanjutkan sinergitas yang sudah dibangun antara pemerintah daerah Kab. Ngawi dan BPS. Dan yang kedua yakni untuk melakukan diskusi teknis yang akan dilakukan pemerintah daerah dan BPS, “Dan, untuk dalam penanganan, pengentasan dan pengukuran angka kemiskinan serta program lain terkait kebijakan publik yang ada di Kabupaten Ngawi,” katanya.

Dwi Rianto Jatmiko berharap Perpres Nomor 39 Tahun 2019 bisa segera berjalan dan diharapkan mampu membantu Pemkab Ngawi dalam menyusun perencanaan program kebijakan publik, “Salah satunya upaya penurunan angka kemiskinan serta memacu peningkatan pertumbuhan ekonomi dan program lainnya yang tercantum dalam visi misi Pemkab Ngawi,” lanjutnya.

Ditambahkan Wabub Ngawi, rakor ini juga untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Pemkab Ngawi, sebab disetiap OPD terdapat pengelola statistik sehingga perlu dikuatkan, “Jadi intinya penguatan internal dulu, untuk mengelola data. Supaya data tersebut bisa membantu Pemerintah dalam menyusun perencanaan kegiatan program yang akan dilakukan,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
Go to Top