Category archive

Berita - page 5

Rembug Stunting, Bupati Ngawi Minta Gerakan Bersama Tuntaskan Stunting

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 95 views

Hingga saat ini Stunting atau gagal tumbuh masih menjadi isu prioritas dalam mewujudkan SDM yang berkualitas yang dilakukan dengan menjamin kesehatan ibu hamil, bayi, balita, anak disekolah.

Rembug Stunting yang digelar Pemerintah Kabupaten Ngawi, Selasa (13/04/21) menjadi salah satu upaya percepatan penurunan dan pencegahan Stunting terintegrasi di Kabupaten Ngawi bertempat di Gedung Kesenian, Ngawi.

Acara yang dibuka langsung Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono dihadiri Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Ngawi, Heru Kusnindar, Ketua TP PKK Ngawi, Ana Mursyida Ony Anwar, Kepala Bappelitbang Ngawi, Indah Kusuma Wardani, Camat, dan UPT Puskesmas se Kabupaten Ngawi yang dilakukan secara virtual.

Dikatakan Bupati Ngawi, bahwa Stunting menjadi tugas dan tanggung jawab semua pemangku kebijakan dan perlu adanya intervensi terintegrasi dari leading sektor terkait, “Masing – masing dinas yang ada di Kabupaten Ngawi, kita harapkan partisipasinya, untuk mendukung gerakan ini agar Stunting ini bisa segera tuntas. Dan, kedepan kita akan memiliki generasi penerus yang unggul serta berdaya saing,” katanya disela sambutan.

Ada delapan aksi yang dilakukan dalam program ini, disebutkan Ony Anwar Harsono diantaranya terintegerasinya analisis situasi, penyusunan pelaksanaan kegiatan, inovasi dan strategi yang dilakukan, “Yang kemudian akan kita jadikan tuangkan dalam peraturan Bupati, kemudian dibreakdown hingga ke desa, sehingga akan bisa dijalankan secara maksimal,” terangnya.

Selanjutnya, Bupati Ngawi juga menandaskan bahwa single data terpusat menjadi pegangan, “Intervensi tepat serta sinergitas pelaku pendataan di setiap OPD inputnya diambil, untuk dijadikan data integrasi yang akan menjadi single data. Dengan begitu, pelaksanaan intervensi Stunting yang terintegrasi bisa berjalan optimal,” tandasnya.

Untuk semakin menekan angka penurunan Stunting, Ony Anwar Harsono berharap adanya partispasi secara sadar oleh masyarakat, apalagi mengingat kegiatan ini dibebankan pada APBD, tentunya tidak akan maksimal karena refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, “Model strategi Partipatoris yang harus dibangun, supaya kita bisa menghemat anggaran tapi secara ruhnya program ini bisa terimplementasi di masyarakat kita,” tuturnya.

Disela kegiatan ini dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi serta leading sektor terkait penanganan Stunting di Kabupaten Ngawi. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Heru Kusnindar, Resmi Dilantik PAW Ketua DPRD Kab. Ngawi

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 120 views

Heru Kusnindar resmi dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Senin (12/04/21) dalam rapat paripurna pengambilan sumpah/janji Ketua DPRD pengganti antar waktu (PAW) sisa masa jabatan tahun 2019-2024, di Gedung DPRD Kabupaten Ngawi secara virtual.

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono dalam sambutannya berharap Ketua DPRD Ngawi, Heru Kusnindar bisa mengemban amanah sebaik – baiknya, “Sehingga dapat memimpin DPRD Kabupaten Ngawi dengan baik, penuh integritas, semangat serta tanggung jawab, sehingga kedepan bersama membawa Kabupaten Ngawi lebih baik,” tuturnya.

Harmonisasi yang telah terjalin antara DPRD Kabupaten Ngawi dan Pemkab Ngawi selama ini, Ony Anwar Harsono minta untuk dijaga dan ditingkatkan lagi, selain itu bisa menjadi jembatan sinergitas, dalam mewujudkan program pembangunan serta impelementasi pembangunan di Kabupaten Ngawi, “Kami titip untuk bisa menjembatani dengan teman-teman keluarga besar DPRD Kabupaten Ngawi baik secara formal maupun informal, dalam mewujudkan program rencana pembangunan dan implementasi perencanaan pembangunan yang baik bagi Kabupaten Ngawi kedepan,” ungkapnya.

Sementara PAW Ketua DPRD Ngawi, Heru Kusnindar usai pelantikan mengatakan akan melajutkan kinerja yang ada di lembaga, termasuk menyelesaikan susunan organisasi tata kerja (SOTK) dan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). “Jadi prinsipnya sama, kita tetap melanjutkan on the track, yang akan disusun teman – teman dalam satu tahun kemudian akan dibreakdown dalam kegiatan bulanan,” ujarnya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah PAW Ketua DPRD Kabupaten Ngawi ini dihadiri Forkopimda Ngawi dan pembacaan sumpah dipimpin Ketua Pangadilan Negeri Ngawi, Sunoto. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Serap Beras Petani, Gubenur Jatim Apresiasi Petani Ngawi

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 124 views

Dalam kunjungan kerja Serap Beras Petani di Gapoktan Mulyo Asri, Desa Karangasri Kecamatan Ngawi, Senin (06/04/21), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasinya untuk Petani di Kabupaten Ngawi yang berhasil meningkatkan hasil produksi Gabah dan Beras diposisi nomor dua se Jatim meskipun luas lahannya diurutan ketiga dibawah Kabupaten Bojonegoro.

Diungkapkan Khofifah bahwa petani di Kabupaten Ngawi mampu menjadi produsen pangan yang tidak hanya di Jatim, tetapi nasional, “Produktivitas beras dari Kabupaten Ngawi memang membanggakan, dengan luas lahan berada diurutan ketiga, namun produksi Gabahnya urutan ke dua se Jatim,” katanya.

Disinggung rendahnya harga Gabah kering dipasaran, Gubenur Jatim dikesempatan ini minta Bulog untuk melakukan penambahan serapan, “Targetnya sekitar 10 ton beras dari Ngawi bisa diserap dan sesuai dengan standart kualifikasi Bulog,” lanjutnya.

Khofifah juga berharap petani mengetahui standart kualifikasi Gabah Kering Panen (GKP) yang dibutuhkan pasar, “Salah satu solusinya, petani harus familiar dengan kemajuan teknologi dan melaksanakan mekanisasi panen, demi menjaga mutu produksi. Bulog bisa menyerap sedangkan petani sudah siap dengan gabah yang berkualitas,” terangnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Peningkatan SDM dan Sosialisasi Penilaian Kesehatan Koperasi,Bupati Ngawi Ingin Pelaku Usaha Mikro Naik Kelas

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 136 views

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono buka Sosialisasi Penilaian Kesehatan Koperasi serta promosi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro di RM. Joko, Jalan Soekarno – Hatta, Ngawi, Kamis (01/04/21).

Acara ini juga hadiri Kepala Dinkop dan Usaha Mikro, Harsoyo, narasumber dari Dinkop UKM Provinsi Jawa Timur, Samsul Hariadi, pengurus, anggota Koperasi dan anggota UMKM Ngawi.
Status tanggap darurat yang diterapkan dibeberapa wilayah akibat virus Corona saat ini, menurut Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono membuat pelaku usaha didaerah mengalami tingkat penurunan ekonomi secara drastis, “Namun, Pemerintah saat ini telah membuat kebijakan pemulihan ekonomi nasional (PEN) ditengah pandemi diberbagai sektor, diantaranya kesehatan, sosial, ekonomi dan keuangan, dan termuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020,” jelasnya.

Dikatakan Ony Anwar Harsono bahwa keberadaan usaha mikro patut mendapatkan perhatian dari semua pihak, sebagai upaya pemulihan ekonomi, termasuk Pemerintah Daerah, “Kita akan memberikan sesuatu yang terbaik bagi masyarakat Ngawi, terutama pelaku usaha khususnya mikro,” lanjutnya.

Koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional, ditambahkan Bupati Ngawi keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat dalam peningkatan perekonomian, “Terutama dalam kondisi pandemi yang kita alami bersama, makanya dibutuhkan lembaga koperasi yang sehat dalam tata kelolanya sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Diutarakan Ony Anwar bahwa penilaian kesehatan Koperasi merupakan cara dalam menilai Koperasi, “Apakah dalam pengelolaannya sudah sesuai dengan peraturan atau belum. Dan, diharapkan dengan tata kelola Koperasi yang baik dapat mewujudkan kesehatan Koperasi, sehingga tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya dapat tercapai,” tuturnya.

Selain itu, dengan penilaian kesehatan Koperasi dalam pelaksanaan operasionalnya petugas atau pengelolanya tidak salah arah, serta akan ada perbaikan. “Dan, sangat membantu bagi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dalam mengambil kebijakan dalam pembinaan Koperasi yang ada diwilayah Kabupaten Ngawi. Sehingga dapat disinergikan dengan program pengembangan usaha mikro dalam situasi pemulihan ekonomi saat ini,” ujarnya.

Meskipun ditengah kondisi pandemi saat ini, Pemerintah Daerah tetap melaksanakan pola pembangunan partisipatif sebagai upaya penanganan masalah kemiskinan, “Untuk itu Pemkab Ngawi mengajak seluruh stakeholder yang ada untuk peduli dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat khususnya usaha mikro. Tidak hanya itu, dengan adanya peningkatan SDM bagi pelaku usaha mikro diharapkan dapat mengelola usahanya dengan baik, dan bisa naik kelas,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
1 3 4 5 6 7 373
Go to Top