Banner

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala UPT Puskesmas dan KS Lingkup Pemkab Ngawi

di %s Pemerintahan 54 views

Mengawali tahun baru 2020 Bupati Ngawi Budi Sulistyoono kembali melakukan perombakan pada Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala UPT  Puskesmas dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi bertempat di Pendopo Wedya Graha, Jumat (3/01).

Setidaknya ada 219 pejabat yang di rotasi, 58 diantaranya kepela sekolah tingkat sekolah dasar. Dalam sambutannya bupati Ngawi sampaikan bahwa Pelantikan mutasi dan rotasi jabatan sudah menjadi hal rutin untuk mengisi kekosongan sesuai dengan kompetensinya yang secara analisa menggunakan tim paniatia seleksi (Pansel) yang independen “Kompetensi kelihatan kok, dari situ maka kita obyektif saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut bupati juga sampaikan bahwa saat ini Aparatur Sipil Negara harus menjadi agen perubahan dengan inovasi pelayanan kepada masyarakat terutama dalam pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan “Dengan pelayanan terbaik untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat” ujarnya, saat ini banyak sekolah sekolah negeri yang regrouping bahkan tutup sekolah, itu terjadi karena tingkat kepercayaan terhadap sekolah negeri mulai berkurang “Ini menjadi pekerjaan rumah (PR,red) kita semua terutama Dinas Pendidikan, harus ada perubahan,” imbuhnya

Dalam sambutannya Budi Sulistyono juga menekankan tentang pembangunan wilayah ekonomi baru salah satunya melalui bidang pariwisata “Kita harus membangun dan mensupport untuk pembangunan pariwisata, misalnya saat ini yang sudah berkembang wisata Srambang, yang berdampak pada wilayah disekitarnya, disitu akan terjadi aktifitas ekonomi,” ungkapnya.

Hadir dalam pelantikan ini wakil Bupati Ony Anwar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh Shodiq Triwidyanto, berserta seluruh tamu undangan.

Bupati Ngawi, Resmikan Pasar Wisata Jogorogo Dan 11 Pasar Di Kab. Ngawi

di %s Kabar Ngawi/Wisata Ngawi 88 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono meresmikan Pasar Wisata Jogorogo dan sebelas pasar lainnya yang telah direvitalisasi yaitu Pasar Kedunggalar, Pasar Paron, Pasar Gentong, Pasar Simo, Pasar Samben, Pasar Mluwur, Pasar Agro Ngrambe, Pasar Sine, Pasar Walikukun, Minggu (29/11) yang dipusatkan di area Pasar Wisata Jogogoro.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja, Yusuf Rosyadi selain pasar juga diresmikan Rumah Kemasan dan Klinik Bisnis, untuk memfasilitasi pengrajin yang mengalami kesulitan membuat kemasan menjadi lebih menarik, “Sedangkan Klinik Bisnis sebagai pusat konsultasi bisnis bagi pemula yang didampingi konsultan berpengalaman tentang seluk beluk bisnis,” ungkapnya.

Tidak hanya berbagi pengalaman bisnis, keberadaan tempat tersebut kata Yusuf bisa menjadi tempat untuk mengetahui banyak hal tentang aspek legalitas, proses bisnis, pemasaran, “Hingga liku – liku perbankan untuk permodalan,” jelasnya.

Yusuf juga menandaskan pasar wisata Jogorogo ini nantinya akan menjadi penopang destinasi wisata di wilayah Kene Bejo ((Kendal, Sine, Ngrambe, Jogorogo), “Dimana wilayah ini tersebar wisata andalan Kabupaten Ngawi,” lanjutnya.

Bupati Ngawi dalam sambutannya mengatakan bahwa pasar yang diresmikan ini akan tetap menjadi pasar tradisional, hanya saja tampilannya lebih dibuat modern, “Dengan tampilan warna yang menarik, masyarakat akan tertarik datang ke pasar – pasar ini,” katanya. Dan, untuk pasar Jogorogo, Budi Sulistyono menyampaikan akan dijadikan pasar wisata, terutama bagi pengunjung di Srambang.

Terkait Rumah Kemasan Bupati Ngawi menambahkan packaging menjadi daya tarik pertama konsumen ketika membeli, “Dengan adanya Rumah Kemasan ini, saya berharap kualitas produksi yang bagus akan didukung dengan kemasan yang menarik, sehingga produk tersebut semakin meningkatkan nilainya,” katanya.

Saat ini menurut Budi Sulistyono orientasi pada kebutuhan masyarakat menjadi hal utama dalam menghasilkan sebuah produk sehingga bisa laku dijual, “Kita tidak hanya jago produksi tapi juga memasarkannya. Dan, kita juga harus terus selami apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Peresmian ini dilakukan Bupati Ngawi secara simbolis dengan menandatangani prasasti dan pemotongan pita bersama Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Komisi II DPRD Ngawi, pejabat lingkup Pemkab Ngawi, Camat se Kab. Ngawi. (allteam/kominfo)

1 3 4 5 6 7 743
Go to Top