Category archive

Olahraga

Berita seputar olahraga, lembaga olahraga, profil atlet, giat olahraga dan prestasi olahraga di Kabupaten Ngawi

PABBSI Cabang Ngawi gelar Kejurprov Jatim 2019

di %s Olahraga 63 views

Persatuan Angkat Berat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Cabang Ngawi gelar Kejuraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur merebutkan Piala Bupati Ngawi 2019 di GOR Bung Hatta, Sabtu (7/12).

Lebih dari 100 atlet yang  berasal dari berbagai daerah di Jatim berlaga di kejuaraan ini. Untuk cabang angkat besi putri yang dipertandingkan mulai kelas 49 kg – 71  kg, dan putra dari 55 kg sampai 67 kg kelas ini juga berlaku untuk kelas angkat berat. Sementara body contest atau Binaraga di  pertandingkan kelas 60 kg hingga 80 kg.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Ketua PABBSI Jatim, Jeffry Togore bersama Ketua Pengcab PABBSI Ngawi, Peggy Yudho Subekti dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ngawi, Rahmad Suprasono membuka Kejurprov ini.

Menurut Bupati, olahraga yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini di Kabupaten Ngawi masih minoritas sehingga perlu ada pengenalan, salah satunya dengan event seperti ini. “Dan harapannya ini akan mengangkat atltet – atlet baru yang ada di kabupaten Ngawi,” katanya.

Sementara itu Peggy Yudho Subekti mengatakan dalam pembinaan serta mempersiapkan atlet profesional diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Sebab cabor ini masih belum familiar dikalangan masyarakat Ngawi, “Makanya kita juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, juga fitness center yang tersebar di beberapa tempat untuk pembinaan bibit atlit yunior,” ujarnya.

Peggy mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama PABBSI Ngawi akan memfasilitasi keperluan atlit untuk menciptakan atlit berkualitas serta professional. “Atlit yang yunior dan bersungguh sungguh masuk  di PABBSI, akan kita fasilitasi pertama dengan pelatih, kemudian menggunakan peralatannya secara rutin dan gratis,” lanjutnya.  

Ketua PABBSI Ngawi menandaskan angkat besi merupakan olahraga yang cocok dan menjanjikan untuk digeluti, pasalnya beberapa tahun terakhir, cabor ini banyak meraih penghargaan diberbagai kejuaraan, “Kita akan motivasi untuk menjadi atlit terutama di angkat besi dan angkat berat di skala nasional ataupun internasional, dan berdaya saing,” tuturnya. (nf/kominfo)

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Pemkab Ngawi, Di Peringatan HUT Korpri ke 48, PGRI ke 74, DWP ke 20 dan HGN 2019

di %s Olahraga 88 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi, gelar jalan sehat berhadiah dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia ) ke 48, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 74, Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke 20 dan  Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2019 dengan  start dan finish di Alun – Alun Merdeka Ngawi, Sabtu (23/11).

Kegiatan ini diikuti ribuan perserta dari berbagai kalangan termasuk pejabat lingkup Pemkab Ngawi beserta staf, guru, pelajar serta masyarakat umum diberangkatkan Bupati Ngawi, Budi Sulistyono secara simbolis, didampingi Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko, Sekretaris Daerah Ngawi, Mohk. Sodiq Triwidiyanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi.

Rute jalan sehat kali ini adalah Jalan Teuku Umar-Jalan Ketonggo III (Gang Sukamat)- Jalan Dr. Sutomo, Jalan Sentot – Jalan Trunojoyo-Jalan Thamrin – Jalan Imam Bonjol – Jalan Teuku Umar dengan menempuh jarak sekitar 4 Kilometer lebih.

Bupati Ngawi mengungkapkan kegiatan yang digelar ini sebagai jalan sehat termeriah dengan jumlah peserta terbanyak, “Ada empat peringatan dijadikan satu sekaligus, sehingga semua komponen ikut merayakannya, jadi lebih spektakuler pesertanya,” katanya.

Budi Sulistyono berharap Korpri di HUT ke 48 ini semakin mampu memberikan pelayanan terhadap masyarakat, “Bahkan lebih sempurna lagi dan terus memperbaiki sistem layanannya,” imbuhnya. Ditandaskan juga, untuk memperdekat proses pelayanan itu sendiri, “Fungsi pelayanan harus disempurnakan lagi,” tegasnya.

Sementara untuk HUT DWP ke 20, Bupati mengatakan bahwa organisasi ini memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Ngawi, “Mereka support  untuk semua, apakah itu dari PGRI, ASN dan lainnya,” tuturnya.

Ditemui disela acara Ketua DWP Ngawi Siti Zubaidah berharap keberadaan Dharma Wanita bisa memberikan manfaat untuk masyarakat serta dapat dirasakan, “Sehingga masyarakat juga tahu bagaimana kiprahnya,” katanya. Menurut Siti Zubaidah, Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI adalah salah satu contoh kontribusi DPW di bidang pendidikan, “Tugasnya adalah memberikan informasi pendidikan yang baik untuk anak bagi masyarakat. Selain itu, kami juga melakukan kegiatan bakti sosial bagi orang yang tidak mampu,” tutupnya.

Jauhnya jarak yang ditempuh dan letih, tidak lantas menyurutkan semangat peserta sebab puluhan hadiah menarik menanti mereka, termasuk 1 unit sepeda motor sebagai hadiah utama. (nf/kominfo)

Pemkab Ngawi Gelar, Tenis Open Junior TDP Nasional Bupati Cup III 2019

di %s Olahraga 70 views

Sebanyak 138 tim tenis dari berbagai daerah mengikuti Tennis Open Junior TDP Nasional Bupati Cup III 2019 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Kejuaraan ini mulai digelar pada 20 – 24 Nopember 2019  di lapangan tenis Alun – Alun Merdeka Ngawi.

Menurut Ketua Harian Pengurus Tenis Lapangan (Pelti) Ngawi, Supardi mengatakan peserta kejuaraan ini berasal dari berbagai Kabupaten / Kota bahkan dari luar Jawa, “Pesertanya sebanyak 138 putra dan putri dari berbagai kota mulai Banyuwangi, Banten, Bogor Manado dan Makasar” katanya.

Supardi menambahkan event nasional ini akan dipertandingkan kategori single dan ganda, “Yang terbagai menjdi kelompok umur dari 10 tahun, – 16 tahun,” ungkapnya. Selain itu, pemgurus Pelti ini juga berharap petenis junior terutama yang dari Kabupaten Ngawi dapat termotivasi menjadi atlit professional sehingga mampu mengangkat nama daerahnya dikancah yang lebih tinggi, “Dengan melihat seniornya yang berasal dari Malang, diharapkan junior ini lebih giat untuk berlatih,” tuturnya.

Dikesempatan  ini, Supardi juga menyampaikan bahwa perkembangan atlit tenis di Ngawi semakin menggeliat, dan hal ini tentunya tidak lepas dari campur tangan Pemkab Ngawi yang memfasilitasi kebutuhan atlit dalam pengembangan dirinya, “Alhamdulilah, berkembang semakin bagus, dan pada malam minggu jika ada adik junior yang ingin latihan disini gratis , mulai lapangan hingga pelatih,” ungkapnya.

Sementara Bupati Ngawi, Budi Sulistyono usai membuka acara mengatakan bahwa kejuaraan ini akan menjadi tolok ukur petenis daerah dalam mengembangkan potensinya, “Harapan Pemkab Ngawi adalah adanya penambahan jam terbang atlit – atlit junior di sini. Sehingga, jangan hanya menjadi jago kandang tetapi mampu berkompetisi dalam event lainnya,” tandasnya. (nf/kominfo)

Lomba Lintas Alam Monumen Soerjo – Museum Trinil, Kenalkan Potensi Alam Ngawi

di %s Olahraga 128 views

Masih dalam ragkaian peringatan Hari Pahlawan, 10 Nopember Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar Lomba Lintas Alam dengan rute Monumen Soerjo – Museum Trinil, Minggu (17/11)

Wakil Bupati Ony Anwar didampingi Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko bersama Administratur Perum Perhutani KPH Ngawi, Haris berangkatkan peserta yang jumlahnya mencapai seribu lebih.

Kegiatan lintas alam tahun ini menurut Wabup untuk membangkitkan nilai – nilai serta meletakkan pendidikan karakter tentang perjuangan perjuangan untuk generasi muda. “Semoga dengan acara seperti ini generasi penerus ini lebih bisa menghargai dan menghormati jasa para pahlawan,” katanya.

Selain itu, Ony Anwar berharap kegiatan ini bisa diselenggarakan tiap tahunnya, dengan segala persiapan yang lebih matang lagi terutama keselamatan peserta. “Mudah – mudahan kedepan ada ide kreatif lagi agar penyelenggaraannya lebih bagus lagi,” tuturnya.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Peggy Yudho Subekti mengatakan lomba ini akan menempuh jarak 15 kilometer, dengan tiga titik pos, “Pos pertama TPK, dua Kali Kakak dan ketiga jembatan gantung Karang Geneng. Dan, 80 persen jalurnya melintasi hutan dengan jarak kurang lebih 15 kilometer,” jelasnya. Selain memupuk jiwa nasionalisme kegiatan ini, menurut Peggy juga sebagai ajang edukasi dan kenalkan potensi alam Ngawi. “Lomba ini ternyata cukup menarik perhatian, sebab ada peserta yag berasal dari luar Kabupaten Ngawi,” lanjutnya.

Kegiatan ini terbagi menjadi dua kategori, perseorangan dan regu, “Sedangkan untuk penilaian meliputi kecepatan, ketepatan waktu sampai finish,” ungkap Peggy. Untuk menarik perhatian tim penilai, banyak cara dilakukan peserta seperti dengan kostum ala pejuang ataupun atau militer. (nf/kominfo)

Go to Top