Category archive

Olahraga

Berita seputar olahraga, lembaga olahraga, profil atlet, giat olahraga dan prestasi olahraga di Kabupaten Ngawi

Tulip Adventure To Negeri Ngawi Ramah 2019, Promosikan Wisata Ngawi

di %s Olahraga 85 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi, kembali gelar Adventure Jeep bertajuk Tulip Adventure To Negeri Ngawi Ramah 2019, Sabtu – Minggu (28-29/9) dengan mengambil start – finish di Alun – Alun Merdeka Ngawi.

Acara yang digawangi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olaharaga ini, diikuti ratusan pencinta Off Roader yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia dengan lintasan alam ekstrem Ngawi, termasuk dataran rendah di jalur gunung kapur di  wilayah bagian timur, berhasil membuat pencinta olahraga ekstrem ini kewalahan namun membuat mereka puas karena berhasil melaluinya.

Menurut Kepala Disparpora, melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Peggy Yudho Subekti mengatakan event kali ini dibagi menjadi dua kategori, extreme dan fun yang melintasi Ngawi bagian timur, “Akan break di wisata Waduk Pondok, sekaligus sebagai ajang promosi wisata Ngawi dibagian timur, dan dalam rangka Ngawi Visit Year” ungkapnya.

Sementara Bupati Ngawi, Budi Sulistyono disela acara menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak yang turut mensukseskan kegiatan ini dan bisa berjalan lancar tanpa ada insiden hingga garis finish. “Maka saya ucapkan terimakasih pada semua masyarakat untuk suksesnya acara ini, terutama peserta yang sangat tertib. Ini adalah prestasi tersendiri untuk kita semua, sehingga event seperti ini akan kita tingkatkan dikemudian hari,” katanya.

Bupati berjanji ajang adventure jeep mendatang Kabupaten Ngawi akan memberikan lintasan yang lebih bagus lagi, dengan mengeksplore alam yang ada disini, “Tahun depan saya yakin pesertanya akan lebih banyak lagi, karena di Ngawi terkenal professional untuk penilaian dan pelaksanaannya. Apalagi rutenya sangat disenangi para Off Roader selama ini,” tandasnya.

Budi Sulistyono berharap acara ini bisa menjadi ajang branding bagi Ngawi, “Bukan hanya lintasan alamnya yang indah, tetapi juga keramahan masyarakatnya, tentunya tidak hanya acara seperti ini saja untuk datang ke sini tapi silakan datang dilain waktu,” lanjutnya.

Tulip Adventure To Negeri Ngawi Ramah 2019, memperebutkan hadiah berupa 2 (dua) unit mobil serta 2 (dua) unit sepeda motor juga doorprice menarik. (team/kominfo)

.

BRI Tour d’ Indonesia 2019, Ngawi Finish Etape I Bupati Ngawi : Kesempatan Potensi Ngawi di Kenal di Kancah Internasional

di %s Olahraga 91 views

Alun – Alun Merdeka Ngawi menjadi finish etape pertama BRI Tour de Indonesia (TdI) 2019 yang dimulai dari Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Senin (19/8). Rider asal Australia, Angus Lyons dari Team Oliver’s Real Food Racing berhasil mencapai etape pertama tercepat dengan catatan waktu 3 jam 55 menit 58 detik dengan menempuh jarak 182, 7 kilometer dan berhak atas jersey warna hijau sebagai juara.

Lyons mengaku etape pertama ini memang menjadi target kemenangannya, “Saya berhasil memenangkannya,” katanya usai ceremony penerimaan hadiah.

Persiapan yang matang menurutnya, menjadi alasan kemenangannya kali ini, “Saya mempersiapkan diri sekitar 4 hingga 5 mingguan dengan latihan keras serta mencoba terbiasa dengan cuaca,” katanya.

Disusul Ryan Roth dari Xspeed United Continental dan dapatkan jersey warna biru sekaligus menjadi raja tanjakan sedangkan Mario Vogt yang tergabung dalam tim Sapura Cycling mendapatkan best sprinter dengan jersey warna merah. Dan, Choon Huay Goh dari Terengganu Inc. TSG Cycling dapatkan jersey kuning dinobatkans sebagai pembalap terbaik Asia.

Etape pertama ini kategori tim terbaik diraih Sapura Cycling juga memimpin klasemen sementara dalam daftar klasemen tim dengan total waktu 11 jam 50 menit 47 detik. Sedangkan tim Indonesia terbaik pada etape ini KFC Cycling Team sekaligus memimpin klasemen tim asal Indonesia dengan total waktu 11 jam 55 menit 30 detik.

Memasuki finish para rider  ini disambut Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, Sekretaris Daerah, Mokh Sodiq Triwidiyanto, Direktur World Cycling Center UCI, Frederic Magne, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PBISSI), Raja Sapta Oktohari, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Dalam konferensi persnya, Raja Sapta Oktohari memberikan apresiasianya untuk masyaakat Ngawi yang antusias menyambut kedatangan para pembalap, “Dukungan ini sangat luar biasa penyambutan masyarakat terutama begitu masuk wilayah Kabupaten Ngawi,” katanya.

Selain itu, Raja Sapta juga mengatakan bahwa sepeda familiar dan dekat dengan warga Ngawi, pasalnya acara ini bersamaan dengan digelarnya Pawai Pembangunan Kabupaten Ngawi yang sebagaian peserta menggunakan sepeda, “Kami seluruh keluarga Tour de Indonesia mengucapkan terimakasih,” ujarnya.

Masih menurut Ketum PBISSI mengungkapkan event ini sekaligus bisa menjadi jendela untuk mengenalkan potensi Ngawi yang luar biasa ke tingkat Internasional, apalagi disini ditemukan  fosil manusia purba yang hidup 2 juta tahun lalu, “Nah, ini perlu di explore, melalui TdI ini kami akan menyampaikan kepada dunia untuk datang ke Ngawi,” tambahnya.

Frederic Magne menambahkan kejuaraan ini sangat penting untuk pengembangan kompetisi balap sepeda dunia, bahkan saat ini telah menunjukkan progress sehingga masuk dalam agenda UCI Asia Tour dengan level 2.1, “Event ini sangat fantastis, bagus terutama bagi pembalap berlaga dilevel professional maupun penyelenggaranya. Apalagi ini, barengan sama parade sepeda juga, bisa jadi ini pertanda baik perkembangan balap sepeda di Indonesia,” jelas Frederic Magne.

Senada dengan Raja Sapta Oktohari, Bupati Ngawi juga mengatakan acara ini menjadi kesempatan Kabupaten Ngawi untuk mengenalkan potensinya di kancah internasional, “Dengan keramahan dan potensi wisatanya, Ngawi siap lebih bagus lagi. Lebih dilihat, ditengok orang. Nah, Tour de Indonesia telah membuka pintu masuk kesini. Makanya, kita harus bersolek baik wisata, kuliner dan keramahannya,” katanya.

Kejuraan bergengsi ini akan berlangsung 19 – 23 Agustus 2019, dalam lima etape. Dengan jarak tempuh bervariasi, terpanjang sejauh 193 kilometer, sedangkan terpendek sejauh 145,4 kilometer. Adalah etape 1, Candi Borobudur-Ngawi 182,7 km, etape 2, Madiun – Batu dengan jarak 163,4 km, etape 3, Batu – Jember sepanjang 193 km, etape 4, Jember-Banyuwangi sejauh 151,8 km, dan etape 5, Gilimanuk – Batur UNESCO Global Geopark berjarak 145,4 km.

Bank BRI Tour d’Indonesia 2019 diikuti oleh 18 tim, termasuk posisi pertama di peringkat sementara UCI Asia Tour dan UCI Africa Tour, dengan pembalap dari 23 negara. (all/kominfo)

Gerak Jalan Pelajar 2019, Wujudkan Generasi Penerus Sehat Jasmani dan Rohani

di %s Olahraga 108 views

Di Hari Jadi Ngawi Ke 661 Dan Hari Kemerdakaan (HUT) Republik Indonesia ke 74, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar acara Gerak Jalan Tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) – Sekolah Menengah  Atas (SMA), Rabu – Kamis  (7-8/8), start dan finish di Jalan Teuku Umar Ngawi (depan Paseban dr. Radjiman Wediodiningrat,red) yang di berangkatkan Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar

Dalam sambutannya, Wabup Ony Anwar mengatakan kegiatan ini menjadi refleksi dari perjuangan pendiri bangsa untuk generasi muda dalam mengisi kemerdekaan. “Ini adalah komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi, dalam mendidik generasi penerus untuk memiliki jiwa yang sehat jasmani, rohani, disiplin dan jujur. Dan, sekaligus bisa meresapi makna dari perjuangan kemerdekaan,” katanya.

Dalam mengisi kemerdekaan menurut Ony Anwar harus dengan kegiatan yang positif, termasuk kegiatan ini. Ia juga berharap generasi penerus ini mampu menjadi pemimpin harapan bangsa yang berbudi pekerti luhur, “Kedepan kami harap Kabupaten Ngawi mempunyai penerus dan pemimpin dimasa depan yang kuat, amanah dan istiqomah,” lanjutnya. (nf/kominfo)

Lomba Olahraga Tradisional Tingkat Pelajar Se-kabupaten Ngawi Wabup Ngawi : Main Gadget Kurang Bermanfaat

di %s Olahraga 128 views

Era digitalisasi saat ini, membawa perubahan yang luar biasa disetiap lini kehidupan. Bahkan mampu melunturkan warisan budaya Indonesia, salah satunya permainan tradisional yang sekarang mulai ditinggalkan karena kehadiran gadget yang menyediakan segala macam permainan virtual  tanpa harus menggunakan fisik yang berlebih, bahkan penggemarnya pun beragam, mulai anak – anak hingga dewasa.

Fenomena permainan yang menggunakan teknologi ini memunculkan keprihatinan banyak pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Ngawi. Bertempat di Alun – Alun Merdeka, Selasa (6/8) Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga gelar Lomba Olahraga Tradisional Tingkat Pelajar se Kabupaten Ngawi.

Menurut Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar menyampaikan kegiatan ini untuk mengenalkan kembali permainan zaman dahulu untuk pelajar. “Permainan tradisional sekarang kan mulai dilupakan karena adanya gadget, dan dirasa kurang bermanfaat. Dengan acara ini, diharapkan anak – anak mengenal dan melakukan kembali sejumlah permainan tradisional yang banyak melibatkan fisik atau bergerak, sehingga sangat baik untuk kesehatan jasmaninya,” jelasnya disela pembukaan acara ini.

 Permainan tradisional ini menurut Wabub, jangan hanya dimainkan ketika ada event  saja, tetapi kalau bisa dirumah juga dilakukan. Dengan begitu sedikit demi sedikit akan menginggalkan permainan gadget, fisik mereka pun juga akan kuat serta memiliki daya saing,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Peggy Yudho Subekti mengungkapkan acara ini juga sebagai ajang seleksi pelajar mengukuti perlombaan ditingkat Provinsi mendatang. “Nanti pemenangnya akan diikutsertakan lomba di tingkat Provinsi,” jelas Peggy. 

Menurutnya, ada 289 peserta yang ikut dalam perlombaan kali ini, “Ada beberapa jenis permainan yang dilombakan, diantaranya enggrang, gobak sodor, bakiak, dan sumpitan,” katanya disela acara. (la/kominfo)

Go to Top