Investasi Industri Tumbuh, Pemkab Ngawi Siapkan SDM Unggul

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 414 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai upaya mendukung pertumbuhan investasi industri sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Pemagangan Kerja Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di PT Sintec Industri Indonesia, Dusun Pangkur, Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, Rabu (5/8/2026).

Ony mengatakan, investasi industri menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang melengkapi sektor pertanian sebagai fondasi pembangunan Kabupaten Ngawi. Menurutnya, percepatan investasi, khususnya industri padat karya, akan memberikan dampak berganda terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kabupaten Ngawi tetap berkomitmen mempertahankan sektor pertanian sebagai kekuatan utama daerah. Namun, percepatan investasi industri padat karya juga terus dilakukan karena mampu membuka lapangan kerja dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui program pemagangan DBHCHT, Pemerintah Kabupaten Ngawi berupaya menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten agar mampu memenuhi kebutuhan dunia industri sekaligus memperoleh manfaat dari berkembangnya investasi di daerah.

“Kami ingin masyarakat Ngawi menjadi pelaku utama, bukan sekadar penonton, dalam berkembangnya industri di daerah. Karena itu, kompetensi tenaga kerja lokal terus kami siapkan melalui pelatihan,” tegas Ony.

Ia juga mengajak para peserta, khususnya generasi muda, untuk memanfaatkan pelatihan sebagai bekal meningkatkan keterampilan, disiplin, dan etos kerja.

“Saya berharap Gen Z Ngawi memiliki daya juang yang luar biasa. Tingkatkan keterampilan, disiplin, dan etos kerja agar mampu memanfaatkan setiap peluang kerja yang ada,” pungkasnya.

Pelatihan Pemagangan Kerja DBHCHT Tahun 2026 di PT Sintec Industri Indonesia ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Bupati Ngawi, dilanjutkan penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada peserta pelatihan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi Kukuhkan 228 PNS, Akselerasi Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 393 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi resmi mengukuhkan 228 Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi 2024 sebagai upaya memperkuat reformasi birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pengambilan sumpah dan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dipimpin Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Pendopo Wedya Graha, Rabu (5/8/2026).

Dalam sambutannya, Ony menegaskan bahwa pengangkatan PNS baru merupakan bagian dari upaya mempercepat pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui penguatan sumber daya aparatur yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Menurutnya, ASN bukan sekadar profesi, melainkan amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Menjadi ASN bukan sekadar memperoleh pekerjaan, tetapi merupakan amanah untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.

Sebanyak 228 PNS yang dikukuhkan terdiri atas 53 Jabatan Fungsional Umum (JFU) dan 175 Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), dengan komposisi 77 laki-laki dan 151 perempuan. Ony mengatakan, mayoritas ASN baru berasal dari kalangan generasi muda yang diharapkan mampu membawa semangat baru, cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta melahirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia juga mengajak seluruh ASN mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK serta memperkuat budaya kolaborasi dalam menjalankan tugas.

Selain itu, Ony menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat. “Setiap anggaran yang digunakan berasal dari masyarakat. Karena itu harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien agar menghasilkan output dan outcome yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ony menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Ngawi telah menerapkan sistem manajemen talenta berbasis meritokrasi sebagai dasar pengembangan karier ASN. Melalui sistem tersebut, kompetensi, integritas, inovasi, dan kinerja menjadi indikator utama dalam promosi dan pengembangan karier.

Dengan bergabungnya 228 PNS formasi 2024, Pemkab Ngawi optimis reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik akan berjalan semakin cepat demi mewujudkan pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Bangun Generasi Emas Berkarakter, Pemkab Ngawi Dukung Penguatan Pola Asuh Keluarga

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pendidikan 393 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen memperkuat pendidikan karakter sebagai fondasi dalam membangun generasi emas yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat menghadiri Seminar Golden Parenting bertajuk Optimizing Children’s Potential and Resilience Through Brain-Based Nurturing yang digelar SD Muhammadiyah Ngawi di Kurnia Convention Hall, Senin (3/8/2026).

Menurut Ony, pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kualitas karakter generasi penerus. “Kami ingin mewariskan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga peradaban yang baik kepada anak cucu kita. Karena itu, pendidikan karakter menjadi bagian yang sangat penting dalam pembangunan Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Karena itu, orang tua dituntut terus belajar dan menyesuaikan pola pengasuhan agar tetap relevan dengan perubahan zaman. “Kalau kita tidak terus belajar dan meningkatkan wawasan, maka strategi mendidik anak juga akan tertinggal. Tantangan zaman berubah sangat cepat sehingga orang tua harus terus beradaptasi,” katanya.

Selain mendorong pengasuhan yang adaptif, Ony mengajak orang tua mengedepankan kasih sayang, komunikasi, dan keteladanan dalam mendidik anak. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting untuk membentuk karakter dan ketangguhan generasi masa depan.

Seminar yang menghadirkan Dr. Aisyah Dahlan itu turut diikuti ratusan wali murid SD Muhammadiyah Ngawi dan dirangkaikan dengan peluncuran International Class Program (ICP). Program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat sinergi dengan keluarga dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top