Persami KKRI Gelombang V Resmi Dibuka, Perkuat Karakter dan Nasionalisme Generasi Muda

Dalam upaya memperkuat karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda, Pemerintah Kabupaten Ngawi membuka Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Kodim 0805/Ngawi Tahun Anggaran 2026. Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko bertindak sebagai Inspektur Upacara pada kegiatan yang digelar di Lapangan Makodim 0805/Ngawi, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, Kasdim 0805/Ngawi, perwakilan Polres Ngawi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Ngawi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, Ketua Divisi Sosdiklihmas, SDM, dan Parmas KPU Kabupaten Ngawi, Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Ngawi, para pembina, pelatih, serta peserta Persami KKRI.
Dalam amanatnya, Antok menegaskan bahwa Persami menjadi salah satu sarana strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
“Persami KKRI ini adalah wujud nyata upaya kita bersama dalam membentuk karakter generasi muda. Kita berharap peserta dapat menyerap pengetahuan dan keterampilan, melatih jiwa kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri melalui berbagai aktivitas edukatif, memperkuat nilai-nilai kedisiplinan dan kemandirian, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme sebagai bekal menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan Persami KKRI Gelombang V menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda yang berkelanjutan. Melalui penguatan karakter, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan, peserta diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki komitmen dalam menjaga persatuan serta keutuhan NKRI.
Pemkab Ngawi Prioritaskan Revitalisasi Pasar Beran, Pastikan Aktivitas Pedagang Tetap Berjalan

Pemerintah Kabupaten Ngawi mulai menyosialisasikan rencana revitalisasi Pasar Beran dengan memprioritaskan pembangunan area perluasan pasar. Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko pada Kamis (30/7/2026) tersebut sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga aktivitas pedagang tetap berjalan selama proses pembangunan berlangsung.
Dalam sosialisasi itu, Antok menyampaikan bahwa tahap awal revitalisasi difokuskan pada perluasan pasar untuk menjawab meningkatnya kebutuhan ruang usaha dan fasilitas pendukung, termasuk area parkir yang selama ini dinilai belum memadai.
Ia memastikan para pedagang tetap dapat berjualan seperti biasa selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah memilih menyelesaikan area perluasan terlebih dahulu sebelum melanjutkan renovasi pasar eksisting.
“Perluasan ini menjadi prioritas terlebih dahulu. Setelah area baru selesai dibangun, baru pasar yang lama direnovasi sehingga pedagang tidak perlu direlokasi sementara,” ujarnya.
Menurut Antok, rencana pengembangan Pasar Beran sebenarnya telah disusun sejak 2018 dan sempat masuk dalam Program Strategis Nasional. Namun pelaksanaannya tertunda akibat pandemi Covid-19 serta perubahan prioritas anggaran pemerintah pusat.
Kini program tersebut kembali dilanjutkan melalui kolaborasi pendanaan antara Pemerintah Kabupaten Ngawi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Selain menyiapkan pembangunan kawasan pasar, Pemkab Ngawi juga akan melibatkan pedagang dalam penyusunan konsep penataan. Masukan terkait desain kios, akses pengunjung, hingga pengaturan kawasan akan menjadi bagian dari perencanaan agar revitalisasi benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
“Pembangunan ini harus memberikan manfaat yang lebih baik dibanding sebelumnya, baik dari sisi akses, aktivitas perdagangan maupun peningkatan kesejahteraan pedagang,” katanya.
Melalui revitalisasi ini, Pasar Beran diharapkan tidak hanya tampil lebih tertata dan nyaman, tetapi juga semakin mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan pasar yang berkembang sesuai kebutuhan pedagang dan pengunjung, keberadaannya diharapkan tetap menjadi salah satu penggerak utama perekonomian lokal.
Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemkab Ngawi Dorong Penguatan dan Modernisasi Koperasi

Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar sarasehan penguatan koperasi dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-79 di Kurnia Convention Hall, Kamis (30/7/2026). Acara yang dibuka oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono tersebut menjadi wadah penguatan peran koperasi dalam mendukung ekonomi kerakyatan sekaligus menyiapkan regenerasi kepengurusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Ngawi Yuwono Kartiko, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari, serta perwakilan gerakan koperasi dan perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Ony menegaskan bahwa koperasi tetap memiliki posisi strategis sebagai soko guru perekonomian nasional. Menurutnya, koperasi telah terbukti berkontribusi dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan menjaga stabilitas perekonomian dari tingkat akar rumput.
“Penguatan fondasi koperasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar koperasi semakin kuat dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi kepengurusan sebagai upaya menjaga keberlanjutan organisasi. Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi faktor penting agar koperasi tetap relevan dan mampu menjawab tantangan di masa mendatang.
Selain itu, koperasi perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan transformasi digital. Tata kelola yang modern diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kepada anggota sekaligus memperkuat daya saing koperasi.
Pemkab Ngawi optimis penguatan kelembagaan dan modernisasi koperasi akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Koperasi yang sehat dan berkelanjutan diharapkan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ngawi.