Kenalkan Protein Hewani Ikan Patin melalui Buku Bintang Patin
Ketua TP PKK Ngawi sekaligus penulis buku Bintang Patin Ana Mursyida Ony Anwar membuka peluncuran buku Bintang Patin, di Pendopo WG, Senin (4/12/23).
Acara ini juga dihadiri Wabup Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.
Dan, dikesempatan ini Wabup Ngawi mengapresiasi untuk ide dan gagasan melalui pendekatan humanis sehingga melahirkan karya buku berjudul Bintang Patin.
“Sangat relevan dengan kondisi saat ini dan menjadi pedoman bagi seluruh stakeholder dan kerjasama seluruh OPD dalam menekan angka stunting, sekaligus memotivasi anak untuk menggemarkan literasi yang dikemas dalam bentuk buku cerita kreatif dan sudah disesuaikan”, katanya.
Sementara menurut Ana Mursyida, Stunting di Kabupaten Ngawi, menjadi salah satu program prioritas yang harus ditekan angka kenaikannya dan memperkaya literasi bagi anak usia dini, hal itulah yang menginspirasi, ia menciptakan buku Bintang Patin.
“Bagaimana kita menekan angka stunting melalui protein hewani sekaligus mengangkat serta mengenalkan konsumsi ikan patin di Kabupaten Ngawi pada anak-anak agar memperoleh gizi baik dan tumbuh cerdas”, tuturnya.
Hadir dalam kegiatan Ketua GOW Inneke Dwi Rianto Jatmiko, Ketua Bidang 4 TP PKK Ngawi Sunarmi Kusnindar, Kadin Disperpusip Kartikawari Pinilih, Kadin Diskominfo SP Wahyu Sri Kuncoro, Kadin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ngawi Sumarsono, Kepala Dinas DPMDesa Kabul Tunggul Winarno, perwakilan Dinkes, Kepala Cabang penerbit Erlangga Dodi Wahyudi, dan Bunda Paud Kecamatan se-Kabupaten Ngawi.
Kali ini Bupati Ngawi menyampaikan dalam sambutannya mengajak pada semuanya baik dinas terkait maupun pelaku usaha untuk tetap semangat. ” Ini menjadi tugas kita semua bukan hanya dinas terkait tetapi juga pelaku usaha untuk terus speed up, terus berusaha semangat dalam meningkatkan kwalitas produknya agar semakin hari semakin bagus,, tetap memperthankan keoriginalan dan keunikan produk karena itu yang dicari dipasar ekspor “, Ujuarnya.
Wabup berharap agar kegiatan ini terus berlanjut untuk mengimplementasikan kurikulum Merdeka Belajar supaya menjamin Indonesia Maju sesuai dengan tema yang diambil yakni “Panen Hasil Belajar” untuk memajukan kualitas pendidikan di Kabupaten
Lanjut Aning, pemenuhan suplemen MMS juga sebagai pengganti tablet tambah darah untuk mencegah anemia yang merupakan salah satu faktor penyebab kelahiran bayi stunting, bibir sumbing, hingga kesehatan otak.