Pelantikan Pengurus Dekranasda Kab. Ngawi, Bupati Ngawi Ingin Produk Unggulan Ngawi Memiliki Daya Saing
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono resmi melantik Pengurus Dekranasda Kabupaten Ngawi periode 2021-2026, Rabu (24/11/21) di Pendopo Wedya Graha.
Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Dekranasda Provinsi Jawa Timur Nomor : 27/DEKRAN.JATIM/SK/VII/2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Ngawi.
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) merupakan lembaga independen dan nirlaba yang hadir sebagai wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan di bidang seni kerajinan.
Disampaikan Bupati Ngawi bahwa Dekranasda dibentuk untuk memberikan wadah bagi kemajuan kegiatan kerajinan maupun industri kecil menengah khususnya di Kab Ngawi, “Sehingga kedepannya industri maupun kerajinan yang di Kab. Ngawi ini secara omzet dan pengembangan produk harus semakin baik”, katanya.
Untuk mencapai itu semua tentu ada sejumlah strategi yang harus dipersiapkan, Ony Anwar mengatakan hal itu bisa dimulai dari peningkatan kualitas produk – produk unggulan di Kab Ngawi, “Sehingga memiliki daya saing lebih bagus dengan peningkatan kapasitas kapabilitas dari para pengrajin serta pemanfaatan teknologi untuk menunjang marketing. Dan, sekarang ini Dekranasda sudah wajib hukumnya menjadi penghubung dengan media sosial agar produk tersebut memiliki pemasaran baik secara online maupun offline sehingga dapat memacu peningkatan penjualannya”, ujarnya.
Sementara Ketua Dekranasda, Ana Mursyida Ony Anwar yang baru dilantik, menyampaikan bahwa, Dekranasda Kabupaten Ngawi memiliki misi menjadi wadah pembinaan bagi pengerajin dan pengusaha agar mampu bersaing ditingkat nasional maupun internasional, “Dengan visi menggali dan mengembangkan potensi kerajinan daerah, seni dan budaya, meningkatkan kemampuan usaha dan meningkatkan kualitas produk serta desain produk, memperluas jaringan pasar dalam dan luar negeri,” jelasnya. (Kominfo)
Tinjau Posko Siaga Banjir, Wabup Berharap : Posko Ini Bisa Antisipasi Banjir Sejak Dini
Curah hujan belakangan yang semakin tinggi, membuat Pemkab Ngawi lakukan sejumlah strategi untuk atasi bencana termasuk banjir rutin yang terjadi di wilayah Kecamatan Kwadungan.
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko bersama Plt. Kepala BPBD Ngawi, Prila Yuda bersama jajarannya kunjungi posko siaga banjir di Desa Warukkalong Kecamatan Kwadungan, Selasa, (23/11/21).
Dikesempatan ini, Dwi Rianto Jatmiko tinjau kesiapan posko yang sudah didirikan di depan Kantor Desa Warukkalong dan diskusi dengan Perangkat Desa setempat memastikan seluruh kesiapan, sarana prasarana termasuk persediaan logistik dan perlengkapannya yang ada di posko ini.
Dikatakan Wabup Ngawi, kedatangannya kali ini juga sebagai bentuk kesiapan Pemkab Ngawi dalam mengantisipasi bencana salah satunya banjir yang melanda wilayah Kecamatan, Kwadungan, Pangkur dan Padas. “Posko ini juga sebagai upaya mitigasi bencana lain seperti longsor, dan angin puting beliung, jika menimpa masyarakat di sekitar wilayah ini,” jelasnya.
Tidak hanya Posko banjir saja, diungkapkan Dwi Rianto Jatmiko bahwa Kantor Kades, jika terjadi banjir akan dijadikan pengungsian, “Bilamana memang perlu dilakukan evakuasi bagi warga yang terdampak,” lanjutnya.
Tidak hanya itu, Wabup Ngawi juga mengingatkan Dinas Pertanian terkait upaya penanganan dampak banjir yang sudah merendam wilayah persawahan di sini, “Untuk segera ditangani, agar segera kembali dilakukan kegiatan pertanian,” tandasnya.
Wabup Ngawi berharap keberadaan Posko siaga banjir yang terintegrasi dengan TNI – Polri dan Perangkat Desa, bisa mengantisipasi dan meminimalisir sejak dini dampak banjir, “Baik secara material sekaligus dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya pencegahan dini bencana alam khusunya banjir di kawasan ini,” tuturnya. (Kominfo).
Sosialisasi Gemarikan, Ketua TP PKK, Minta Ibu Kreatif Olah Ikan
Dinas Pangan dan Perikanan Ngawi sosialisasikan program Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan), bersama Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi, Ana Mursyida Ony Anwar, di Sumber Air Sidorejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Kendal, Selasa, (23/11/21).
Juga hadir dalam kegiatan ini, Kadin Dinas Pangan dan Perikanan, Bonadi, Wakil Ketua III TP PKK Ngawi, Ny. Heru Kusnindar, Camat Kendal, Kusnu Heri Purwanto bersama jajarannya.
Kadin DPP Ngawi, Bonadi menyampaikan kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait manfaat mengkonsumsi ikan mengingat saat ini prosentase konsumsi ikan di Kabupaten Ngawi masih cukup rendah dan angkanya di bawah dari Provinsi dan Nasional, “Saat ini prosentase konsumsi ikan Kabupaten Ngawi sekitar 24,3 persen di bawah Provinsi 36 persen dan Nasional mencapai 54 persen,” jelasnya.
Tidak hanya kegiatan ini, diungkapkan Bonadi, bahwa yang dilakukan pemerintah salah satunya sudah dilakukan di sejumlah pekarangan rumah disekitar Desa Sidorejo berupa penangkaran ikan, “Seperti yang disampaikan Camat Kendal di Desa Sidorejo ini, banyak keluarga memiliki kolam ikan konsumsi seperti lele dan nila untuk sekedar dikonsumsi,” terangnya.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi, Ana Mursyida Ony Anwar dikesempatan ini mengatakan ikan memiliki gizi yang seimbang dan baik, maka sosialisasi makan ikan ke masyarakat itu menjadi hal yang penting terutama mempersiapkan tumbuh kembang anak, “Kegiatan sosialisasi ini rutin kita lakukan, untuk memasyarakatkan gemar makan ikan atau konsumsi ikan. Sehingga nantinya, balita kita lebih mengenal dan menyukai ikan. Karena, ikan sangat bermanfaat sekali untuk tumbuh kembang balita,” terangnya.
Ana Mursyida berharap usai kegiatan ini, ibu yang anaknya masih balita lebih kreatif mengolah ikan bahkan bisa menciptakan makanan dari olahan ikan, “Sehingga bisa mengkonsumsi ikan yang tidak hanya digoreng tetapi dengan berbagai macam olahan dan balita kita bisa senang makan ikan,” tandasnya.
Ditambahkan Ketua TP PKK bahwa ikan dengan kandungan gizi yang seimbang dan gemar mengkonsumsi terutama pada anak, akan mampu berdampak pada penurunan angka stunting, yang saat ini menjadi isu nasional pada pertumbuhan anak, “Hal ini sangat berkaitan sekali, dalam upaya pengentasan angka stunting. Sebab, kandungan gizi yang terdapat di ikan sangat bagus, tidak hanya protein tapi juga lemak yang baik untuk pertumbuhan anak,” tuturnya.
Disela kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi juga melakukan penanaman pohon dan tebar benih ikan. (Kominfo)