Peringati Bulan Bung Karno, Ratusan Pelajar Meriahkan Festival Olahraga Tradisional di Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 634 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ngawi menggelar Festival Olahraga Tradisional di Alun-Alun Merdeka Ngawi, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan pelajar SD dan SMP se-Kabupaten Ngawi tersebut menjadi upaya pelestarian permainan tradisional sekaligus pembentukan karakter generasi muda.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, festival ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama KORMI dalam menjaga keberlangsungan olahraga tradisional yang berbasis rekreasi agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.

“Ini adalah salah satu bentuk komitmen dari pemerintah daerah bersinergi dengan KORMI Kabupaten Ngawi untuk bagaimana agar terus kita melestarikan, membudayakan, mentradisikan terhadap berbagai olahraga tradisional yang sifatnya rekreasi,” ujarnya.

Sedangkan Ketua KORMI sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko menjelaskan, Festival Olahraga Tradisional telah menjadi agenda rutin tahunan sejak 2022.

Tahun ini, penyelenggaraannya sekaligus menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno.
Menurutnya, permainan tradisional seperti egrang dan gobak sodor tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mengandung nilai-nilai penting dalam membangun karakter anak, seperti kerja sama, solidaritas, dan gotong royong.

“Filosofisnya adalah kembali membangun karakter anak-anak untuk tetap menggelorakan semangat kerja sama, setia kawan, serta gotong royong melalui olahraga yang gembira, bugar, dan sehat,” jelasnya.

Melalui festival ini, KORMI berharap olahraga tradisional tetap lestari dan menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk menerapkan nilai kebersamaan serta kerja kelompok dalam kehidupan sehari-hari.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Memasuki Musim Kemarau, Pemkab Ngawi Pastikan Akses Air Bersih Warga Banyuurip Tetap Terjaga

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Sosial Politik 858 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan peninjauan lapangan di Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi, Selasa (9/6/2026), yang dipimpin Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko guna memantau kondisi akses air bersih warga serta layanan dasar lainnya menjelang musim kemarau.

Dalam kegiatan tersebut, Antok bersama unsur Forkopimda, Forpimcam, dan perangkat daerah terkait meninjau sejumlah warga rentan, termasuk penerima manfaat program pendampingan ibu hamil dan lanjut usia, guna memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar serta akses air bersih menjelang musim kemarau.

“Yang utama kami pastikan adalah kebutuhan air bersih karena itu merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Oleh karena itu kami hadir langsung bersama dinas terkait untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan kebutuhan air bagi warga dapat terpenuhi,” ujar Antok.

Selain memantau ketersediaan air bersih, pemerintah daerah juga mengecek akses layanan kesehatan, kepesertaan BPJS Kesehatan, kondisi sanitasi, serta kelayakan tempat tinggal warga yang menjadi sasaran peninjauan.

Antok mengatakan hasil pemantauan tersebut akan ditindaklanjuti melalui sinergi berbagai program lintas sektor. Penanganan sanitasi akan dikoordinasikan dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), sementara kebutuhan perbaikan rumah dan bantuan sosial akan diupayakan melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, serta dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Ia juga mengapresiasi peran aktif pemerintah desa, kader Posyandu, bidan desa, dan Puskesmas yang selama ini mendampingi warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami ingin seluruh program yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial dapat disinergikan untuk mengatasi kebutuhan dasar warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah dengan kondisi geografis terpencil dan memiliki keterbatasan akses terhadap layanan dasar,” tambahnya.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap warga memperoleh akses yang layak terhadap air bersih, layanan kesehatan, sanitasi, dan tempat tinggal yang memadai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Sapa Bansos dan Pasar Murah di Ngawi, Pemprov Jatim Perkuat Perlindungan Sosial dan Stabilisasi Harga

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 877 views

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri kegiatan Sapa Bansos dan Pasar Murah di Kabupaten Ngawi, Jumat (5/6/2026), didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan inflasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan.

Kegiatan diawali dengan penyerahan berbagai bantuan sosial di Pendopo Wedya Graha Ngawi, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Pasar Murah di kawasan Kepatihan, Desa Ketanggi, Kecamatan Ngawi.

Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan bahwa berbagai bantuan yang disalurkan merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dan mengurangi risiko kemiskinan ekstrem.

“Melalui pendataan dan penjangkauan langsung, kami berupaya memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan memperoleh dukungan yang tepat,” katanya.

Bantuan yang disalurkan meliputi Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), PKH Plus bagi lansia, bantuan untuk buruh pabrik rokok yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), program permodalan KIP Jawara bagi kepala keluarga tunggal, serta zakat produktif bagi pelaku usaha ultra mikro.

Selain penyaluran bantuan sosial, Pemprov Jatim juga menggelar Pasar Murah sebagai langkah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Berbagai komoditas dijual di bawah harga pasar, seperti beras SPHP, gula pasir, Minyakita, cabai, dan daging ayam ras.

Menurut Khofifah, pasar murah merupakan salah satu instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah karena mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Kita bergerak bersama melakukan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengapresiasi perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terus menghadirkan berbagai program bantuan bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi faktor penting dalam memperluas manfaat program kepada warga.

“Kehadiran Ibu Gubernur merupakan bentuk komitmen nyata dalam memastikan bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Kegiatan Sapa Bansos dan Pasar Murah ini menjadi bagian dari sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam memperkuat perlindungan sosial serta menjaga stabilitas harga pangan. Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top