Pengajian Rutin Muslimat NU, Wujudkan Generasi Berkarakter Budi Luhur
Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen mewujudkan generasi berkarakter dan berbudi luhur, seperti yang disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Pondok Pesantren Al Falah Desa Balepanjang, Jogorogo, Minggu (22/01/23).
Untuk merealisasikannya, menurut Ony dibutuhkan kerjasama semua pihak, utamanya terkait masalah pernikahan dini. “Bukan hanya dari pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat dan organisasi keagamaan bisa guyub rukun memastikan generasi yang berkarakter luhur, Insyaallah kita akan diselamatkan”, katanya.
Bupati Ngawi juga mengapresiasi acara pengajian rutin yang diselenggarakan Muslimat NU Ahad Pon ini kepada seluruh keluarga besar NU Kabupaten Ngawi dan mengingatkan kembali pentingnya guyub rukun. “Untuk menghadirkan generasi penerus yang soleh dan solehah, yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah”, jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian SMP Al Falah Jogorogo secara simbolis.
Turut hadir, Ketua PCNU Kabupaten Ngawi KH. Ulinnuha Rozi dan pengurus perangkat organisasi NU Kabupaten Ngawi.
Dikatakan Bupati Ngawi, takbir keliling kali ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Ngawi, “Selain dzikir kepada Alloh SWT menyambut Idul Adha, tapi secara esensi ini justru lebih bagaimana menggerakan ekonomi kerakyatan pasca melandainya Covid 19”, ujarnya.
Sebanyak 115 Calon Jamaah Haji (CJH) Ngawi, diberangkatkan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dari Pendopo Wedya Graha, Selasa (07/06/22).
Ibadah haji menurut Ony Anwar sebagai try out bagi jamaah sebab nantinya akan ada berbagai persoalan dan ujian yang nantinya akan menjadikan jamaah lebih baik lagi setelah kembali ke tanah air, “Dengan keteguhan, kesabaran dan keikhlasan dari jamaah dalam menjalakan ibadah ini, Insyaallah, nantinya bisa menjadi haji mabrur yang bisa memberikan banyak manfaat bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Ony Anwar Harsono juga menyampaikan pesan Habib Lutfi bin Yahya bahwa sebagai pimpinan daerah harus bisa menggelorakan persatuan dan kesatuan dalam menjaga keutuhan NKRI, “Dengan terus menggaungkan nilai-nilai persatuan, kesatuan, guyub rukun, gotong royong yang tidak hanya ceremonial saja tetapi bisa diimplementasikan dalam kerja nyata kita kedepan,” katanya.