Pentasarufan Dana BAZ 2014/2015 di Kecamatan Bringin

di %s Berita 823 views

Untitled-1

Ngawi, 26 Mei 2015 di Lapangan Desa Suruh, Kecamatan Bringin diselenggarakan Acara Pentasarufan Dana BAZ 2014/2015. Acara ini dihadiri oleh Wabup Onny Anwar, ST.,MH., Unsur Uspimda Kabupaten Ngawi dan Kepala Satker terkait.

Wabup Onny Anwar, ST., MH., dalam sambutannya mengatakan Dana BAZ  berasal dari PNS Kabupaten Ngawi untuk warga yang berhak menerima, Karena dari sebagian hartamu adalah milik orang lain, maka PNS Kabupaten  Ngawi setiap bulannya menyisihkan sebagian dari pendapatannya untuk BAZ. Dan dengan Pentasarufan Dana BAZ 2014/2015 ini mengharafkan warga yang menerima untuk mendoakan para penyantun agar diberi kemudahan, kelancaran rizki dan selalu sehat wal afiat.

Dana infaq dan shodaqoh yang terangkum dalam BAZ 2014/2015 dari PNS Kabupaten Ngawi,  telah terkumpul dana sebesar 180 juta, dan hari ini ditasarufkan sebesar 80 juta, dengan rincian 800 paket sembako untuk masyarakat, bantuan untuk 8 tempat ibadah, yang masing-masing menerima bantuan sebesar2,5 juta, bantuan untuk 30 anak yatim piatu, dan pengobatan gratis dari Widodo Grup untuk penduduk setempat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Bupati Buka Forum Pembentukan DPC APINDO

di %s Berita 888 views

AAA

Ngawi– Bupati Ngawi Budi Sulistyono secara resmi membuka forum musyawarah pembentukan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) 2015-2020 yang diadakan di R.M Rosin,selasa 26/05/2015.Acara ini dihadiri oleh SKPD terkait dan perwakilan pengusaha yang berada di Kab.Ngawi.

Kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesi Kab.Ngawi H.Siras menyampaikan dalam sambutannya bahwa para pelaku usaha sudah banyak yang berminat berinvestasi di Kab.Ngawi dikarenakan keadaan daerahnya yang kondusif dan juga peran pemerintah daerah yang bagus dalam mengembangkan daerahnya. Selain itu Siras juga berharap “agar pemerintah daerah,pengusaha dan pihak pekerja nantinya bisa saling bersinergi agar tercipta suasan yang salalu kodusif dan nyaman” tegas sirot.

Dalam sambutannya Bupati Ngawi Bui sulistyono juga menyampaikan dengan diadaknnya musyawarah pembentukan DPC APINDO diharapkan bisa menghasilkan sesuatu yang baik dan sesuai harapan. Dalam hal ini pemerintah Kab.Ngawi ini juga sudah memilah dan menyiapkan daerah-daerah yang kurang produktif untuk dijadikan wilayah perkembangan industri. Selain itu Kanang (sapaan akrap Bupati) menyinggung pelaku usaha hotel untuk membuat hotel yang berbintang agar bisa menunjang perkembangan Kab.Ngawi, karena Kab.Ngawi ini mulai menjadi wisata studi banding daerah-daerah lain yang membutuhkan tempat penginapan yang layak dan nyaman. Bupati juga menambahkan Kab.Ngawi ini nantinya akan semakin dilirik oleh pelaku usaha karena dengan banyaknya fasilititas pendukung antara lain jalan tol, upah pekerja yang relatif lebih rendah, dan keadaan yang kondusif maka dari itu diharapkan agar para pengusaha yang ada di Kab.Ngawi ini bebenah untuk menghadapi perkembangan ini dan juga salalu bersinergi terhadap pemerintah dan pekerja agar slalu tercipta suasana yang kondusif.

Acara ini dilanjutkan dengan musyawarah pembentukan DPC APINDO yang dipimpin langsung Kepala Kamar Dagang dan Industri Indonesi Kab.Ngawi H.Siras.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Bank Jatim Memberikan Bantuan CSR 50 Rumah Layak Huni

di %s Berita 785 views

CSR-BANK-JATIM

Ngawi, 21 Mei 2015 di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi diselenggarakan acara Penyerahan Secara Simbolis Bantuan CSR dari Bank Jatim kepada Pemerintah Kabupaten Ngawi. Hadir dalam acara ini Bupati Ngawi  Ir. Budi Sulistyono, Direktur Bank Jatim, dan Kepala Satker terkait.

Bank Jatim memberikan bantuan dana Revitalisasi Alun-alun, yaitu Pembangunan Kolam Air Muncrat sebesar 310.900.000, Pembangunan Mini Amphitheater sebesar 317.900.000, dan Pembangunan 50 Unit Rumah Tidak Layak Huni sebesar 250 juta, yang diserahkan langsung oleh Direktur Bank Jatim.

Dalam sambutannya Bupati Ngawi Ir. Budi Sulistyono mengatakan akan membangun  50 rumah tidak layak huni dengan dana 250 juta, sehingga masing-masing  mendapatkan bantuan  5 juta.  Untuk mewujudkan rumah yang layak bagi masyarakat, dengan dana 5 juta  adalah sangat sulit, tetapi kerjasama dan gotong royong warga dalam membantu  pembangunan rumah ini adalah hal yang paling penting sehingga rumah yang layak bisa diwujudkan.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top