Launching Buku Ngawi Tempo Doeloe
Ngawi – Penulis Buku Dukut Imam Widodo didampingi Bupati Ngawi Budi Sulistyono secara resmi melaunching Buku Ngawi Tempo Doeloe bertempat di Pendopo Wedya Graha, Jumat (29/05).
Buku setebal 360 halaman tersebut merupakan dokumentasi penting yang memuat peristiwa-peristiwa bersejarah di Kabupaten Ngawi, “mulai jaman prasejarah, pemerintahan hayam wuruk, hindia belanda, penjajahan jepang hingga perjuangan tahun 45″.
Dalam pengembanganya kedepan Buku tersebut akan diterjemahkan kedalam bahasa Inggris supaya dikenal oleh dunia Internasional, “Saya punya mimpi agar ngawi bisa dikenal di dunia internasional, saya sanggup menterjemahkan buku ngawi tempo doloe ke dalam bahasa inggris“.
Selain buku ngawi tempo doloe akan disusun lagi buku yang berjudul ngawi bertutur yang berisi tentang kearifan-kearifan lokal ngawi.
Sementara Bupati Ngawi Budi Sulistyono dalam kesempatan tersebut mengatakan Ngawi mempunyai kekayaan alam yang luar biasa, gunung, air terju dan budaya. Tinggal bagaimana kita menggali kesemuanya itu menjadi sumber kemakmuran bagi bangsa dan masyarakat Ngawi. “Sautu contoh alun-alun yang dulunya biasa-biasa saja, setelah kita sulap sekarang menjadi centra perputaran ekonomi masyarakat. Seperti halnya buku ini, jika tidak kita gali sekarang akan semakin tertumpuk dan semakin hilang“.
Untuk menggali kekayaan tersebut dibutuhkan inovasi dan kreatifitas, “selama ini kita terjebak di dalam rutinitas sehari-hari yang mengenakkan, maka semua harus bangkit untuk menuju ngawi yang spektakuler”.
Kegiatan tersebut diakiri dengan bedah buku bersama Seniman, Budayawan serta Penganut Kepercayaan.
Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015
Sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat luas akan adanya gawe besar lima tahunan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ngawi melaunching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2015 dengan menggelar Pentas Seni Wayang Kulit semalam suntuk dengan Ki Dalang Poer, Rabu (27/05).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman KPU Ngawi, yang akan membawakan cerita Sumilake Mendung Pringgodani dengan bintang tamu IKIF D’ ACADEMY.
Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Ngawi Samsul Watoni mengatakan kegiatan malam ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar melampaui target pilihan legislatif yang sangat tinggi sebesar 73,21%. “Pada 9 Desember 2015 masyarakat bisa berduyun-duyun datang ke Tempat Pemilihan Suara untuk menggunakan hak pilihnya”.
Bersamaan dengan kegiatan tersebut juga diperkenalkan maskot Pilkada tahun 2015 Si Awi yang berarti bambu serta dua jingle (Ayo Memilih dan Bupatine Wong Ngawi).
Sementara Bupati Ngawi yang dalam hal ini diwakili Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Didik Darmawan mengapresiasi langkah yang dilaksanakan oleh KPU Ngawi, “meski belum tersedia anggaran, namun KPU Ngawi sudah siap melaksanakan tahapan-tahapan Pilkada sesuai jadwal yang telah ditentukan” disambut tepuk tangan undangan yang hadir.
Selain itu, Beliau berpesan agar kerukunan yang ada di jaga sampai akhir, “Perbedaan pendapat itu wajar, jangan disikapi berlebihan demi satu tujuan demokrasi yang baik“.
turut hadir dalam pelaksanaan launching tahapan Pilkada tersebut antara lain Eko Sasmito Ketua KPU Jawa Timur dan sekretarisnya. Selain itu juga hadir para pengurus partai politik tingkat daerah serta beberapa orang yang difigurkan sebagai kandidat calon bupati maupun wakilnya.
Bupati dan wakil Bupati Lakukan Pendataan Keluarga Tahun 2015
Ngawi- Selasa (25/05), Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kab. Ngawi melakukan pendataan ke Bupati Ngawi, Ir.Budi sulistyono dan juga Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar ST.MH untuk launcing Pendataan Keluarga Tahun 2015. Pendataan dilakukan oleh kader pendata ibu Umi Rifa”i dan Ria Kamina dan disaksikan oleh wakil dari BKKBN Perwakilan Prov Jawa Timur yakni Ir.Dwi Listyawardani yang dilakukan di Ruang Kerja Bupati Ngawi.
Kepala BPPKB Kab.Ngawi Indah Kusumawardhani mengatakan kegiatan launcing Pendataan Keluarga Tahun 2015 ditujukan untuk mengetahui peta kondisi pencapaian program kependudukan dan keluarga berencana. Dari peta tersebut dapat diketahui pula langkah-langkah yang harus dilakukan.Sementara itu perwakilan BKKBN Prov.Jawa timur menambahkan bahwa pendataan ini dilakukan serentak secara nasional dan “petugas atau kader KB akan berkunjung dari rumah ke rumah untuk melakukan pendataan apakah warga sudah melakukan KB atau belum dan juga mengajak warga yang belum ber-KB agar melakukan KB”.tegas Dwi Listyawardani
Bupati Ngawi Budi Sulistyono dalam hal ini berharap pendataan ini akan diketahui kondisi yang sebenarnya di masyarakat Kab.Ngawi. “Hasil pendataan akan dikaji,kebijakan apa yang harus dilakukan sehingga laju pertumbuhan penduduk sebanding dengan pertumbuhan ekonomi”, jelas Bupati.
