Banner

Hamzah Haz: Semua Calon Ketum Sudah Sowan

di %s Berita 22 views
Jakarta – Mantan Ketua Umum PPP Hamzah Haz mengaku semua calon Ketua Umum PPP sudah bersilaturahmi dengannya. Namun yang pertama kali datang adalah Suryadharma Ali. “Semua calon ketum sudah sowan, tapi dia yang pertama kali datang,” kata Hamzah sambil menepuk lengan kanan SDA.
Hal itu disampaikan usai acara peringatan pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6/2011).Ketika ditanya apakah kepemimpinan SDA selama ini bagus, Hamzah berbalik tanya apa kekurangan dari Menteri Agama itu. SDA yang mendengar hal tersebut hanya tersenyum penuh angguk.”Apa kekurangan dia (SDA)? Tapi bagaimana pun kalau kompetisi jangan sampai membuat partai bertambah kecil namun harus tambah besar,” terangnya.
Hamzah berpesan siapa pun yang menjadi ketum harus berpikir semua potensi kader harus ditampung. Jangan sampai partai pecah hanya karena kompetisi. Di tempat yang sama, SDA mengungkapkan dukungan yang ia punyai belum mencukupi. Baru 60 persen yang mendukung dia menjadi ketum PPP lagi.
Kongres PPP sendiri dilaksanakan 3 Juli mendatang di kota kembang, Bandung. SDA berdalih dirinya kini lebih memilih untuk konsen pada persiapan pelaksanaan muktamar. (Detiknews, 1 Juni 2011)

Karena Cuaca Buruk, Petani Kedelai Telat Panen

di %s Berita 35 views

Nasib petani di Kabupaten Ngawi mulai resah dan khawatir dengan banyaknya beberapa hasil tanaman padinya di serang beberapa hama wereng serta kondisi cuaca yang kian hari kian tak menentu, mengakibatkan beberapa luas lahan padi mereka akan mengalami gagal panen.

Seperti yang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Ngawi, diantaranya, Kedunggalar, Mantingan, Pangkur dan Padas semua tanaman mereka akan mengalami gagal panen, dan para petani hanya bias pasrah dengan tanaman mereka, karena upaya sudah dilakukannnya namun hasilnya sama saja.

Menurut Yono (40) Warga desa Pangkur Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi, saat ditemui wartawan saat melakukan panen mengatakan, Pihaknya hanya bisa pasrah, kalaupun toh padi yang di jual harganya hanya berkisar 1500 rupiah perkilogramnya, mending di buat sendiri saja,ā€¯Katanya (31/01/11).

Ironisnya, hingga saat ini dinas terkait belum bias memberikan solusi untuk bisa mempertahankan ketahanan pangan di Kabupaten Ngawi, di pastikan stok padi di kabupaten Ngawi akan mengalami penurun yang sangat drastic.

Padahal tinggal satu bulan mereka harus melakukan panen padi,

  • namun dilihat dari kondisi
  • kwalitas padi sudah tidak memungkinkan
  • untuk di jual di pasaran,
  • karena banyak terserang hama wereng.

Sementara, dari pantauan wartawan di pasar besar Ngawi, harga beras menginjak harga 6000-6800 rupiah per kilogramnya, jelas ini akan mempengaruhi perekonomian bagi para petani di Kabupaten Ngawi, Padahal Ngawi terbilang kota yang sangat besar memberikan kontribusi pangan berupa padi di Propinsi Jawa Timur, diharapkan masalah ini segere cepat di tangani oleh dinas terkait.(Pan)

Go to Top