Banner

Trinil Menembus Kebekuan Lawu

di %s Berita/Informasi 71 views

Ngawi yang menyimpan sejuta keindahan alam yang penuh ketakjuban dilereng Lawu. Pesona yang belum terjamah khalayak ramai, sayang untuk dibiarkan tanpa arti. Magnet keindahan air Terjun Jumog, Suwono, Ketanggung, dll memberikan daya tarik wisata yang menggiurkan untuk datang dan menikmatinya. Pesona Ngawi inilah yang menjadi inspirasi Trinil Trail Club melintasi Lawu.

Sebutan kata Trinil telah dikenal dan tidak asing bagi masyarakat Ngawi, seperti Museum Trinil, Trinil Trail Club, Trinil Jeep Clup, Trinil Pos, Trinil pada sticker, spanduk, baliho, kaos maupun identitas lainnya.

Menyebut Trinil sama halnya menyebut Ngawi, Trinil Trail Clup merupakan wadah atau ruang untuk mewujudkan kebersamaan diantara pecinta olahraga yang agak ekstrim ini. Kegiatan Ngetrail merupakan bagian sehari-hari menjadi kegiatan utama disamping untuk membangun keakraban juga menjadi ruang koordinasi yang efektif serta sarana untuk mewujudkan ide-ide gagasan yang alami.

Terwujudnya Sirkuit Tengger guna menyalurkan bakat dan sebagai ajang latihan diharapkan menelorkan potensi pemuda dibidang ini sekaligus melatih jiwa sportif bagi pemuda penerus bangsa. Hal ini sesuai dengan harapan dan malahan diprakarsai langsung oleh Bupati Ngawi, H. Ir. Budi sulistyono yang ternyata hobi dengan olahraga ini, yang begitu dinamis, menantang dan memacu adrenalin.

Pada tanggal 24 September 2011 mendatang Trinil Trail Clup akan menembus kebekuan Lawu dengan kegiatan melintasi Lawu. Rute yang akan ditempuh, start di Pendopo Wedya Graha – Beran – Semen Paron – Kendal – Srambang – Jumog – Suwono – Jamus.

Jejak-jejak Trinil Trail Clup diharapkan mampu mengangkat pesona wisata lereng Lawu untuk dapat diketahui dan dinikmati masyarakat luas baik dari Ngawi maupun daerah lainnya. Terwujudnya pariwisata tersebut secara tidak langsung dapat mengangkat nama Ngawi semakin berkibar dan kesejahteraan masyarakat Ngawi di masa mendatang.

Sekda: Serius Tangani Disiplin Pegawai

di %s Berita/Informasi 71 views

Sidak Jalan Terus

Ketidakhadiran PNS dalam pemanggilan oleh BKD dan Inspektorat terkait dengan tidak hadir pada hari pertama masuk setelah lebaran menjadi perhatian serius Sekreataris daerah Kab. Ngawi, Mas Agoes Nirbito MW, SH, M.Si. Mereka yang terbukti membolos diminta membuat surat pernyataan.

Dari beberapa sidak yang telah dilakukan ditemukan beberapa hal yang menjadi perhatian untuk diperbaiki dalam sistem sidak. Sebagai tindak lanjut dari berbagai temuan sidak mendapatkan perhatian yang sangat serius dari Sekretaris Daerah, pada hari Kamis (8/9/2011) telah dikumpulkan Tim Sidak untuk melakukan evaluasi pelaksanaan sidak yang terdiri dari unsur Inspektorat, Asisten Administrasi Setda Kab. Ngawi, BKD, dan Satpol PP yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kab. Ngawi, Mas Agoes Nirbito MW, SH, M.Si.

Kendala-kendala teknis ditemui dalam pelaksanaan sidak antara lain: Protap sidak yang perlu disempurnakan; Sistem absensi yang perlu ditata lebih lanjut; Ketentuan jam kerja yang harus dimengerti dan dipahami oleh semua aparatur; Sistem pengawasan melekat yang perlu ditingkatkan sejalan dengan PP 53 tentang Disiplin PNS.

Bahwa untuk penegakan disiplin pegawai akan terus dilakukan sampai dengan benar-benar tertib absensi mulai jam 07.00 WIB s/d 15.00 WIB, hal ini dicontohkan dari Sekretariat Daerah sampai dengan hari ke-4 pasca lebaran, sidak masih terus dilaksanakan langsung oleh Sekretaris Daerah dan akan terus berlanjut sampai dengan benar-benar tertib absensi. Yang selanjutnya akan dilakukan sidak secara insidentil/sesuai kebutuhan pada SPKD yang lainnya.

Dengan demikian diharapkan tertib absensi, tertib jam kerja menjadi pangkal tolak awal untuk penegakan disiplin pegawai di lingkup Pemkab Ngawi menuju produktifitas/peningkatan kinerja PNS menuju pelayanan yang prima kepada masyarakat.(humas ngawi)

Go to Top