Musrenbang RKPD 2026 Perkuat Sinkronisasi dan Ketepatan Sasaran Pembangunan

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 685 views

Guna memperkuat keterpaduan perencanaan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara optimal, Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Tahun 2026 yang diikuti camat se-Kabupaten Ngawi secara hybrid, dipusatkan di Pendopo Wedya Graha Ngawi, Kamis (12/02/2026).

Pelaksanaan Musrenbang kecamatan secara serentak ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinkronisasi perencanaan pembangunan mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, sekaligus memastikan program yang dirumuskan tepat sasaran sesuai kebutuhan dan menyerap aspirasi masyarakat.

Agenda tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, didampingi Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Yuwono Kartiko, Sekretaris Daerah Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Kepala Bappeda Indah Kusumawardhani, serta Inspektur Inspektorat Yulianto Kusprasetyo.

Dalam arahannya, Ony menekankan pentingnya proses perencanaan yang disusun secara valid dan akurat. Ia menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak hanya bersifat administratif, melainkan harus berbasis pada kebutuhan riil di lapangan.

“Dengan proses perencanaan yang valid, kita sangat membutuhkan masukan, kritik, dan saran dari seluruh komponen masyarakat. Hal ini krusial agar isu-isu strategis yang dihadapi masyarakat dapat dicarikan solusi permasalahan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Melalui forum ini, diharapkan rumusan program dan kegiatan pembangunan daerah Tahun 2026 dapat tersusun lebih terarah, terukur, dan selaras dengan prioritas kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pers Sehat, Informasi Kuat: Spirit HPN ke-80 di Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 725 views

Semangat membangun ekosistem informasi yang sehat dan mencerdaskan mewarnai peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 di Kabupaten Ngawi melalui Resepsi Puncak dan Silaturahmi Insan Pers, Senin (9/2/2026) di Pendopo Wedya Graha.

Dalam momentum tersebut, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menegaskan pentingnya peran strategis pers di tengah arus transformasi digital yang berkembang pesat. Menurutnya, insan pers dituntut tidak hanya profesional, tetapi juga adaptif terhadap kemajuan teknologi.

“Kemajuan teknologi tidak bisa dihindari. Maka, kompetensi harus terus dibangun agar pers tidak hanya memberikan informasi pembangunan, tetapi juga menjadi media edukasi yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pers memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, akurat, dan mencerdaskan. Karena itu, insan media terutama yang telah berlisensi didorong untuk terus mengasah kemampuan di bidang teknologi informasi.

Melalui peringatan HPN ke-80 ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang kredibel dan mencerahkan.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Mari bersama-sama membangun Ngawi melalui informasi yang akurat dan mencerdaskan,” pungkasnya.

Turut hadir Sekda Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Ketua PWI ngawi, M. Zainal Abidin, Perwakilan Kejaksaan Negeri Ngawi, Perwakilan Yon Armed Ngawi, dan sejumlah Kepala OPD.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Sinergi Pusat–Daerah, Ngawi Targetkan 100 Persen Layanan MBG

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 649 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional RI di Hotel Mercure Madiun, Senin (09/02/2026).

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok) dalam paparannya menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berdampak pada penguatan ekonomi daerah, khususnya bagi wilayah penghasil bahan pangan seperti Ngawi, Madiun, dan Magetan. Selain itu, sinergi dengan program prioritas nasional, termasuk rencana operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dinilai akan memperkuat ekosistem pelaksanaan MBG ke depan.

Dari sisi peran pemerintah daerah, Pemkab Ngawi terus mendorong percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dengan tetap menjaga standar. Upaya tersebut juga dibarengi pelatihan bagi relawan guna memastikan distribusi pangan bergizi berjalan sesuai ketentuan.

“Tentu kami akan terus support. Baik dari percepatan SLHS, pelatihan relawan, hingga fasilitasi titik operasional SPPG/SPBG agar cakupan penerima manfaat MBG bisa segera 100 persen di Kabupaten Ngawi,” ujar Antok.

Ia menambahkan, dari total 107 satuan pelayanan yang direncanakan, sebanyak 60 SPPG telah terbentuk dan 42 di antaranya sudah beroperasi. Capaian ini diharapkan mampu menjangkau balita, ibu hamil dan menyusui, anak sekolah hingga lansia.

Menurutnya, keberhasilan MBG juga berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta percepatan penanggulangan kemiskinan daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang, Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II, Wakil Walikota Madiun Bupati Madiun, Wakil Bupati Magetan, Forkopimda, serta seluruh stakeholder ekosistem penyediaan pangan bergizi di wilayah Madiun Raya.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top