Sinergi Forkopimda, Kejari Ngawi Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/TPID 901 views

Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran terus dilakukan di Kabupaten Ngawi. Salah satunya melalui pasar murah yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi, Kamis (12/3/2026).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan kegiatan pasar murah tersebut merupakan bagian dari langkah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergiliran oleh berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI hingga kejaksaan.

“Beberapa minggu terakhir ini gantian. Pak Kajari, Pak Kapolres, Pak Dandim, pemerintah daerah, semuanya bergulir terus. Harapannya selama Ramadan harga-harga relatif stabil sehingga masyarakat bisa beribadah dengan khidmat karena kebutuhan bahan pokoknya terjangkau dan tersedia,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan pasar murah bahkan hampir digelar setiap hari di berbagai lokasi, termasuk di sekitar pasar tradisional.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi B. Hermanto menyampaikan pasar murah yang diselenggarakan pihaknya merupakan agenda rutin sebagai bentuk dukungan terhadap pengendalian inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Ini agenda rutin. Kejaksaan berpartisipasi untuk memfasilitasi masyarakat Ngawi mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula. Kejari Ngawi juga menyediakan layanan tambahan berupa konsultasi hukum gratis, pemeriksaan kesehatan, serta layanan perbankan bagi masyarakat.

Melalui upaya kolaboratif tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dapat terus terjaga hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Ratusan Pengemudi Becak di Ngawi Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden RI

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 795 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi mendistribusikan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia kepada para pengemudi becak di wilayah Kabupaten Ngawi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Rabu (11/3/2026).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Presiden terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi becak yang selama ini menjadi bagian dari transportasi tradisional.

“Ini adalah bukti nyata komitmen Bapak Presiden untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kami dari Pemerintah Daerah mewakili para pengemudi becak mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Menurutnya, becak listrik memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan becak kayuh maupun becak motor (bentor). Dari sisi kesehatan, pengemudi tidak lagi harus mengayuh secara fisik karena kendaraan digerakkan oleh tenaga listrik. Sementara dari sisi regulasi, becak listrik dinilai lebih aman karena memiliki batas kecepatan yang terukur dan sesuai dengan ketentuan lalu lintas.

Ony juga menjelaskan bahwa unit becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad, perusahaan nasional yang dikenal dengan standar kualitas tinggi dalam industri pertahanan. Harga satu unit becak listrik diperkirakan berkisar antara Rp22 juta hingga Rp30 juta.

Ia pun berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan becak listrik tersebut sebagai modal kerja dan tidak diperjualbelikan.

“Saya minta tolong becak ini jangan diperjualbelikan. Ini adalah modal kerja untuk masa depan Bapak-bapak sekalian agar lebih produktif dan sejahtera,” tegasnya.

Melalui bantuan ini diharapkan transportasi becak di Kabupaten Ngawi dapat berkembang menjadi lebih modern, ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan pendapatan para pengemudi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Darmawan Sutanto, pimpinan pusat Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nuryana, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Safari Ramadan di Pangkur, Solidaritas dan Gotong Royong Kunci Kemandirian Pangan

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 836 views

Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengajak masyarakat meningkatkan keimanan serta memperkuat solidaritas sosial saat menghadiri Safari Ramadan ke-5 Pemerintah Kabupaten Ngawi di Masjid Al-Hidayah, Desa Pohkonyal, Kecamatan Pangkur, pada malam ke-21 Ramadan 1447 H, Selasa (10/3/2026).

Dalam sambutannya, Ony berharap masyarakat dapat menuntaskan Ramadan dengan penuh keimanan dan memasuki bulan Syawal dengan semangat baru untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ngawi.

“Semoga kita terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT hingga tuntas menjalani Ramadan dan memasuki Syawal dengan semangat baru untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ngawi yang kita cintai,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, kebersamaan, serta semangat gotong royong di tengah berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi.

“Silaturahmi, saling menguatkan, saling menasihati, dan gotong royong sangat dibutuhkan saat ini,” jelasnya.

Selain itu, Ony mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta tetap menjaga persatuan bangsa. Kritik kepada pemerintah, menurutnya, merupakan hal yang wajar selama disampaikan secara santun tanpa menimbulkan ujaran kebencian.

Dari sisi penguatan kemandirian masyarakat, Ony juga menekankan pentingnya penguatan di bidang pangan, energi, dan kesehatan. Menurutnya, masyarakat memiliki potensi besar untuk mandiri apabila didukung pengetahuan dan pendampingan yang tepat.

“Masyarakat kita ini tangguh. Ketika diberi pengetahuan dan pendampingan, mereka mampu mandiri, termasuk dalam membuat pupuk organik, menanam sayur di pekarangan, hingga mengelola pertanian yang lebih efisien,” ujarnya.

Selain penguatan sektor pangan dan energi, Pemerintah Kabupaten Ngawi juga terus memperluas akses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang saat ini telah menjangkau sekitar 98 persen masyarakat.

Ony juga berpesan kepada para kepala desa di Kecamatan Pangkur agar terus berinovasi dalam memberdayakan masyarakat serta memperkuat kemandirian desa.

“Kemandirian energi, kemandirian pangan, dan inovasi berbasis masyarakat perlu terus dikembangkan dengan semangat gotong royong,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa se-Kecamatan Pangkur, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top