Ratusan Pengemudi Becak di Ngawi Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden RI

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 794 views
Banner

Pemerintah Kabupaten Ngawi mendistribusikan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia kepada para pengemudi becak di wilayah Kabupaten Ngawi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Rabu (11/3/2026).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Presiden terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para pengemudi becak yang selama ini menjadi bagian dari transportasi tradisional.

“Ini adalah bukti nyata komitmen Bapak Presiden untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Kami dari Pemerintah Daerah mewakili para pengemudi becak mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Menurutnya, becak listrik memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan becak kayuh maupun becak motor (bentor). Dari sisi kesehatan, pengemudi tidak lagi harus mengayuh secara fisik karena kendaraan digerakkan oleh tenaga listrik. Sementara dari sisi regulasi, becak listrik dinilai lebih aman karena memiliki batas kecepatan yang terukur dan sesuai dengan ketentuan lalu lintas.

Ony juga menjelaskan bahwa unit becak listrik tersebut diproduksi oleh PT Pindad, perusahaan nasional yang dikenal dengan standar kualitas tinggi dalam industri pertahanan. Harga satu unit becak listrik diperkirakan berkisar antara Rp22 juta hingga Rp30 juta.

Ia pun berpesan kepada para penerima bantuan agar memanfaatkan becak listrik tersebut sebagai modal kerja dan tidak diperjualbelikan.

“Saya minta tolong becak ini jangan diperjualbelikan. Ini adalah modal kerja untuk masa depan Bapak-bapak sekalian agar lebih produktif dan sejahtera,” tegasnya.

Melalui bantuan ini diharapkan transportasi becak di Kabupaten Ngawi dapat berkembang menjadi lebih modern, ramah lingkungan, sekaligus meningkatkan pendapatan para pengemudi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Darmawan Sutanto, pimpinan pusat Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Nuryana, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Sebar dan Bagikan :

Shares