
Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengajak masyarakat meningkatkan keimanan serta memperkuat solidaritas sosial saat menghadiri Safari Ramadan ke-5 Pemerintah Kabupaten Ngawi di Masjid Al-Hidayah, Desa Pohkonyal, Kecamatan Pangkur, pada malam ke-21 Ramadan 1447 H, Selasa (10/3/2026).
Dalam sambutannya, Ony berharap masyarakat dapat menuntaskan Ramadan dengan penuh keimanan dan memasuki bulan Syawal dengan semangat baru untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ngawi.
“Semoga kita terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT hingga tuntas menjalani Ramadan dan memasuki Syawal dengan semangat baru untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ngawi yang kita cintai,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi, kebersamaan, serta semangat gotong royong di tengah berbagai tantangan global yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi.
“Silaturahmi, saling menguatkan, saling menasihati, dan gotong royong sangat dibutuhkan saat ini,” jelasnya.
Selain itu, Ony mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta tetap menjaga persatuan bangsa. Kritik kepada pemerintah, menurutnya, merupakan hal yang wajar selama disampaikan secara santun tanpa menimbulkan ujaran kebencian.
Dari sisi penguatan kemandirian masyarakat, Ony juga menekankan pentingnya penguatan di bidang pangan, energi, dan kesehatan. Menurutnya, masyarakat memiliki potensi besar untuk mandiri apabila didukung pengetahuan dan pendampingan yang tepat.
“Masyarakat kita ini tangguh. Ketika diberi pengetahuan dan pendampingan, mereka mampu mandiri, termasuk dalam membuat pupuk organik, menanam sayur di pekarangan, hingga mengelola pertanian yang lebih efisien,” ujarnya.
Selain penguatan sektor pangan dan energi, Pemerintah Kabupaten Ngawi juga terus memperluas akses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) yang saat ini telah menjangkau sekitar 98 persen masyarakat.
Ony juga berpesan kepada para kepala desa di Kecamatan Pangkur agar terus berinovasi dalam memberdayakan masyarakat serta memperkuat kemandirian desa.
“Kemandirian energi, kemandirian pangan, dan inovasi berbasis masyarakat perlu terus dikembangkan dengan semangat gotong royong,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa se-Kecamatan Pangkur, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.