Petani Desa Dempel Gelar Prosesi Boyong Pangan Sri Sedono Sebagai Wujud Syukur Panen
Warga Desa Dempel, Kecamatan Geneng, menggelar Prosesi Boyong Pangan Sri Sedono, Selasa (3/9/2025) sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa menjelang musim panen. Tradisi turun-temurun ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bertema “Nyawiji Dadi Siji, Gemah Ripah Loh Jinawi.”
Prosesi dipusatkan di area persawahan, di mana warga secara bergotong-royong membawa hasil bumi dan tumpeng sebagai simbol kemakmuran. Tradisi ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga.
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengapresiasi inisiatif masyarakat Desa Dempel yang konsisten dalam menerapkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan.
“Tradisi ini bukan hanya budaya, tapi juga simbol syukur dan keguyuban masyarakat petani,” ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan makan tumpeng sebagai harapan panen yang melimpah dan berkah. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Ngawi Supardi, Kepala Disparpora Wiwien Purwaningsih, serta jajaran Forkopimcam Geneng.
Pemerintah Kabupaten Ngawi kembali menggelar Tradisi Methil Pari sebagai bentuk pelestarian budaya pertanian, Senin (4/8/2025), di Desa Jambangan, Kecamatan Paron. Mengusung tema “Ngunduh Wohing Pakarti”, kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur atas hasil panen serta simbol keharmonisan sosial masyarakat tani di Kabupaten Ngawi.
Presiden Republik Indonesia, Bapak Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto ikuti panen raya jagung serentak nasional Kuartal II yang dilaksanakan secara hybrid terpusat di Bengkayang, Kalimantan Barat, sementara di Jawa Timur di pusatkan di Desa Sumber Bening, Kecamatan Beringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang diikuti langsung Kapolda beserta jajaran dan Forkopimda Prov. Jatim serta jajaran Forkopimda Kabupaten Ngawi, Kamis (5/06/2025).
Prabowo optimis bahwa Indonesia tidak hanya akan mencapai swasembada pangan, tetapi juga akan menjadi lumbung pangan dunia yang mampu membantu negara lain.
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngawi, Sabtu (24/05/2025).
Selain PRLB Bupati juga menjelaskan bahwa sebanyak 22 ribu titik persawan di Kabupaten Ngawi sudah menggunakan EL-Farm atau “Electricity for Farming”. “Yang mana program ini bertujuan untuk mendukung petani dalam penggunaan teknologi yang lebih efisien, seperti irigasi air bersih, mesin pengolah hasil panen, dan sebagian besar Gapoktan di Ngawi sudah bisa memproduksi MOL (Mikro Organisme Lokal) untuk kebutuhan pertanian,” terangnya.