Category archive

Pertanian - page 3

Agroforestri Pangan dan Perhutanan Sosial Diperkuat, Ngawi Pacu Ekonomi Petani untuk Perlindungan Gunung Lawu

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pertanian 694 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Penanaman Bersama serta Penyerahan Alat Ekonomi Produktif dan Fasilitasi Agroforestri Pangan di kawasan Monumen Soerjo, Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penguatan kelestarian hutan, ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar hutan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Jumadi, Kepala Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta Wahyudi Ardhyanto, Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Kepala BPDAS Solo Ir. A. Kunto Hirsilo, jajaran OPD terkait, Forkopimcam Kedunggalar dan Pitu, serta kelompok tani hutan sebagai penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa kawasan Ngawi ke depan berpeluang masuk dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Lawu. Usulan perubahan status hutan produksi dan hutan lindung menjadi hutan konservasi seluas sekitar 10.200 hektare saat ini tengah diproses melalui tim terpadu yang dipimpin BRIN.

“Jika disetujui, kawasan ini akan memperkuat fungsi konservasi, menjaga daerah tangkapan air, serta menopang keberlanjutan Bengawan Solo,” ujarnya.

Selain aspek lingkungan, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis hutan. Petani hutan tidak hanya didorong menanam tanaman kehutanan dan MPTS (Multi Purpose Tree Species), tetapi juga disiapkan untuk masuk pada rantai ekonomi baru, termasuk potensi perdagangan karbon.

“Ke depan, setiap bibit yang ditanam akan kami data untuk proyeksi serapan karbon. Ini membuka peluang tambahan pendapatan bagi kelompok tani selain hasil panen,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menekankan bahwa pengelolaan hutan harus berjalan seimbang antara fungsi ekologis dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, hutan harus tetap lestari sebagai paru-paru lingkungan, namun juga mampu mendukung kedaulatan pangan dan ekonomi warga.

“Hutan harus dijaga kelestariannya, tetapi pada saat yang sama harus memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. Inilah semangat agroforestri yang kita dorong,” tegas Ony.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga kelompok tani hutan. Dukungan permodalan, perizinan produk, hingga akses perbankan seperti Bank Jatim akan terus diperkuat agar usaha tani hutan semakin berkembang.

Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan berbasis kawasan hutan, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi kelompok tani hutan agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Program “Snack Majukan Desa” Dorong Petani Manfaatkan Teknologi Pertanian Modern

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pertanian 690 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi mengapresiasi pelaksanaan program Snack Majukan Desa yang diinisiasi oleh Snack Video dalam rangka mendorong pemanfaatan teknologi di sektor pertanian. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Desa Keniten, Minggu (30/11/2025).

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan bahwa bantuan teknologi yang diberikan melalui program tersebut selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah di sektor pertanian. Menurutnya, pertanian masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip ramah lingkungan dan keberlanjutan.

“Pertanian ramah lingkungan harus tetap kita jaga, namun juga harus dibarengi dengan pemanfaatan teknologi dan peningkatan keterampilan petani agar lebih produktif,” kata Ony.

Melalui program ini, petani mendapatkan dukungan berupa satu unit drone pertanian, alat mesin pertanian, serta pelatihan pengoperasian drone. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja, ketepatan pengelolaan lahan, serta produktivitas hasil pertanian.

Direktur Hubungan Pemerintah Snack Video, Yuliko Daya, menyampaikan bahwa pemberian drone pertanian merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa teknologi menjadi kunci penting untuk mempercepat proses kerja petani sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Snack Video dengan Poktan Tani Abadi sebagai bagian dari program peningkatan kapasitas dan teknologi pertanian. Bantuan CSR diserahkan kepada Poktan Tani Abadi di Desa Keniten, Kecamatan Geneng. Selain itu, para peserta pelatihan juga menerima sertifikat operator drone pertanian.

Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap program Snack Majukan Desa dapat menjadi pemantik bagi petani untuk semakin terbuka terhadap inovasi teknologi, sekaligus mendorong lahirnya petani-petani milenial yang adaptif, maju, dan berdaya saing.

Sebar dan Bagikan :

Shares

“Ngawi Lumbung Nusantara”, Mantapkan Komitmen Ngawi terhadap Kemandirian Pangan PRLB

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pertanian 1,151 views

Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional dan Hari Pangan Sedunia 2025, Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar kegiatan sarasehan bersama bertajuk “Ngawi Lumbung Nusantara” di Agro Techno Park Ngrambe, Rabu (15/10/2025) dan dibuka langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Acara tersebut menjadi momentum bagi Pemkab Ngawi untuk memperkuat kemandirian pangan berbasis Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB). Kegiatan ini juga diisi dengan berbagi pandangan tentang pengembangan pertanian bersama Prof. Supriadi dari Universitas Sebelas Maret (UNS).

Selain itu, juga digelar pameran produk unggulan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), petani milenial, dan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi. Pemkab Ngawi turut memberikan penghargaan bagi pemenang lomba Ubinan Padi PRLB serta apresiasi kreativitas bagi penyuluh pertanian swadaya yang berinovasi di lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peringatan ini menjadi pengingat untuk memperkuat kemandirian pangan daerah dan inovasi petani milenial untuk meningkatkan nilai ekonomis hasil panen.

“Melalui Perda Kemandirian Pertanian Ramah Lingkungan, kita mendorong pengembangan tanaman pangan, hortikultura, sayuran, buah, dan komoditas bernilai ekonomi tinggi. Ini peluang besar bagi petani milenial untuk berinovasi,” ujarnya.

Ony juga menyampaikan capaian positif pengembangan PRLB di Ngawi, yang kini telah diterapkan di 22.000 hektare sawah dan ditargetkan mencapai 25.000 hektare pada akhir tahun ini. Dalam lima tahun mendatang, seluruh 50.000 hektare sawah di Ngawi ditargetkan menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Ngawi berkomitmen menjadikan daerahnya sebagai lumbung pangan berkelanjutan nasional dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan kemandirian petani.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Petani Desa Dempel Gelar Prosesi Boyong Pangan Sri Sedono Sebagai Wujud Syukur Panen

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pertanian 2,544 views

Warga Desa Dempel, Kecamatan Geneng, menggelar Prosesi Boyong Pangan Sri Sedono, Selasa (3/9/2025) sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa menjelang musim panen. Tradisi turun-temurun ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bertema “Nyawiji Dadi Siji, Gemah Ripah Loh Jinawi.”

Prosesi dipusatkan di area persawahan, di mana warga secara bergotong-royong membawa hasil bumi dan tumpeng sebagai simbol kemakmuran. Tradisi ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga.

Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengapresiasi inisiatif masyarakat Desa Dempel yang konsisten dalam menerapkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan.

“Tradisi ini bukan hanya budaya, tapi juga simbol syukur dan keguyuban masyarakat petani,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan makan tumpeng sebagai harapan panen yang melimpah dan berkah. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Ngawi Supardi, Kepala Disparpora Wiwien Purwaningsih, serta jajaran Forkopimcam Geneng.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top