Category archive

Pendidikan

Berita yang terkait dengan pelaksanaan pembangunan bidang pendidikan

Bangun Generasi Emas Berkarakter, Pemkab Ngawi Dukung Penguatan Pola Asuh Keluarga

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pendidikan 400 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi berkomitmen memperkuat pendidikan karakter sebagai fondasi dalam membangun generasi emas yang berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan masa depan. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono saat menghadiri Seminar Golden Parenting bertajuk Optimizing Children’s Potential and Resilience Through Brain-Based Nurturing yang digelar SD Muhammadiyah Ngawi di Kurnia Convention Hall, Senin (3/8/2026).

Menurut Ony, pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga kualitas karakter generasi penerus. “Kami ingin mewariskan bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga peradaban yang baik kepada anak cucu kita. Karena itu, pendidikan karakter menjadi bagian yang sangat penting dalam pembangunan Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Karena itu, orang tua dituntut terus belajar dan menyesuaikan pola pengasuhan agar tetap relevan dengan perubahan zaman. “Kalau kita tidak terus belajar dan meningkatkan wawasan, maka strategi mendidik anak juga akan tertinggal. Tantangan zaman berubah sangat cepat sehingga orang tua harus terus beradaptasi,” katanya.

Selain mendorong pengasuhan yang adaptif, Ony mengajak orang tua mengedepankan kasih sayang, komunikasi, dan keteladanan dalam mendidik anak. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting untuk membentuk karakter dan ketangguhan generasi masa depan.

Seminar yang menghadirkan Dr. Aisyah Dahlan itu turut diikuti ratusan wali murid SD Muhammadiyah Ngawi dan dirangkaikan dengan peluncuran International Class Program (ICP). Program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat sinergi dengan keluarga dalam mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Optimalisasi Desa Sadar Hukum, Pemkab Ngawi Gelar Sosialisasi Paralegal

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pendidikan 67 views

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam memperkuat akses bantuan hukum dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat melalui Sosialisasi Pembinaan Paralegal bagi pemerintah desa dan kelurahan yang digelar di Aula Notosuman, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti camat, kepala desa, lurah, serta perwakilan perangkat desa se-Kabupaten Ngawi sebagai upaya mengoptimalkan terwujudnya desa sadar hukum.

Dalam sambutannya, Antok mengatakan pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, termasuk dalam memberikan pendampingan dan edukasi hukum. Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat umumnya pertama kali disampaikan kepada kepala desa maupun perangkat desa sehingga pemahaman mengenai fungsi paralegal menjadi sangat penting.

“Berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat sering kali pertama kali disampaikan kepada kepala desa maupun perangkat desa. Karena itu, pemahaman mengenai fungsi paralegal menjadi sangat penting,” ujarnya.

Antok menegaskan tidak semua persoalan yang terjadi di masyarakat harus berujung pada proses hukum melalui aparat penegak hukum. Peran paralegal diharapkan dapat mengedepankan penyelesaian sengketa secara nonlitigasi melalui mediasi dan musyawarah sehingga tercipta ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi keberadaan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang telah terbentuk di seluruh desa di Kabupaten Ngawi. Hingga saat ini, sebanyak 55 desa dan kelurahan telah berstatus Desa Sadar Hukum sebagai wujud meningkatnya komitmen pemerintah desa dalam membangun kesadaran hukum masyarakat melalui edukasi dan fasilitasi hukum.

Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Ngawi Hangga Agung Otto Fandian menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman mengenai peran dan fungsi paralegal dalam pemberian bantuan hukum nonlitigasi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam mengidentifikasi persoalan hukum yang dapat diselesaikan melalui pendampingan paralegal.

“Pemberian bantuan hukum diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di desa atau kelurahan secara cepat, tepat, dan berkeadilan,” katanya.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Ngawi, Polres Ngawi, dan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) PERADI. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap peran paralegal dan Posbakum di tingkat desa semakin optimal sehingga pelayanan hukum dapat diakses lebih mudah, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat kurang mampu, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sadar hukum dan berkeadilan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Ngawi Tegaskan Komitmen Peningkatan Kualitas Pendidikan

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pendidikan 846 views

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, memimpin langsung upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Senin (4/5/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Forkopimda, tamu undangan, serta ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam amanatnya, Ony menyampaikan pesan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia yang menekankan pentingnya keberlanjutan gerakan Merdeka Belajar dalam menciptakan generasi yang kreatif, inovatif, dan berkarakter.
“Melalui momentum Hardiknas ini, mari kita terus bergotong royong meningkatkan kualitas pendidikan agar anak-anak kita siap menghadapi tantangan zaman dengan tetap memegang teguh nilai-nilai luhur budaya,” ujarnya.

Upacara Hardiknas tahun ini juga tampak berbeda dengan nuansa budaya yang kental. Bupati bersama jajaran pejabat daerah, Forkopimda, serta peserta upacara mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman dan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam dunia pendidikan.

Kehadiran ratusan siswa dari berbagai tingkatan pendidikan turut menambah semarak peringatan Hardiknas, sekaligus menjadi refleksi pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dan hadiah kepada siswa-siswi berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas capaian di bidang akademik maupun non-akademik.

Melalui peringatan Hardiknas ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan, sejalan dengan upaya mencetak generasi yang siap bersaing di era global tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya bangsa.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi dan OJK Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Siswa SMP Lewat School of Syariah 2026

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pendidikan 427 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri dan BPRS Ngawi menggelar kegiatan School of Syariah 2026 di Pendopo Wedya Graha, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini diikuti siswa SMP se-Kabupaten Ngawi sebagai bagian dari rangkaian Gerak Syariah 2026.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sejak dini. Menurutnya, pemahaman yang utuh mengenai sistem perbankan, baik konvensional maupun syariah, perlu ditanamkan kepada generasi muda.

“Kami ingin masyarakat Ngawi memiliki pengetahuan yang utuh tentang perbankan, termasuk syariah. Harapannya kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa rutin dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menilai masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait perbedaan perbankan konvensional dan syariah menjadi tantangan bersama. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong edukasi yang komprehensif guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Sementara itu, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri menyampaikan bahwa berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2025, tingkat literasi keuangan syariah tercatat 43,42 persen, sedangkan inklusinya 13,41 persen. Angka tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang peningkatan pemahaman sekaligus penggunaan produk keuangan syariah di masyarakat.

Melalui School of Syariah 2026, para siswa mendapatkan edukasi tentang pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah, pentingnya menabung sejak dini, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal seperti judi online. Kegiatan juga diisi kuis interaktif dan pembukaan rekening tabungan syariah bekerja sama dengan BPRS Ngawi.

Kolaborasi antara Pemkab Ngawi, OJK Kediri, dan BPRS Ngawi ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang cerdas finansial serta bijak mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.

Sebar dan Bagikan :

Shares
1 2 3 11
Go to Top