Category archive

Berita - page 425

DPMD Kab. Ngawi Bersama BPKP Prov. Jatim Gelar Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Siskeudes Dalam Tatakelola Keuangan Desa

di %s Pemerintahan 1,743 views

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi Ngawi bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur gelar WorkShop Hasil Evaluasi Implementasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) Dalam Tatakelola Keuangan Desa Di Kabupaten Ngawi, bertempat di Aula Notosuman Watualang Ngawi, Selasa (3/12).

Siskeudes merupakan aplikasi sistem keuangan desa sebelumnya dikenal dengan nama SIMDA Desa.  yang dikembangkan oleh BPKP bersama Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementrian Dalam Negeri. Aplikasi ini dikembangkan dalam rangka meningkatkan kualitas tatakelola keuangan Desa. Fitur yang ada dalam aplikasi ini pun dibuat sederhana dan user friendly sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan Siskeudes.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono dalam sambutannya mengatakan saat ini masyarakat semakin kritis terhadap kinerja Pemerintah termasuk desa, apalagi ada Dana Desa (DD). “Termasuk transparansi dalam pengengelolaannya menjadi suatu hal yang wajib dilakukan didalamnya,” tegasnya.

Menurutnya, anggaran yang diberikan pemerintah harus bisa dipertanggung jawabkan kepada semua komponen, termasuk masyarakat, “Melalui DD, akan terus membangun mulai dari pinggiran, dan masyarakat juga semakin cerdas serta makin ingin transparan,” lanjutnya. Dengan aplikasi Siskeudes tata kelola penggunaan DD, kata Budi Sulistyono akan semakin sempurna, detail dan transparan. “Tentunya akan mudah dikontrol, mudah dilihat serta transaparansi menjadi sesuatu yang tidak bisa dipungkiri dan dihindari lagi,” tuturnya.

Dengan kegiatan ini Bupati berharap semua kepala desa mengikutinya, dan segera membuat prioritas pembangunan sehingga tepat sasaran. “Sebab, anggaran makin hari makin besar harus ada prioritas dan harus bisa dipertanggungjawabkan,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga meminta Kades, membuat tatanan penyusunan anggaran maupun pencairannya. “Bulan Desember ini, sudah harus membuat action plan di tahun 2020. Sehingga awal tahun sudah ada perencanaan yang matang serta sudag ada pencairan,” katanya. Bupati menandaskan semakin cepat DD dicairkan maka makin cepat pembangunan, masyarakat segera bisa menikmatinya.

Sementara Kepala DPMD, Kabul Tunggul Winarno mengharapkan dengan workshop ini masing – masing desa bisa langsung mengimplementasikan serta mengaplikasikan dengan sistem yang ada di Siskeudes, “Sehingga kontrol dari penggunaan anggaran desa bisa lebih tertib, lancar dan transparan,” kata Tunggul disela acara.

Hadir sebagai narasumber acara kali ini,  Direktur Pengawasan Tata Kelola Pemerintah Daerah BPKP Bea Rejeki Tirtadewi dan Kepala Subauditorat Jawa Timur,  BPK perwakilan Provinsi  Jatim Rusdiyanto serta peserta dari seluruh desa di Kabupaten Ngawi. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

BKPP Ngawi, Gelar Uji Kompetensi Seleksi Terbuka dan Kompetitif Pengisian JPT Pratama

di %s Pemerintahan 2,201 views

Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Kepelatihan (BKPP) kabupaten Ngawi gelar Uji Kompetensi Seleksi Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi di Hotel Best Western Premier Sukoharjo, Selasa (19/11). Tahapan assessment ini, dibuka langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto dan diikuti 25 peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Seperti yang disampaikan Plt. Kepala BKPP terdapat tujuh lowongan JPT Pratama yang dibuka Pemkab Ngawi, “Tujuh itu yang benar – benar kosong dan bulan Januari nanti pejabatnya memasuki batas usia pensiun (BUP),” ungkap Yulianto. Dan, diantaranya adalah jabatan Asisten Pemeritahan dan Kesejahteraan Rakyat Sektretariat Daerah, BKPP, Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro, Dinas Pangan Dan Perikanan, Dinas Pemuda Dan Olahraga, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Dan Dinas.

Yulianto juga mengatakan ada beberapa tahapan untuk lulus menjadi jabatan ini, yakni seleksi administrasi, assessment, uji gagasan dan wawancara, “Setelah itu akan muncul tiga besar, yang nanti hasilnya disampaikan kepada panitia seleksi daerah (Panselda), dalam hal ini Sekda. Dan, kemudian disampaikan ke Bupati sebab ini hak prerogatifnya,” lanjutnya.

Sementara Sekda, mengungkapkan ada tiga pedoman utama dalam menentukan siapa saja yang akan mengisi jabatan kosong tersebut, “Kualifikasi tentunya ada kemampuan dalam tatanan managerial, teknis dan sosial kultural. Jadi ada tiga hal yang menjadi pedoman kita siapa yang nanti akan cocok digunakan disitu,” katanya.

Namun, Mokh Sodiq menambahkan penilaian di assessment tidak mutlak, pasalnya masih ada pertimbangan lain seperti track record selama ini bekerja, “Tinggal menajamkan kemampuan bidang serta mampu menunjukan kualitasnya waktu di tes. Dan, semuanya kita gabung dengan record kita yang ada di Pemda, sehingga kita kombinasi menjadi ukuran yang kira – kira dapat menjadi pertimbangan,” jelasnya.

Sekda menilai saat ini proses pengisian JPT Pratama semakin bagus dengan proses administrasi yang tertata dan indikator yang ketat. “Semoga mendapat hasil yang maksimal dalam assessment ini,” ujarnya berpesan untuk peserta.

Dalam seleksi ini, Pemkab Ngawi melibatkan Pusat Pengkajian kebijakan Daerah dan Kelembagaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Sebelas Maret Surakarta. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi, Kembali Raih Penghargaan Anugerah Pandu Negeri 2019

di %s Pemerintahan 2,187 views

Lagi, Pemerintah Kabupaten Ngawi meraih penghargaan Anugerah Pandu Negeri (APN) 2019 Kategori Silver dari Indonesian Institute For Public Governance (IIPG) di Aula Hotel Bidakara Grand Pancoran Jakarta, Jumat (25/10)

Mewakili Bupati Ngawi, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto menerima penghargaan ini yang diberikan langsung Ketua IIPG, Sigit Pramono.

APN 2019 ini ada 34 Provinsi, 426 Kabupaten dan 99 Kota di Indonesia yang telah melalui tahap penilaian hingga didapatkan nominasi 63 terbaik salah satunya Kabupaten Ngawi.

Menurut Sekda, penghargaan ini diberikan karena Kabupaten Ngawi berhasil menyelenggarakan pemerintahan serta pengelolaan keuangan yang baik, “Intinya tepat waktu, sebab kita telah mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kesekian kali,” katanya.

Lebih lanjut, Sodiq menjelaskan bahwa pembangunan atau penyelenggaraan pemerintahan itu arahnya jelas dan kemana targetnya, “Sehingga mereka melihat bahwa Ngawi ini secara perencanaan pembangunan sudah on the track,” tuturnya.

Namun, menurut Sekda hal ini belum cukup masih perlu ada inovasi lagi untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Ngawi, sebab tujuan utamanya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, “Kita ini kota atau kabupaten kecil, dengan sumberdaya yang tidak terlalu besar, sehingga harus mampu memanfaatkan anggaran yang ada itu untuk pembangunan secara optimal. Juga, meningkatkan perfomance dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

APN merupakan penghargaan tahunan untuk pemerintah provinsi, kabupaten dan kota terbaik serta pemimpin yang inovatif dan berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio – ekonomi melalui reformasi tata kelola yang baik.

Penilaian untuk penghargaan ini terbagi dalam dua aspek, yaitu performance (pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia dan hasil terobosan penting) dengan bobot 60 persen dan governance (tata kelola keuangan, tata kelola pemerintahan dan antikorupsi) 40 persen.

Selain Kabupaten Ngawi, kabupaten  dan kota lainnya yang mendapatkan katogeri silver diantaramya Pasuruan, Bantul, Ngawi, Bandung, Gorontalo, Tabanan, Bojonegoro, Pekalongan, Pohuwato, Sukabumi, Banyumas, Mojokerto, Bekasi, Kuningan, Pesisir Selatan, Bangli, Hulu Sungai, Kapuas, Probolinggo, Pacitan, Polewali, Lebak, Trenggalek dan Agam.(allteam/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Wabup Ony Anwar Hadiri Pelantikan Pengurus DPD KNPI Ngawi, Berharap Pemuda Ngawi Bisa Menjaga Komitmen Persatuan

di %s Berita 2,243 views

Wakil Bupati Ony Anwar pimpin Apel Pemuda dan Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia  (KNPI) kabupaten Ngawi, di Mako Yon Armed 12 Kostrad Ngawi, Jumat (1/11).

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil ketua KNPI Provinsi Jawa Timur Wahyudi, Forum Koordinasi Pimpanan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ngawi, dan peserta dari semua unsur organisasi kepemudaan seluruh kabupaten Ngawi.

Usai melantik, Wakil Ketua Pengurus KNPI Provinsi Jatim, Wahyudi menyampaikan pesan bagi pengurus baru DPD KNPI Kabupaten Ngawi untuk bisa membangkitkan semangat kepemudaan sesuai dengan karakter masyarakat Ngawi. “Selamat atas hari ini telah dikukuhkan kita tunggu bagaimana nanti pengurus baru ini ikut mendorong program – program yang berkaitan dengan kepemudaan di Kabupaten Ngawi, agar paling tidak ekstensi maupun pergerakan pemuda sama dengan nama Kabupatennya yaitu pergerakan bisa selalu memulai dari awal atau Ngawiti,” katanya.

Sementara Wabup Ony Anwar disela acara mengungkapkan persatuan dan kebersamaan adalah kunci maju untuk pemuda selain itu juga harus bisa menjaga komitmen tersebut menjadi pondasi kedepan, “Guyub rukun menjalin silaturahmi, bersatu untuk maju,” jelasnya. 

Dikesempatan ini, Wabup juga menekankan 3 (tiga) modal bagi pemuda untuk peran sertanyanya bagi kemajuan bangsa diantaranya budi pekerti, wawasan yang luas serta semangat yang tinggi, “Sehingga nantinya kedepan kita butuh pemuda yang mampu kerja yang cerdas, tuntas dan ikhlas menggelorakan semangat kebersamaan. Mudah – mudahan ini bisa hadir di Kabupaten Ngawi,” katanya

Dengan pengurus baru KNPI, Ony Anwar berharap bisa menjadi wadah kepemudaan di Kabupaten Ngawi, “Berkumpulnya semua elemen kepemudaan yang harapannya bersatu untuk maju,” tandasnya.

Pengurus DPD KNPI Kabupaten Ngawi yang dilantik adalah Ketua, Miftahul Huda, serta Sekretaris, Sarjono. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top