Bupati Ngawi, Ikuti Video Conference HUT ke-20 Apeksi dan Apkasi
Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto bersama Inpektur Inspektorat Yulianto Kusprasetyo dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Ngawi, Indah Kusumawardhani mengikuti Video Conference peringatan 20 tahun Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Ketua Apeksi, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, dan Ketua Apkasi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Paseban dr Radjiman, Sabtu (30/05/20).
Melalui Vidcon, menurut Mendagri, sudah cukup matang usia 20 tahun Apeksi dan Apkasi, untuk menjadi sebuah asosiasi yang di perhitungkan sebagai saluran kepala daerah dalam menyamakan presepsi ditengah keberagaman Indonesia, “Menjadi contoh serta pembanding antar daerah satu dengan daerah lainnya, dimana tujuannya satu untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Tito.
Selain itu, Mendagri juga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia bahkan dunia, berada dimasa perubahan tatanan kehidupan normal baru atau new normal yang mampu memberikan pengaruh signifikan, “Indonesia adalah Negara yang besar, Pemerintah daerah juga memiliki peran penting untuk menciptakan inovasi baru dalam rangka menyambut tatanan kehidupan baru,” tuturnya.
Untuk semua daerah, Tito berpesan, jangan sampai menjadi daerah yang defisit, tetapi harus lebih independen serta kuat secara keuangan, ekonomi, dan hal ini memerlukan keahlian, kemampuan entrepreneurship atau berwirausaha yang harus dimiliki para kepala daerah.
“Akhirnya saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk Apkasi, semoga terus kompak secara internal, secara pengurus juga dengan anggota dan bisa membangun hubungan baik dengan semua pihak baik ke atas, ke samping dengan asosiasi lain, ke bawah termasuk juga ke lapisan masyarakat. Saya doakan Apkasi akan lebih maju dan menjadi motor dalam mengerakkan pembanggunan dan motor untuk menuju cita-cta bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, yang diperkirakan 2045 menjadi salah satu kekuatan ekonomi 4 besar dunia,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Apkasi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa adanya pandemi Covid-19 menjadi tantangan baru bagi pemimpin diseluruh dunia. Menurut Bupati Banyuwangi ini, tidak ada satupun pemimpin yang tidak memikirkan langkah dan strategi dalam menghadapi wabah Korona ini, “Pemimpin saat ini perlu kesabaran, tabah sekaligus mampu berpikir strategis untuk mengentaskan masalah terkait Covid-19,” ujarnya.
Dikesempatan ini, Bupati Ngawi juga memberikan ucapan selamat, untuk ulang tahun Apeksi dan Apkasi ke 20 ini, “Semoga terus menjadi asosiasi penyelaras presepsi bagi seluruh daerah di Indonesia,” katanya.
HUT ke-20 Apkasi diperingati pada 30 Mei 2020, dan bagi Apeksi lebih dahulu merayakannya pada 25 Mei 2020. (Kominfo)
Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengikuti Video Conference dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Posko Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Paseban dr Radjiman, Jumat (29/05/20).
Usai Vidcon Bupati Ngawi, memberikan apresiasinya terhadap langkah Pemerintah Pusat dan menyatakan kesiapannya menjadi peserta lomba dalam menciptakan tatanan kehidupan normal baru berdampingan dengan Covid-19, ” Sebenarnya di Kabupaten Ngawi sendiri, sudah melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, seperti penyemprotan desinfektan secara berkelanjutan, wajib memakai masker, physical distancing, hingga membuat Posko desa serta isolasi mandiri,” ungkapnya.
Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi melakukan peninjauan pelaksanaan Rapid Test terhadap pedagang di Pasar Jogorogo, Sine, dan Simo, Kamis (28/05/20).
Sesuai arahan Bupati Ngawi sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi, Budi Sulistyono, disampaikan Ony Anwar bahwa target seminggu kedepan seluruh pedagang di Ngawi telah di rapid test, dengan begitu akan segera lebih cepat diketahui hasilnya, “Dan, akan segera ditindaklanjuti jika ada hasil reaktif,” lanjutnya.
Bupati Ngawi sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ngawi, Budi Sulistyono melakukan tinjauan dan menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kecamatan Padas dan Kwadungan, Senin (18/05/20).
Dikesempatan ini, Bupati menghimbau masyarakat untuk bisa memanfaatkan bantuan ini dengan bijak, pasalnya sampai saat ini belum dapat diprediksi kapan pandemi ini selesai, “Sampai kapan Covid-19 ini, tidak ada yang tahu,” ujarnya.