Category archive

Bakohumas - page 39

Badan Koordinasi Kehumasan di wilayah Kabupaten Ngawi

Sinergi Pusat–Daerah, Ngawi Targetkan 100 Persen Layanan MBG

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 726 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG yang diselenggarakan Badan Gizi Nasional RI di Hotel Mercure Madiun, Senin (09/02/2026).

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko (Antok) dalam paparannya menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga berdampak pada penguatan ekonomi daerah, khususnya bagi wilayah penghasil bahan pangan seperti Ngawi, Madiun, dan Magetan. Selain itu, sinergi dengan program prioritas nasional, termasuk rencana operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dinilai akan memperkuat ekosistem pelaksanaan MBG ke depan.

Dari sisi peran pemerintah daerah, Pemkab Ngawi terus mendorong percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dengan tetap menjaga standar. Upaya tersebut juga dibarengi pelatihan bagi relawan guna memastikan distribusi pangan bergizi berjalan sesuai ketentuan.

“Tentu kami akan terus support. Baik dari percepatan SLHS, pelatihan relawan, hingga fasilitasi titik operasional SPPG/SPBG agar cakupan penerima manfaat MBG bisa segera 100 persen di Kabupaten Ngawi,” ujar Antok.

Ia menambahkan, dari total 107 satuan pelayanan yang direncanakan, sebanyak 60 SPPG telah terbentuk dan 42 di antaranya sudah beroperasi. Capaian ini diharapkan mampu menjangkau balita, ibu hamil dan menyusui, anak sekolah hingga lansia.

Menurutnya, keberhasilan MBG juga berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta percepatan penanggulangan kemiskinan daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang, Direktur Sistem Pemenuhan Gizi BGN, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II, Wakil Walikota Madiun Bupati Madiun, Wakil Bupati Magetan, Forkopimda, serta seluruh stakeholder ekosistem penyediaan pangan bergizi di wilayah Madiun Raya.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Musda Dekopinda 2025, Perkuat Peran Koperasi dan Tingkatkan Kesejahteraa

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 902 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Ngawi Tahun 2025 yang digelar di RM Notosuman, Selasa (16/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono secara resmi membuka kegiatan sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Sinergi koperasi dan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ony.

Ony menambahkan, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus mendorong pembinaan koperasi agar dikelola secara sehat, profesional, dan berorientasi pada kemanfaatan anggota.

“Pembinaan koperasi terus kami dorong agar prinsip dari, oleh, dan untuk anggota benar-benar memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan,” katanya.

Melalui Musda Dekopinda Kabupaten Ngawi Tahun 2025 ini, diharapkan dapat merumuskan program kerja serta kepengurusan yang solid, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan anggota.

Koperasi di Kabupaten Ngawi diharapkan semakin berdaya saing dan berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.

Sebar dan Bagikan :

Shares







Peresmian RPHU di Pasar Hewan Karangrejo, Perkuat Sentra Peternakan Terintegrasi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 763 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah melalui peresmian Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) di Pasar Hewan Karangrejo, Kecamatan Kandangan. Peresmian yang dilakukan oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono pada Rabu (28/1/2026) ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pangan yang higienis, aman, dan berkualitas, sekaligus mendukung perdagangan ternak regional serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ony menegaskan bahwa keberadaan RPHU merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan daging unggas yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) bagi masyarakat.

“RPHU ini bukan sekadar fasilitas pemotongan unggas, tetapi wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang sehat, higienis, dan halal,” tegasnya.

RPHU Kabupaten Ngawi dilengkapi dengan teknologi rail system berkapasitas sekitar 500 ekor per jam, fasilitas pemotongan karkas, mesin pembuat es, serta insinerator untuk pengelolaan limbah.

Fasilitas ini telah memenuhi standar Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan sertifikasi halal. Selain menjamin keamanan pangan, RPHU juga diarahkan untuk mengoptimalkan kembali fungsi Pasar Hewan Karangrejo sebagai pusat perdagangan ternak regional. Dukungan infrastruktur yang memadai dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan meningkatkan PAD.

Melalui pengoperasian RPHU, Pasar Hewan Karangrejo diharapkan dapat menjadi sentra peternakan terintegrasi yang mencakup perdagangan ternak ruminansia (seperti sapi dan kambing), unggas, hingga sektor perikanan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal Kabupaten Ngawi.

“Ngawi memiliki potensi besar di sektor pertanian dan peternakan. Dengan infrastruktur yang memadai dan pengelolaan yang baik, kawasan ini bisa kembali menjadi sentra perdagangan ternak dan pangan,” katanya.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Optimalkan Pelayanan Pasar Besar, Pemkab Ngawi Sosialisasikan Retribusi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 734 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menyosialisasikan penarikan retribusi Pasar Besar Ngawi, Senin (26/1/2026), di Pasar Besar Ngawi. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi Kusumawati Nilam, kepala pasar, serta sejumlah pedagang.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan, sosialisasi tersebut menjadi sarana komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan pedagang terkait pengelolaan pasar. Menurutnya, Pasar Besar Ngawi hingga kini masih berfungsi dengan baik sebagai pusat aktivitas jual beli dan distribusi barang.

“Fungsi utama Pasar Besar Ngawi masih berjalan dengan baik. Berbagai kendala yang ada kita selesaikan bersama melalui kolaborasi antara pedagang, pengelola pasar, dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak mulai difungsikan, Pasar Besar Ngawi masih memerlukan penyesuaian dan penyempurnaan secara bertahap, baik dari sisi infrastruktur, penataan, fasilitas, maupun alur aktivitas pasar. Selain itu, status aset pasar yang belum sepenuhnya menjadi milik Pemkab Ngawi turut memengaruhi kewenangan pengelolaan dan penarikan retribusi.

Menurut Antok, retribusi pasar akan digunakan kembali untuk pemeliharaan dan pengembangan Pasar Besar Ngawi guna meningkatkan kualitas pelayanan. Pasar Besar Ngawi juga diarahkan menjadi ikon daerah dengan konsep penataan yang terintegrasi dengan kawasan wisata kota, seperti Benteng Pendem dan Kepatihan.

“Retribusi nantinya akan digunakan kembali untuk pemeliharaan dan pengembangan Pasar Besar Ngawi agar pelayanan kepada pedagang semakin optimal,” katanya.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap para pedagang dapat memahami mekanisme penarikan retribusi pasar sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan, pemeliharaan fasilitas, serta optimalisasi pengelolaan Pasar Besar Ngawi ke depan.

“Pasar Besar Ngawi harus dirawat bersama sebagai ruang ekonomi masyarakat agar menjadi tempat usaha yang nyaman dan produktif,” pungkasnya.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top