Category archive

Peristiwa

Keduk Beji 2025: Ritual Budaya yang Menjadi Magnet Wisata dan Peluang Emas UMKM Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Peristiwa 329 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan tradisi tahunan Keduk Beji di Desa Tawun, yang digelar pada Selasa (9/12/2025). Ritual adat ini tidak hanya merefleksikan nilai kerukunan dan gotong royong warga, tetapi juga menjadi momentum pelestarian sumber mata air sekaligus peluang ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko atau akrab disapa Antok, menyampaikan bahwa Keduk Beji merupakan warisan budaya yang sarat makna sosial.

“Keduk Beji bukan sekadar ritual pembersihan sumber mata air, tetapi simbol keguyuban, gotong royong, dan kerukunan warga Desa Tawun,” ujarnya.

Ritual pembersihan Sumber Mata Air Tawun menjadi bentuk nyata komitmen warga menjaga keberlanjutan pasokan air bersih. Pemerintah Daerah juga mendukung upaya konservasi melalui pemeliharaan vegetasi, pengawasan kawasan hulu-hilir, serta koordinasi perangkat desa dan Dinas Lingkungan Hidup agar ekosistem kawasan tetap terjaga.

Antok menegaskan bahwa keberlanjutan sumber air ini merupakan bagian dari penanganan kebutuhan publik jangka panjang.

“Menjaga tanaman, pohon, dan lingkungan sekitar sumber air adalah komitmen kami untuk menjamin keberlanjutan kebutuhan air masyarakat,” jelasnya.

Selain aspek lingkungan, Pemkab Ngawi juga mendorong Keduk Beji menjadi agenda tetap kalender wisata tradisi, sehingga tidak hanya melestarikan budaya tetapi juga memperluas peluang ekonomi. Aktivitas masyarakat selama perayaan terbukti memberi dampak positif bagi UMKM lokal, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga jasa wisata.

Pemerintah berharap konsistensi pelaksanaan Keduk Beji dapat memperkuat identitas budaya Ngawi sekaligus membuka ruang baru bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dalam ekosistem wisata berbasis tradisi lokal.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Influencer Camp 2025, Ngawi Pacu Promosi Potensi Wisata dan UMKM Berbasis Digital

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Peristiwa 328 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat strategi promosi potensi daerah melalui optimalisasi peran kreator konten. Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan Influencer Camp 2025 yang resmi ditutup pada Minggu (7/12/2025) di Nata Azana Hotel.

Kegiatan yang berlangsung sejak 6 Desember ini diikuti puluhan influencer dari berbagai daerah di Jawa Timur. Selama dua hari, para peserta memperoleh peningkatan kapasitas dalam produksi konten kreatif serta pemahaman mengenai potensi wisata dan UMKM Kabupaten Ngawi yang dapat dipublikasikan melalui platform digital.

Penutupan kegiatan dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Wiwien Purwaningsih serta Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Mahmud Rosadi.

Dalam sambutannya, Ony menyampaikan apresiasi atas antusiasme dan kontribusi para peserta.

“Kegiatan ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan promosi potensi wisata dan UMKM Ngawi,” ujarnya.

Melalui Influencer Camp, Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan promosi daerah berbasis digital, memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri kreatif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Program ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi publik dalam mengenalkan potensi Kabupaten Ngawi secara lebih luas dan berkelanjutan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Kentasimi Dorong Ekonomi Lokal dan Promosi Wisata Berbasis Komunitas

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Peristiwa/Traveling/Wisata Ngawi 637 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat promosi wisata berbasis komunitas melalui gelaran Peken Kreatif Gravitasi Bumi (Kentasimi) di Bumi Perkemahan Seloondo, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, Minggu (23/11/2025). Kegiatan diawali dengan jalan sehat dan dibuka langsung Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko (Antok).

Dalam sambutannya, Antok mengapresiasi peran warga, Karang Taruna, Bumdes, Pokdarwis, dan pemerintah desa yang kembali menghidupkan agenda wisata khas Seloondo. Kentasimi diharapkan dapat terselenggara rutin setiap Minggu Wage sebagai ruang kreatif dan wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Antok juga menekankan pentingnya menghubungkan event-event desa di berbagai wilayah sebagai bagian dari kalender wisata terintegrasi Kabupaten Ngawi.

“Kita koneksikan pariwisata dan UMKM untuk menciptakan simpul-simpul ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain pasar kreatif, kegiatan turut menghadirkan Mlaku Bareng dengan doorprize kolaboratif dari perangkat daerah, perbankan, dan mitra swasta. Pemkab Ngawi juga membuka layanan publik terpadu, meliputi cek kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, perizinan, hingga perpustakaan keliling.

Layanan keliling ini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat Ngrayudan dan sekitarnya, sekaligus mendekatkan pemerintah pada kebutuhan warga desa. Wakil Bupati turut mengapresiasi kontribusi komunitas dan pegiat media sosial yang membantu memperluas jangkauan promosi wisata.

Kegiatan berlangsung meriah dengan partisipasi aktif masyarakat. Kentasimi menjadi langkah nyata Pemkab Ngawi dalam membangun ekosistem wisata berbasis komunitas, mendorong pertumbuhan UMKM, dan memperkuat ekonomi lokal.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Jambore Pokdarwis Ngawi 2025: Dorong Penguatan Citra dan Ekonomi Wisata

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Peristiwa 802 views

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono secara resmi membuka Jambore Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Ngawi Tahun 2025 di Air Terjun Pengantin, Kecamatan Ngrambe, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Wiwien Purwaningsih, Forkopimcam Ngrambe, serta sejumlah pejabat daerah seperti Kadis DLH, Kepala Kesbangpol, Kadis Diskominfo, Kadis PUPR, Kadis Dinas Sosial, Ketua Pokdarwis Kabupaten Ngawi, dan Kepala Desa Hargomulyo.

Dalam sambutannya, Ony menegaskan bahwa penguatan sektor pariwisata akan menjadi fokus pada periode kedua pemerintahannya. Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, dan investasi selama lima tahun terakhir telah menjadi pondasi kuat untuk mengembangkan citra dan city branding Kabupaten Ngawi sebagai destinasi wisata, investasi, dan pertanian.
“Setelah infrastruktur dan ekonomi masyarakat mantap, kini saatnya kita memperkuat citra Ngawi agar tidak hanya menjadi kota transit, tetapi destinasi wisata yang berkarakter,” ujarnya.

Ony menekankan pentingnya pengembangan pariwisata berbasis agro, kesenian, dan kebudayaan sebagai identitas utama daerah. Ia juga mengingatkan agar masyarakat di sekitar lokasi wisata memiliki kesiapan dan sikap ramah terhadap wisatawan agar kegiatan wisata berkelanjutan.

Selain itu, Bupati mendorong Pokdarwis dan desa wisata untuk memanfaatkan era digital melalui konten kreatif dan informatif guna menarik minat wisatawan. Ia menyebut sejumlah wilayah wisata seperti Seloondo, Srambang Park, dan Jamus akan mendapat prioritas penguatan infrastruktur untuk mendukung sektor pariwisata. “Dengan sinergi dan komitmen semua pihak, pariwisata Ngawi akan tumbuh menjadi penggerak ekonomi lokal,” pungkasnya.

Sebar dan Bagikan :

Shares
1 2 3 7
Go to Top