INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Category archive

Peristiwa

Hadiri HPN Tahun 2020, Sekda Kab. Ngawi Berikan Pesan untuk Insan Pers Ngawi

di Kabar Ngawi/Peristiwa/Teknologi Informasi oleh

Sekretaris  Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq
Triwidiyanto bersama Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko dan Kepala Dinas
Komunikasi dan Informatika, Prasetyo Harri Adi beserta pejabat lingkup
Pemerintah Kabupaten Ngawi menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun
2020 yang digelar oleh Persatuan Wartawan Ngawi (PWN) di Paseban dr. Radjiman
Wedyodiningrat, Rabu (12/02/20).

Selain
itu, Sekda juga meminta wartawan dalam membuat berita harus berkualitas dan
berbobot, “Berita yang seksi itu, tidak harus sensasional,” tandasnya.

Sementara
itu Ketua DPRD, mengatakan di era perkembangan teknologi informasi saat ini,
insan pers harus bisa mengikutinya, “Berharap rekan – rekan Pers, di Kabupaten
Ngawi bisa masuk secara profesional di dalam era apapun termasuk digitalisasi
sekarang ini,” tuturnya.

Tidak
hanya itu, Dwi Rianto Jatmiko juga menginginkan Pers mampu bersinergi serta
menjadi mitra dengan baik terhadap pembangunan di Kabupaten Ngawi, “Bisa
menjadi mitra yang kritis, dan bisa sebagai mata dan telinga kita, ditengah –
tengah masyarakat. Sehingga, dapat memberikan peran sertanya dalam pembangunan
di Kabupaten Ngawi,” lanjutnya.

Acara
dengan tema Ngawi Menuju Literasi ini diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh
Sekda Ngawi bersama Ketua DPRD yang disaksikan seluruh undangan yang hadir.
(Kominfo)

Peringatan Hari Ibu Ke 91, Perempuan Berdaya, Indonesia Maju

di Peristiwa/Tekno Sains oleh

Pemerintah
Kabupaten Ngawi gelar upacara bendera di halaman pendopo Wedya Graha, Senin,
(23/12) dalam Peringatan Hari Ibu (PHI) ke – 91 tahun 2019.

Menteri
Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Bintang Darmawati  dalam sambutannya yang disampaikan Bupati
Ngawi, Budi Sulistyono mengatakan bahwa hakekat peringatan Hari Ibu setiap
tahunnya sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan
kesatuan, serta gerak perjuangan bangsa Indonesia, “Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah
itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional,” katanya.

I
Gusti Bintang Darmawati seperti yang disampaikan Budi Sulistyono menyatakan Perempuan
Indonesia, adalah peremuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai serta
memiliki akses yang sama dengan laki – laki untuk memperoleh sumber daya, “Seperti akses terhadap ekonomi, politik,
sosial, dan sebagainya. Begitu juga pengasuhan dalam keluarga, peran dan
tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam pengasuhan anak tidak hanya orang
tua namun perlu didukung oleh semua pihak,” lanjutnya.

Menteri P3A,
dalam amanatnya berharap pemangku kepentingan memberikan perhatian, pengakuan
akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, “Dan
pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu
meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan
sebagai agen penggerak (agent of change),”
tuturnya.

I
Gusti Bintang juga mengungkapkan perihal tema PHI tahun ini adalah  Perempuan Budaya, Indonesia Maju yang dibangun
 dengan melihat situasi dan kondisi
bangsa Indonesia yang masih mengalami kekerasan, perlakukan diskriminatif,
“Kondisi tersebut memerlukan berbagai strategi, pelibatan
semua unsur masyarakat dan multistakeholder sangat diperlukan, termasuk peran
laki-laki dalam kampanye-kampanye/gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan,
dan pencapaian kesetaraan gender. “He for She menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan sampai akar
rumput,” ujarnya.

Acara yang
berlangsung dengan khidmat ini dihadiri Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Ketua
DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi,
pejabat lingkup Pemkab Ngawi, Aparatur Sipil Negara (ASN). (allteam/kominfo)

Pemkab Ngawi, Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2019

di Peristiwa oleh

Memperingati
Hari Bela Negara tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar upacara yang
dipimpin langsung Bupati Ngawi, Budi Sulistyono di Halaman Pendopo Wedya Graha,
Kamis (19/12).

Hadir
dalam upacara peringatan ini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)
Ngawi, pejabat lingkup Pemkab Ngawi,  Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri,
TNI, mahasiswa dan pelajar.

Upacara
diawali dengan pembacaan ikrar Bela Negara  oleh Ketua DPRD Kabupaten
Ngawi Dwi Rianto Djatmiko.

Dalam
amanatnya, Presiden RI, Joko Widodo yang disampaikan Bupati Ngawi mengatakan
bahwa sikap bela negara harus ditanamkan secara terus menerus untuk seluruh
komponen masyarakat dari beragam profesi tanpa memandang usia, suku, agama dan ras
yang dijamin Undang – Undang.

Jokowi
berharap aksi nasional Bela Negara di lakukan di segenap gatra kehidupan
nasional, terstruktur, sistematis, dan masif dengan prioritas dan implementasi
yang terukur sesuai dengan persepsi dan aspirasi masyarakat seluas
luasnya,”katanya.

Sementara,
Bupati Ngawi ditemui usai upacara menyampaikan, penanaman nilai bela negara di
tengah arus radikalisasi yang  semakin
marak saat ini, harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan,
“Ya,  ancaman saat ini bukan lagi
bentuk militer tapi ideologi yang diserang, makanya nilai bela negara perlu di
gelorakan lagi sacara terus menerus,” tegasnya

Di
kesempatan ini, di serahkan penghargaan untuk pelajar, mahasiswa dan masyarakat
yang telah berpartispasi menuangkan kreatifitasnya melalui Lomba Artikel, Karya
Jurnalistik, Foto dan Video bertajuk Negeri Ngawi Ramah, yang di inisiasi Dinas
Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi sebagai upaya memperkenalkan slogan
“Negeri Ngawi Ramah” ke khalayak.(nf/kominfo)

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa Tutup Pasar Rakyat Muslimat NU

di Hari Jadi Ngawi Ke-661 oleh

Muslimat
Nahdlatul Ulama (NU) gelar acara Pasar Rakyat Muslimat (PRM) di Alun – Alun
Merdeka Ngawi, Rabu – Minggu (24 – 28/7). Acara ini dibuka langsung Wakil
Bupati Ngawi, Ony Anwar, Rabu (24/7).

Dalam
sambutannya, Ony Anwar mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen Muslimat NU
sebagai partner Pemerintah dalam
mengembangkan ekonomi kerakyatan khususnya untuk prosuk unggulan Kabupaten
Ngawi, “Selain itu kegiatan seperti ini bisa menjadi bagian penguat peningkatan
kesejahteraan dan kemajuan wisata di Ngawi,” katanya.

Disela acara
Wabup juga mengungkapkan saat ini Pemkab Ngawi sedang giat dan serius di sektor
pariwisata, salah satunya pengembangan obyek wisata di utara lereng Gunung
Lawu, “Istilah yang kita pakai Kene Bejo (Kendal,
Ngrambe, Jogorogo,red), wilayah ini potensi alamnya sangat luar biasa. Alhamdulilah, masyarakatnya juga
memiliki energi positif,” ungkapnya.

Ony Anwar
berharap pasar rakyat ini bisa memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat,
“Terutama bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara
pada penutupan acara ini, Minggu (28/7) hadir Gubenur Jawa Timur, Khofifah
Indar Parawansa. Menurut Khofifah, acara ini untuk mewujudkan sebuah pengabdian
disamping membangun keseimbangan antara dimensi sosial, keagamaan dan ekonomi
yang harus berjalan beriringan, “Muslimat harus bersinergi untuk bisa
menggerakkan sektor Usaha Kecil, Menengah (UKM) dan Koperasi terutama pada lini
masyarakat paling bawah,” katanya

Dengan menggandeng Pemerintah Daerah, Khofifah
berharap acara ini bisa menjadi media bagi pelaku UKM terutama Muslimat NU,
untuk mengembangkan usahanya termasuk cara pemasarannya, “Bagaimana Muslimat
secara bersama sama bisa menjadi bagian yang melakukan intermediasi, dari
pelaku usaha kecil, menengah untuk bertemu dengan buyer-nya. Apalagi
pembeli ini punya jaringan yang lebih luas,” ungkapnya.

Di era
digitalisasi ini, Gubenui Jatim meminta pelaku usaha di Muslimat NU melek terhadap sistem penjualan melalui online, mengingat jangkauannya tidak
terbatas. “Digitalisasi ekonomi harus diakses oleh muslimat NU,” tandasnya.
Pun, Khofifah menghimbau pelaku usaha yang ikut serta dalam acara ini terus
melanjutkan eksistensinya, tanpa harus menunggu event  yang sama diwaktu
mendatang.

Juga hadir
dalam penutupan acara ini, Sekretaris Daerah Ngawi Mokh Shodiq Triwidiyanto, Ketua
DPRD Ngawi, Dwi Riyanto Djatmiko dan seluruh pengurus dan  Muslimat NU se Kabupaten Ngawi. (nf/kominfo)

1 2 3 4
Go to Top