Kementerian PUPR, Tinjau Progres Revitalisasi Benteng Pendem
Kementerian PUPR tinjau revitalisasi Benteng Pendem, yang ditargetnya rampung enam bulan kedepan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ngawi, Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB)Jatim dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jatim, Rabu (27/07/22).
Kementerian PUPR menerapkan Adaptive Reuse Concept atau mengembalikan fungsi bagian dalam bangunan namun tetap mempertahankan orisinalitas nilai budaya serta peninggalan sejarah ketika merevitalisasi benteng peninggalan Belanda ini.
Hal ini sejalan dengan yang dikatakan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bahwa hal ini harus diasistensi dan dikomunikasikan dengam BPCB, agar tidak merusak keaslian dan prinsip – prinsip pelestarian bangunan cagar budaya sebagai edukasi masyarakat.
“Benteng Pendem memiliki potensi yang besar sebagai destinasi wisata di Kabupaten Ngawi. Melalui pemugaran sekaligus revitalisasi ini dapat meningkatkan pariwisata khususnya di kawasan Benteng Van Den Bosch,” lanjutnya.
Diterangkan Kepala BPPW Jatim Reva Sastrodiningrat untuk saat ini, progres pekerjaan keseluruhan sampai dengan bulan Juli 2022 mencapai 90,99 persen, “Fokus utamanya adalah perbaikan serta penambahan struktur bangunan, pekerjaan arsitektur di tiga belas bangunan di area Benteng Pendem, dan penataan area outdoor berikut penambahan infrastruktur,” terangnya.
Sementara Kepala BPCB Jatim Andi Muhammad Said juga merinci revitalisasi di kawasan Benteng Pendem berkaitan dengan drainase saluran air yang mengikuti sistem pengairan Belanda dan memilih tanaman yang tidak merusak cagar budaya dan lebih menonjolkan tanaman endemik di Ngawi.
“Kami juga menerima masukan dari Menteri serta pihak terkait supaya saat Benteng Pendem diresmikan tetap bernuansa teduh dan nyaman dengan memilih tanaman yang tidak merusak cagar budaya, seperti melihat kondisi akarnya,” ujarnya.
Kedepannya, Bupati Ngawi Ony Anwar menginginkan pasca Benteng Pendem direvitalisasi mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat Kabupaten Ngawi, terutama pada sektor wisata, kegiatan perekonomian, dan meningkatkan edukasi melalui bangunan bersejarah.
Hadir dalam kegiatan ini, Maretha Ayu Kusumawati Kabag Humas dan HAL Biro Komunikasi Publik PUPR, dan Any Virgyani, Kasatker Wilayah 2 BPCB Jatim.
Dikesempatan ini Ony Anwar berharap kerjasama seluruh stakeholder dalam mengkampanyekan Germas kepada masyarakat berupa penerapan pola hidup sehat sebagai kewajiban, “Dimana dalam kampanye nanti kita tanamakan pola-pola hidup bersih dan menjadi salah satu kewajiban masyarakat dalam menjaga pola hidupnya,” tuturnya.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono kukuhkan Dandim 0805/Ngawi Letkol Inf Adi Wirawan,S.Hub.Int., di kukuhkan menjadi Bapak Asuh Stunting di wilayah Kabupaten Ngawi bertempat di Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi,Selasa (26/07/22).
Menjadi Bapak Asuh Stunting menurut Adi Wirawan sebuah tantangan tersendiri bagi jajarannya karena menurunkan angka Stunting di Kabupaten Ngawi. “Sehingga harus dihadapi secara bersama-sama oleh Pemerintah dan instansi terkait. Dan, saya sudah perintahkan tiap Danramil dan Babinsa jadi Bapak Asuh Anak Stunting di wilayahnya,” tuturnya.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono didampingi Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto bersama pejabat lingkup Pemkab Ngawi laksanakan Sambang Desa di Desa Campurasri, Kecamatan Karangjati, Jum’at (4/06/21).
Menurut Ony Anwar Harsono, dengan bersepeda bisa melihat secara langsung kondisi jalan yang dilalui hingga ke tujuan, “Dengan bersepeda akan tahu dimanakah ruas jalan yang perlu diintervensi. Insyaallah, nanti secara bertahap akan dilakukan perbaikan terutama untuk kegiatan jalan produksi pertanian, terutama jalan antar desa Campurasri sampai desa Sembung, yang panjangnya kurang lebih 3 kilometer,” tuturnya.
Sambang Desa kali ini, juga dijadikan sarana Bupati Ngawi untuk sosialisasi tentang program pertanian ramah lingkungan berkelanjutan dengan peningkatan produktivitas pertanian yang menggunakan pupuk organik dan bahaya jebakan tikus beraliran listrik.
Disela kegiatan ini, juga secara simbolis penyerahan KK, KTP, Akte Kelahiran, KIA dan perizinan oleh Bupati Ngawi dilanjutkan pemberian sembako dan kerja bakti bersama masyarakat setempat. (Kominfo)