Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke 61, Persiapkan Generasi Bangsa Berkualitas dan Berkarakter
Upacara Peringatan Hari Pramuka ke 61 diselenggarakan di Halaman Pendopo Wedya Graha, Senin (16/08/22), dipimpin Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.
Dikesempatan ini, Ony Anwar Harsono menyampaikan Pramuka sebagai organisasi kepanduan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dan, lebih lanjut kata Bupati Ngawi tantangan ke depan jauh lebih berat, pesatnya perkembangan teknologi berpengaruh tidak hanya pada karakter, budi pekerti tapi juga pada ketahanan fisik, sebab saat ini banyak anak yang jarang beraktifitas di luar karena sibuk dengan gadgetnya, itu pula yang menyebabkan imunitas dan kebugaran anak berkurang, “Pramuka tidak hanya dalam silabusnya berkegiatan yang riang gembira, tapi ada beberapa bimbingan terkait pembentukan kartaker tapi juga memastikan anak-anak ini sehat jasmani rohaninya”, jelasnya.
Tidak hanya itu, Bupati Ngawi juga mengatakan keikutsertaan pimpinan diinstansi pemerintahan dan BUMN nantinya menjadi bagian dari Pramuka tepatnya Pembina Pramuka karena saat ini terjadi kekosongan, “Seluruh kepala OPD semuanya ke depan wajib menjadi pembina Pramuka sehingga dapat bersama-sama dengan gerakan Pramuka memastikan generasi penerus kita berbudi pekerti luhur”, imbuhnya.
Di momen Hari Pramuka Bupati Ngawi mengajak organisasi Pramuka menjadi bagian dalam mewujudkan Kabupaten Ngawi sebagai Kabupaten penyangga pangan nasional, “Dengan orientasi penguatan dalam kependidikan Pramuka di bidang pertanian, peternakan dan perkebunan mulai ditanamkan dan bisa menjadi kegiatan kepramukaan di Kabupaten Ngawi”, katanya.
Turut hadir Ketua Kwarcab Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko Forkompimda Ngawi, sejumlah kepala OPD, Pembina Pramuka beserta sejumlah perwakilan anggota Pramuka Kabupaten Ngawi.
Kali ini, juga dilakukan penyematan penghargaan Pancawarsa dan penyerahan juara lomba perkemahan Kwartir Ranting se Kabupaten Ngawi, juara umum berhasil diraih Kwatir Ranting Paron.
Dikesempatan ini, Bupati Ngawi juga mengatakan pentingnya mempertahankan ketahanan pangan, dengan menjaga kesuburan lahan pertanian demi keberlangsungan pertanian itu sendiri, “Kita mustahil bisa berkembang lebih jauh apabila ketahanan pangan ini kita abaikan. Alhamdulillah, di Ngawi sudah banyak yang mengaplikasikan pertanian ramah lingkungan, saya matursuwun sanget, ini menjadi ikhtiar kita supaya ketahanan pangan kita tetap terjaga,” ujarnya.
Melalui Wayang Kulit menurut Dwi Rianto Jatmiko merupakan salah satu cara untuk uri-uri atau melestarikan kebudayaan daerah ditengah pesatnya perkembangan teknologi informasi yang turut menggerus kebudayaan daerah, ” Masyarakat akan terhibur dengan pertunjukan seni sekaligus mendapatan wawasan terkait cukai rokok”, imbuhnya.
Hadir dikegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebidayaan Sumarsono dan Anggota Kwarcab Kab. Ngawi.