Author

Isni Maria - page 5

Isni Maria has 215 articles published.

Festival Musik Kreatif 2019, Ajang Kreatifitas Bermusik Millenial Ngawi

di %s Seni Budaya 61 views

Untuk meningkatkan kreatifitas musik dikalangan milenial, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar acara yang bertajuk Festival Musik Kreatif bertempat di halaman Sekretariat Daerah kabupaten Ngawi, Jumat Malam (6/12).

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono selain memberikan apresiasinya untuk acara mengatakan bahwa event ini sebagai bentuk perhatian Pemkab Ngawi dalam memberikan wadah musik kreatif bagi kaum muda. “Dimana festival ini kita tampilkan serta munculkan talenta – talenta millennial yang ada Kabupaten Ngawi. Alhamdulilah acara ini, luar biasa,” ungkapnya.

Menurut Budi Sulistyono, saat ini industri musik mengalami perubahan karena media sosial, semua orang begitu mudahnya bisa terkenal tanpa harus melalui dapur rekaman. “Kuncinya adalah kreatifitas dan inovasi,” tandasnya.

Di kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan pesannya untuk generasi muda yang ada di Ngawi untuk terus berkarya dengan inovatif dan kreatif sekaligus mampu membaca peluang yang diminati pasar. “Kalau perlu buat warna sendiri sehingga dapat berwarna lebih jelas,” tuturnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Raden Rudi Sulisdiana menambahkan bahwa acara ini selain memberikan wadah bermusik anak muda di Ngawi juga sebagai ajang penyaluran bakat dan kreatifitas millenial disini. Rudi juga mengungkapkan selain menampilkan parade band, juga dipamerkan beberapa sajian kopi dan teh untuk menemani pengunjung yang datang. “Stand kopi ini dari pemenang Festival Kopi yang digelar beberapa waktu lalu, dan teh nya ini juga asli dari Ngawi,” jelansya.

Acara yang dimeriahkan salah satu penyanyi terkenal ini, diikuti 12 peserta yang dua lainnya berasal dari luar Kabupaten. (nf/kominfo)

Malam Anugerah East Java Culture and Tourism Award 2019, Srambang Park Sabet 2 Penghargaan

di %s Wisata Ngawi 81 views

Srambang Park salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Ngawi berhasil meraih dua penghargaan di ajang Anugerah East Java Culture and Tourism Award (EJCTA) 2019 di Hotel Harris Surabaya, Jumat (06/12/2019) malam.

Dua penghargaan tersebut adalah Terbaik II Kategori Daya Tarik Wisata Buatan dan mausk 10 besar toilet bersih di kawasan daya tarik wisata yang diberikan langsung Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa kepada pengelola Srambang Park, Hariyanto.

Dikesempatan ini, Khofifah mengajak pimpinan dan pemangku wilayah yang ada di Kabupaten atau Kota untuk memperkuat infrastruktur wisata di wilayahnya, sehingga wisatawan yang datang baik dari dalam, maupun luar akan semakin nyaman, senang dan aman ketika berlibur di Jatim.

Khofifah mengungkapkan bahwa wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia akan menetap selama dua pekan, yakni 10 hari di Bali, dua hari di Candi Borobudur dan dua hari di Jatim. “Salah satunya melalui perbaikan kualitas pariwisata, terutama infrastruktur,” katanya.

Selain itu, Gubenur Jatim juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mempromosikan semua potensi daerah yang dimiliki.

Ditempat berbeda, Plt. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi, Raden Rudi Sulisdiana menegaskan bahwa dua penghargaan tersebut tidak lepas dari peran Pemerintah Kabupaten Ngawi, pasalnya selama ini pihaknya terus konsisten memberikan beragam pelatihan dan pembinaan untuk pengelola tempat wisata yang di Ngawi. “Sekarang sudah berkembang pesat,  apalagi Srambang Park sudah mulai dikenal luas,” ungkapnya disela acara yang digelar Bawaslu, Jumat (6/12) di Alun – Alun Merdeka Ngawi.  

Senada dengan Gubenur Jatim, Rudi menandaskan bahwa berkembangnya tempat wisata tidak luput dari campur tangan semua pihak, termasuk yang berkaitan dengan infrastruktur, terutama jalan untuk menuju kesana.

East Java Culture and Tourism Award 2019 merupakan ajang penghargaan bagi pelaku pariwisata dan pemajuan serta pengembangan kebudayaan untuk 38 Kabupaten/ Kota di Jatim. Dalam acara ini, Gubernur Jatim yang didampingi Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono menyerahkan 87 penghargaan dalam berbagai kategori, di antaranya kepala daerah yang mempunyai komitmen tinggi dalam pengembangan dan peningkatan kepariwisataan di wilayahnya. (allteam/kominfo)

Panen Padi dan Gerakan Tanam Padi

di %s Tekno Sains 46 views

Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan dari Kementrian Pertanian RI, Suwandi hadiri acara Panen Padi dan Gerakan Tanam Padi yang digelar Dinas Pertanian Ngawi di desa Dawu Kecamatan Paron, Rabu (4/12).

Kegiatan ini dilakukan secara simbolis dengan memotong padi yang siap dipanen oleh Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Suwandi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi.

Bupati Ngawi dalam sambutannya menyebutkan dengan lahan sawah seluas 50.197 Ha dan Indek Pertanaman (IP) 2.6, pada tahun 2019, dan  posisi hingga bulan November 2019 produksi gabah di Kabupaten Ngawi sebesar 778.986 ton serta setara  dengan 446.904 ton beras, “Jadi Kabupaten Ngawi ini sudah surplus beras, bahkan kebutuhannya hanya sebagian kecil sebesar 20 persen dari produksinya,”  Ungkap Bupati  

Budi Sulistyono menambahkan bahwa konsumsi beras penduduk Kabupaten Ngawi sebesar 92.600 ton per tahun atau 20 persen, sehingga surplus beras sebesar 354.304 ton atau 80 persen, “Yang menjadi concern Pemkab saat ini, adalah Ngawi mampu memenuhi produksi pangan untuk di dalam dan luar wilayah luar,”  kata budi,

dirinya menambahkan “Untuk menjamin bahkan meningkatkan produksi sehingga Kabupaten Ngawi tetap menjadi lumbung pangan, dibutuhkan manajemen atau tata kelola air,” imbuhnya 

Menurut catatan, konsumsi beras penduduk Kabupaten Ngawi sebesar 92.600 ton per tahun atau 20%. Dengan demikian terjadi surplus beras sebesar 354.304 ton atau 80% persen “Yang menjadi concern pemerintah saat ini, bagaimana Ngawi mampu memenuhi produksi pangan untuk di wilayahnya dan wilayah luar,”  kata budi, dirinya menambahkan  “Untuk menjamin bahkan meningkatkan produksi sehingga Kabupaten Ngawi tetap menjadi lumbung pangan, dibutuhkan manajemen atau tata kelola air,” imbuhnya 

Sementara itu, Suwandi mengapresiasi apa yang telah dicapai Kabupaten Ngawi. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah memberikan arahan terkait pengembangan pertanian yang maju, mandiri dan modern khususnya untuk Kabupaten Ngawi. “Ada tiga pesan yang dititipkan Pak Menteri untuk Ngawi. Pertama peningkatan tata kelola manajemennya. Kedua, penguatan transformasi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di kecamatan dengan digitalisasi. Ketiga, target kenaikan produksi dan ekspor jangan biasa biasa saja,” ujarnya.

Terkait tata kelola manajemen produksi di Kabupaten Ngawi, Suwandi menjelaskan perlu membentuk 1 skala manajemen cluster korporasi dalam 1 hamparan seluas 500 hektar di Desa Dawu. Istilah kerennya yakni corporate farming, sehingga kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan) bersatu dan naik kelas dalam wadah korporasi dan mempunyai nilai tawar yang tinggi “Untuk pemberdayaan BPP, harus ada gerakan besar di level kecamatan. Jadi semua data terkumpul di BPP dengan sistem digitalisasi,” jelasnya.

Pada panen dan gerakan tanam ini, Kementan memberikan bantuan benih padi seluas 2.580 ha, benih jagung seluas 1.160 ha, benih kedelai seluas 195 ha, traktor 2 unit, Combine Harvester 1 unit, pompa air 2 unit, sumur dangkal 1 paket, Rehab Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) 1 paket serta Asuransi Usaha Tani Pertanian (AUTP) 1 paket digitalisasi.

DPMD Kab. Ngawi Bersama BPKP Prov. Jatim Gelar Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Siskeudes Dalam Tatakelola Keuangan Desa

di %s Pemerintahan 44 views

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi Ngawi bersama Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur gelar WorkShop Hasil Evaluasi Implementasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) Dalam Tatakelola Keuangan Desa Di Kabupaten Ngawi, bertempat di Aula Notosuman Watualang Ngawi, Selasa (3/12).

Siskeudes merupakan aplikasi sistem keuangan desa sebelumnya dikenal dengan nama SIMDA Desa.  yang dikembangkan oleh BPKP bersama Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementrian Dalam Negeri. Aplikasi ini dikembangkan dalam rangka meningkatkan kualitas tatakelola keuangan Desa. Fitur yang ada dalam aplikasi ini pun dibuat sederhana dan user friendly sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan Siskeudes.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono dalam sambutannya mengatakan saat ini masyarakat semakin kritis terhadap kinerja Pemerintah termasuk desa, apalagi ada Dana Desa (DD). “Termasuk transparansi dalam pengengelolaannya menjadi suatu hal yang wajib dilakukan didalamnya,” tegasnya.

Menurutnya, anggaran yang diberikan pemerintah harus bisa dipertanggung jawabkan kepada semua komponen, termasuk masyarakat, “Melalui DD, akan terus membangun mulai dari pinggiran, dan masyarakat juga semakin cerdas serta makin ingin transparan,” lanjutnya. Dengan aplikasi Siskeudes tata kelola penggunaan DD, kata Budi Sulistyono akan semakin sempurna, detail dan transparan. “Tentunya akan mudah dikontrol, mudah dilihat serta transaparansi menjadi sesuatu yang tidak bisa dipungkiri dan dihindari lagi,” tuturnya.

Dengan kegiatan ini Bupati berharap semua kepala desa mengikutinya, dan segera membuat prioritas pembangunan sehingga tepat sasaran. “Sebab, anggaran makin hari makin besar harus ada prioritas dan harus bisa dipertanggungjawabkan,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga meminta Kades, membuat tatanan penyusunan anggaran maupun pencairannya. “Bulan Desember ini, sudah harus membuat action plan di tahun 2020. Sehingga awal tahun sudah ada perencanaan yang matang serta sudag ada pencairan,” katanya. Bupati menandaskan semakin cepat DD dicairkan maka makin cepat pembangunan, masyarakat segera bisa menikmatinya.

Sementara Kepala DPMD, Kabul Tunggul Winarno mengharapkan dengan workshop ini masing – masing desa bisa langsung mengimplementasikan serta mengaplikasikan dengan sistem yang ada di Siskeudes, “Sehingga kontrol dari penggunaan anggaran desa bisa lebih tertib, lancar dan transparan,” kata Tunggul disela acara.

Hadir sebagai narasumber acara kali ini,  Direktur Pengawasan Tata Kelola Pemerintah Daerah BPKP Bea Rejeki Tirtadewi dan Kepala Subauditorat Jawa Timur,  BPK perwakilan Provinsi  Jatim Rusdiyanto serta peserta dari seluruh desa di Kabupaten Ngawi. (nf/kominfo)

1 3 4 5 6 7 54
Go to Top