Author

Isni Maria - page 3

Isni Maria has 215 articles published.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala UPT Puskesmas dan KS Lingkup Pemkab Ngawi

di %s Pemerintahan 54 views

Mengawali tahun baru 2020 Bupati Ngawi Budi Sulistyoono kembali melakukan perombakan pada Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala UPT  Puskesmas dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ngawi bertempat di Pendopo Wedya Graha, Jumat (3/01).

Setidaknya ada 219 pejabat yang di rotasi, 58 diantaranya kepela sekolah tingkat sekolah dasar. Dalam sambutannya bupati Ngawi sampaikan bahwa Pelantikan mutasi dan rotasi jabatan sudah menjadi hal rutin untuk mengisi kekosongan sesuai dengan kompetensinya yang secara analisa menggunakan tim paniatia seleksi (Pansel) yang independen “Kompetensi kelihatan kok, dari situ maka kita obyektif saja,” ungkapnya.

Lebih lanjut bupati juga sampaikan bahwa saat ini Aparatur Sipil Negara harus menjadi agen perubahan dengan inovasi pelayanan kepada masyarakat terutama dalam pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan “Dengan pelayanan terbaik untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat” ujarnya, saat ini banyak sekolah sekolah negeri yang regrouping bahkan tutup sekolah, itu terjadi karena tingkat kepercayaan terhadap sekolah negeri mulai berkurang “Ini menjadi pekerjaan rumah (PR,red) kita semua terutama Dinas Pendidikan, harus ada perubahan,” imbuhnya

Dalam sambutannya Budi Sulistyono juga menekankan tentang pembangunan wilayah ekonomi baru salah satunya melalui bidang pariwisata “Kita harus membangun dan mensupport untuk pembangunan pariwisata, misalnya saat ini yang sudah berkembang wisata Srambang, yang berdampak pada wilayah disekitarnya, disitu akan terjadi aktifitas ekonomi,” ungkapnya.

Hadir dalam pelantikan ini wakil Bupati Ony Anwar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh Shodiq Triwidyanto, berserta seluruh tamu undangan.

Bupati Ngawi, Resmikan Pasar Wisata Jogorogo Dan 11 Pasar Di Kab. Ngawi

di %s Kabar Ngawi/Wisata Ngawi 88 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono meresmikan Pasar Wisata Jogorogo dan sebelas pasar lainnya yang telah direvitalisasi yaitu Pasar Kedunggalar, Pasar Paron, Pasar Gentong, Pasar Simo, Pasar Samben, Pasar Mluwur, Pasar Agro Ngrambe, Pasar Sine, Pasar Walikukun, Minggu (29/11) yang dipusatkan di area Pasar Wisata Jogogoro.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja, Yusuf Rosyadi selain pasar juga diresmikan Rumah Kemasan dan Klinik Bisnis, untuk memfasilitasi pengrajin yang mengalami kesulitan membuat kemasan menjadi lebih menarik, “Sedangkan Klinik Bisnis sebagai pusat konsultasi bisnis bagi pemula yang didampingi konsultan berpengalaman tentang seluk beluk bisnis,” ungkapnya.

Tidak hanya berbagi pengalaman bisnis, keberadaan tempat tersebut kata Yusuf bisa menjadi tempat untuk mengetahui banyak hal tentang aspek legalitas, proses bisnis, pemasaran, “Hingga liku – liku perbankan untuk permodalan,” jelasnya.

Yusuf juga menandaskan pasar wisata Jogorogo ini nantinya akan menjadi penopang destinasi wisata di wilayah Kene Bejo ((Kendal, Sine, Ngrambe, Jogorogo), “Dimana wilayah ini tersebar wisata andalan Kabupaten Ngawi,” lanjutnya.

Bupati Ngawi dalam sambutannya mengatakan bahwa pasar yang diresmikan ini akan tetap menjadi pasar tradisional, hanya saja tampilannya lebih dibuat modern, “Dengan tampilan warna yang menarik, masyarakat akan tertarik datang ke pasar – pasar ini,” katanya. Dan, untuk pasar Jogorogo, Budi Sulistyono menyampaikan akan dijadikan pasar wisata, terutama bagi pengunjung di Srambang.

Terkait Rumah Kemasan Bupati Ngawi menambahkan packaging menjadi daya tarik pertama konsumen ketika membeli, “Dengan adanya Rumah Kemasan ini, saya berharap kualitas produksi yang bagus akan didukung dengan kemasan yang menarik, sehingga produk tersebut semakin meningkatkan nilainya,” katanya.

Saat ini menurut Budi Sulistyono orientasi pada kebutuhan masyarakat menjadi hal utama dalam menghasilkan sebuah produk sehingga bisa laku dijual, “Kita tidak hanya jago produksi tapi juga memasarkannya. Dan, kita juga harus terus selami apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Peresmian ini dilakukan Bupati Ngawi secara simbolis dengan menandatangani prasasti dan pemotongan pita bersama Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Komisi II DPRD Ngawi, pejabat lingkup Pemkab Ngawi, Camat se Kab. Ngawi. (allteam/kominfo)

Peringatan Hari Ibu Ke 91, Perempuan Berdaya, Indonesia Maju

di %s Peristiwa/Tekno Sains 52 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar upacara bendera di halaman pendopo Wedya Graha, Senin, (23/12) dalam Peringatan Hari Ibu (PHI) ke – 91 tahun 2019.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, I Gusti Bintang Darmawati  dalam sambutannya yang disampaikan Bupati Ngawi, Budi Sulistyono mengatakan bahwa hakekat peringatan Hari Ibu setiap tahunnya sebagai momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan, serta gerak perjuangan bangsa Indonesia, “Untuk itu sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai hari nasional,” katanya.

I Gusti Bintang Darmawati seperti yang disampaikan Budi Sulistyono menyatakan Perempuan Indonesia, adalah peremuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai serta memiliki akses yang sama dengan laki – laki untuk memperoleh sumber daya, “Seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial, dan sebagainya. Begitu juga pengasuhan dalam keluarga, peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam pengasuhan anak tidak hanya orang tua namun perlu didukung oleh semua pihak,” lanjutnya.

Menteri P3A, dalam amanatnya berharap pemangku kepentingan memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan, “Dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai agen penggerak (agent of change),” tuturnya.

I Gusti Bintang juga mengungkapkan perihal tema PHI tahun ini adalah  Perempuan Budaya, Indonesia Maju yang dibangun  dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang masih mengalami kekerasan, perlakukan diskriminatif, “Kondisi tersebut memerlukan berbagai strategi, pelibatan semua unsur masyarakat dan multistakeholder sangat diperlukan, termasuk peran laki-laki dalam kampanye-kampanye/gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan, dan pencapaian kesetaraan gender. “He for She menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan sampai akar rumput,” ujarnya.

Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, pejabat lingkup Pemkab Ngawi, Aparatur Sipil Negara (ASN). (allteam/kominfo)

Pemkab Ngawi, Gelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Tahun 2019

di %s Peristiwa 51 views

Memperingati Hari Bela Negara tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar upacara yang dipimpin langsung Bupati Ngawi, Budi Sulistyono di Halaman Pendopo Wedya Graha, Kamis (19/12).

Hadir dalam upacara peringatan ini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, pejabat lingkup Pemkab Ngawi,  Aparatur Sipil Negara (ASN), Polri, TNI, mahasiswa dan pelajar.

Upacara diawali dengan pembacaan ikrar Bela Negara  oleh Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Djatmiko.

Dalam amanatnya, Presiden RI, Joko Widodo yang disampaikan Bupati Ngawi mengatakan bahwa sikap bela negara harus ditanamkan secara terus menerus untuk seluruh komponen masyarakat dari beragam profesi tanpa memandang usia, suku, agama dan ras yang dijamin Undang – Undang.

Jokowi berharap aksi nasional Bela Negara di lakukan di segenap gatra kehidupan nasional, terstruktur, sistematis, dan masif dengan prioritas dan implementasi yang terukur sesuai dengan persepsi dan aspirasi masyarakat seluas luasnya,”katanya.

Sementara, Bupati Ngawi ditemui usai upacara menyampaikan, penanaman nilai bela negara di tengah arus radikalisasi yang  semakin marak saat ini, harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan, “Ya,  ancaman saat ini bukan lagi bentuk militer tapi ideologi yang diserang, makanya nilai bela negara perlu di gelorakan lagi sacara terus menerus,” tegasnya

Di kesempatan ini, di serahkan penghargaan untuk pelajar, mahasiswa dan masyarakat yang telah berpartispasi menuangkan kreatifitasnya melalui Lomba Artikel, Karya Jurnalistik, Foto dan Video bertajuk Negeri Ngawi Ramah, yang di inisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi sebagai upaya memperkenalkan slogan “Negeri Ngawi Ramah” ke khalayak.(nf/kominfo)

Go to Top