INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Author

Isni Maria - page 4

Isni Maria has 281 articles published.

Rapat Evaluasi Covid -19, Bupati Instruksikan Masyarakat Pakai Masker

di Kesehatan/Pemerintahan oleh

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono kembali gelar rapat evaluasi Covid – 19 bersama Wakil Bupati Ony Anwar, Sekda Sodiq Triwidiyanto, dan pejabat Pemkab Ngawi di Paseban dr. Radjiman Widiodiningrat, Senin (06/04/20).

Rapat evaluasi kali ini Bupati Ngawi, melakukan evaluasi setiap posko penanganan Covid- 19 yang ada di beberapa titik perbatasan, termasuk stasiun, terminal dan pintu Tol Ngawi.

Budi Sulistyono menginginkan adanya  tambahan peralatan dan keperluan penunjang lain untuk disediakan di posko tersebut. “ Dari pantauan yang kita lakukan kemarin, kita menginginkan beberapa tambahan peralatan dan keperluan penunjang lain seperti alat kesehatan yang dibutuhkan para petugas dan juga masyarakat yang datang ke posko,” kata Bupati.

Bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait, Budi Sulistyono meminta terus bekerja secara maksimal dalam menerapkan intruksi pemerintah terkait Physical Distancing, Social Dintancing dan hal lain yang penting untuk pencegahan Covid-19. “Kita akan terus berupaya melalui Tim Gugus Tugas dalam melakukan pencegahan Corona, dengan terus memberikan sosialisasi dan beberapa tindakan untuk bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat,”tuturnya.

Kali ini, Bupati juga memberikan instruksi bagi masyarakat untuk memakai masker ketika keluar rumah, seperti yang diintruksikan Pemerintah Pusat. “Dengan kondisi yang seperti ini dan juga menindaklanjuti himbauan pemerintah pusat, saya mewajibkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker saat keluar rumah,” tegasnya.

Menurut Budi Sulistyono, selama dua hari kedepan akan dilakukan uji coba himbauan ini, tetapi setelah itu akan dilakukan tindakan tegas bagi masyarakat tidak taat.  “Diharapkan himbauan ini bisa di  sosialisasikan kepada seluruh masyarakat agar bisa mencegah virus Covid-19 masuk Ngawi,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Penyaluran Bantuan Sembako Masyarakat Terdampak Corona, Wabup Ngawi : Harus Ada Sinergi Semua Elemen Atasi Covid-19

di Kesehatan/Sosial Politik oleh

Wabah Covid-19 yang melanda saat ini, memiliki dampak luar biasa terhadap sosial ekonomi masyarakat, akibat diberlakukannya Social Distancing dan Physical Distancing.

Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Muhammadiyah Cabang Ngawi memberikan bantuan sembako untuk masyarakat yang terdampak  Covid-19.

Penyaluran bantuan dilakukan di Gedung Muhammadiyah Cabang Ngawi, dan secara simbolis diberikan Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar, Senin (06/04/20).

Dalam sambutannya Wabup, mengatakan dalam mengatasi wabah Corona ini, Pemkab Ngawi tidak bisa bekerja sendiri,  karena dampak Covid-19 sangat luar biasa, harus ada  sinergi  dengan seluruh elemen yang ada di kabupaten Ngawi, “Dengan program ini kita bisa bersama sama  meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19 19 ini,” ungkapnya.

Dikesempatan ini Wabup, menyampaikan kondisi terkini, Covid-19 di Kab. Ngawi bahwa terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 7 orang, dan setelah di rawat secara intensif dan sudah dinyatakan sembuh. Namun, meskipun saat ini PDP sudah tidak lagi disini, Ony Anwar  tetap meminta kewasapadaan semua masyarakat, terlebih tiga hari terakhir, pasalnya terjadi ke Ngawi,  “Terlihat tidak kurang 300-400 orang pemudik masuk perharinya. Bukan tidak mungkin pemudik ini akan membawa virus Corona,” katanya.

Makanya Wabup tegaskan untuk tetap menjaga jarak atau Physical Distancing dan pola hidup dan makan sehat. “Terus berolahraga dan tetap bahagia, jaga terus imunitas tubuh kita,”terangnya.

Sementara, salah satu pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM)  Ngawi,  Hidayaturrizqon mengungkapkan  penyaluran bantuan ini adalah tahap pertama,  dan akan dilaksanakan secara belanjutan, “Tahap pertama ini ada sebanyak 450 paket sembako yang  di berikan kepada masyarakat sekitar gedung Muhamadiyah, dan yang memilki pekerjaan seperti tukang becak, tukang ojek dan pendagang kaki lima yang terdampak ekonomi langsung karena wabah ini,” jelasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Pantau Posko Penanganan Covid-19 di Beberapa Titik Kedatangan, Bupati Ingin Warga Patuhi Prosedur dan Lakukan Isolasi Mandiri 14 Hari

di Kesehatan/Pemerintahan oleh

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono bersama Forkopimda Ngawi dan Tim Gugus Tugas Covid-19 melakukan pemantauan di beberapa posko penanganan Covid-19, diantaranya Stasiun Ngawi, Gerbang Tol Ngawi, perbatasan Mantingan – Sragen, Sabtu (04/04/20).

Stasiun Ngawi, menjadi tujuan pertama Bupati Ngawi beserta rombongan. Disini, Budi Sulistyono melihat sejauh mana kesiapan petugas medis beserta anggota Gugus Tugas dalam menangani dan mendata penumpang atau warga
yang datang dari kota melalui stasiun. “Kami disini ingin melihat kesiapan para petugas yang ada di posko ini dalam menagani dan mendata setiap penumpang kereta yang turun di stasiun Ngawi,” terang Budi Sulistyono.

Selain itu, Bupati juga memberikan arahan untuk posko yang didatangi, “ Posko yang kita datangi kita lihat kesiapannya dan kita berikan arahan agar terus bekerja maksimal untuk masyarakat agar tidak ada yang terkena virus Corona, dan bisa mempertahankan zero positif di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Disela kunjungannya, Bupati juga menyapa dan memberikan penjelasan kepada masyarakat dan pengendara angkutan umum yang tengah didata oleh tim gugus tugas di posko untuk mematuhi prosedur penanganan yang ditetapkan petugas, “Untuk masyarakat yang baru datang dari luar kota harus mematuhi prosedur yang sudah ditetapkan oleh petugas dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari serta melaporkan kedatangan ke RT/RW maupun petugas kesehatan setempat,” tegasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan Covid-19, Bupati Minta Kades Lakukan Pengawasan dan Pendataan Bagi Pendatang

di Kesehatan oleh

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus lakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan penyebaran wabah Covid – 19 di tiga Kecamatan diantaranya Paron, Jogorogo dan Ngrambe, Sabtu (04/04/20).

Sosialisasi ini dipimpin langsung Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Ngawi bersama pejabat lingkup Pemkab Ngawi dan diikuti Camat dan Kepala Desa.

Menurut Bupati Ngawi, kegiatan ini untuk memberikan edukasi bagi masyarakat melalui Camat dan Kades terkait pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19.
Bupati minta kepada seluruh Kades yang hadir, untuk mewaspadai dan
mematau warganya yang datang dari luar kota dan perantauan meskipun telah dilakukan pendataan diposko kedatangan, “Saya harapkan dan wajibkan kepada seluruh Kades untuk bisa melakukan pemantauan dan pengawasan disetiap wilayahnya,” tegas Budi Sulistyono.
Lebih lanjut, Bupati memerintahkan untuk mendata dan aktif melaporkan untuk mendeteksi keberadaan Covid-19 yang bisa saja muncul di Kab. Ngawi.

Budi Sulistyono menegaskan kegiatan ini akan dilakukan terus menerus untuk melindungi kesehatan masyarakat di Kab. Ngawi. “Kita akan lakukan segala upaya baik dengan sosialisasi dan juga pendataan sampai tingkat RT/RW untuk memutus rantai penyebaran Covid – 19 agar tidak sampai terbawa di Kab. Ngawi,” tandas Bupati.

Senada dengan Bupati, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto juga memberikan penjelasan bagi Camat dan Kades untuk melakukan pendataan warga yang baru datang dari kota atau daerah disamping sosialisasi perilaku hidup sehat dan penyemprotan disinfektan di lingkungannya.

Sedangkan, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan setiap Kades bisa menggunakan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), untuk menanggulangi dampak virus Corona ini. “Jadi kepada Kades agar bisa mengalihkan penggunaan DD dan ADD untuk penanganan pandemi Covid -19, agar bisa membantu meringankan warganya yang terdampak oleh musibah ini,” tuturnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0
1 2 3 4 5 6 71
Go to Top