INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Monthly archive

January 2020

Wabup Ngawi, Ony Anwar Serahkan Sertifikat Tanah PTSL di Desa Tambakboyo

di Pemerintahan oleh

Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar menyerahkan sertifikat tanah
program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kabupaten Ngawi tahun
anggaran 2019, kepada warga di Dusun Tempursari Desa Tambakboyo Kecamatan
Mantingan Rabu (29/01/20).

Turut hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ngawi, Winduno, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan Kepala Desa Tambakboyo Saifudin.

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan PTSL merupakan salah
satu program prioritas pemerintah pusat untuk memberikan legalitas hak atas
tanah, “Manfaatkan program ini dengan baik, setelah dibagikan simpan yang
baik,” katanya.

Selain itu, Ony Anwar menambahkan jika sertifikat tersebut
akan digunakan untuk agunan modal, diharapkan untuk yang bersifat produktif,
“Tidak konsumtif sehingga bisa meningkatkan taraf ekonomi,” tuturnya.

Menurut Wabup, dirinya mendukung penuh program ini, pasalnya
mampu menjamin kepastian hukum aset tanah masyarakat, “Sekaligus menuntaskan
proses penyertifikatan hak atas tanah di Kabupaten Ngawi di tahun 2024
mendatang,” lanjutnya. Ony Anwar berharap program yang dilakukan secara
serentak ini bisa dirasakan masyarakat di Kabupaten Ngawi.

Sementara Kepala BPN Ngawi, Winduno menyampaikan ada
sebanyak 1.089 sertifikat yang dibagikan di desa ini, “Alhamdulillah, sertifikat yang dibagikan sesuai target yang kami
canangkan di awal tahun 2019, terimakasih atas dukungannya,” ucapnya.

Di tahun 2020, BPN Ngawi seperti yang diungkapkan Winduno
memiliki target 57 ribu bidang tanah tersertifikasi, “Saat ini sudah, kami
mulai penyuluhan di beberapa tempat, dan pengukuran  serta pengumpulan data fisik  yuridis. Namun, untuk  lokasinya berpindah agar seluruh wilayah
Ngawi tersentuh program PTSL,” jelasnya.

PTSL adalah proses pendaftaran tanah untuk pertama kali,
yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang
belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya
yang setingkat dengan itu. Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan
kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui
Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan,
dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017
tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018. (kominfo)

Wabup Ony Anwar Bersama BAZNAS Ngawi Salurkan ZIS di Kecamatan Sine

di Agama oleh

Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar
bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ngawi salurkan Zakat Infaq
dan Sedekah (ZIS) sekaligus peresmian Mushola Ataqwa SDN Kuniran 1, Kecamatan
Sine, Selasa (28/01/20).

Total ada 205 ZIS disalurkan
diantaranya kepada 85 anak kurang mampu, 79 tenaga pendidik Taman Kanak – Kanak
dan PAUD, 23 operator sekolah dan 18 guru agama non Pegawai Negeri Sipil di
Kecamatan Sine.

Wabup Ony Anwar dalam
sambutannya memberikan apresiasinya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)
yang secara aktif mendukung di pengelolaan zakat, infaq dan sodaqoh nya,
“Sehingga manfaatnya bisa dirasakan khalayak termasuk kali ini men-tasyarufkan
kepada anak – anak kita yang kurang mampu dan tenaga pendidik,” katanya.

Terkait peresmian mushola Ataqwa
di SDN Kuniran, Ony Anwar meminta selain untuk warga sekolah juga bisa
digunakan ibadah masyarakat sekitar, karena letaknya dipinggir jalan, “Sehingga
manfaatnya bisa lebih dirasakan,” lanjutnya.

Peresmian mushola dilakukan
secara simbolis dengan pemotongan pita, oleh Wabup dilanjutkan dengan
penandatangan prasasti. (kominfo)

Wabup Ony Anwar Bersama Warga Ketanggung Gotong Royong Bersihkan Tugu Perbatasan Ngawi – Sragen

di Berita oleh

Suasana guyub rukun terlihat
saat Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar bersama Forum Relawan Sine mengadakan acara
Gerakan Cinta Ngawi diperbatasan Kabupaten Ngawi – Sragen, tepatnya di desa
Ketanggung, Kecamatan Sine, Selasa (28/01/20) dengan bersih – bersih tugu
perbatasan.

Wabup Ony Anwar mengatakan
kegiatan yang dilakukan ini menunjukkan gotong royong masyarakat desa
Ketanggung dan relawan di sini, “Dengan tanggung jawab dan rasa memiliki ini,
tentunya ke depan bisa membuat Kabupaten Ngawi lebih maju dan spektakuler,”
kata Wabup disela acara.

Secara bertahap, Ony Anwar
mengungkapkan wilayah perbatasan ini akan dijadikan tugu monumental yang akan
dipercantik lagi, “Disekitarnya nanti mungkin akan ditambah taman untuk
rekreasi. Jadi kalau ada tetangga Kabupaten lain yang masuk akan melihat Ngawi
sudah bersolek indah,” ujarnya.

Wabup berharap dengan kegiatan
seperti ini mampu mempererat silaturahmi yang selama ini telah terjalin,
sekaligus menjadi energy positif kedepannya, “Masyarakatnya guyub rukun,
Kabupaten Ngawi makin maju,” pungkasnya.

Hal yang sama juga di
sampaikan Kepala Desa Ketanggung, Joko Suroso berharap seluruh elemen
masyarakat di desanya dan Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama – sama
mempercantik daerah perbatasan ini, “Dengan sentuhan tersendiri wajah Ngawi di
pinggiran akan lebih cemerlang, sehingga bisa menjadikan Ngawi lebih baik
lagi,” ungkap Joko.

Wabup bersama warga masyarakat
yang antusias terlihat sumgringah saat membersihkan tugu yang menjadi tanda di
wilayah perbatasan ini, kemudian acara dilanjutkan dengan sarasehan dan ramah
tamah. (kominfo)

Predikat A SAKIP 2019, Kembali di Raih Kabupaten Ngawi

di Pemerintahan oleh

Predikat
A (memuaskan) kembali di raih Pemerintah Kabupaten Ngawi atas Laporan Hasil
Evaluasi Akuntabilitas Kinerja (SAKIP) tahun 2019. Penghargaan ini diberikan
langsung Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen
PAN-RB), melalui Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan
Pengawasan, M. Yusuf Ateh kepada Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar di Inaya Putri
Bali, Kabupaten Badung, Bali, Senin (27/01/20)

Penghargaan
ini merupakan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Daerah dalam keberhasilannya
meningkatkan efektivitas dan efesiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan
capaian kinerjanya, juga kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan
pemerintahan yang berorientasi hasil.

Saat
ditemui dalam acara Penyaluran ZIS BAZNAS di Kecamatan Sine, Selasa (28/01/20),
Wakil Bupati Ngawi mengungkapkan meskipun SAKIP tahun ini predikatnya sama
tetapi ada peningkatan nilainya daripada tahun lalu, “Sekarang nilainya 80,69
meningkat menjadi 0,40 dari yang kemarin 80, 29,” katanya.

Ony
Anwar mengatakan dari hasil penilaian yang dilakukan Kemenpan RB, terdapat
indikator yang mengalami penurunan, terutama terkait outcome dari beberapa program yang telah dilakukan Pemkab Ngawi,
seperti program penanggulangan kemiskinan sehingga perlu dilakukan upaya yang
lebih lagi, “Maka dari itu teman – teman yang ada di leading sector SAKIP, diarahkan untuk cermat lagi dalam membuat
perencanaan anggarannya,” jelasnya.

Menurut Ony Anwar capaian ini menjadi komitmen kinerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Ngawi, “Semakin efektif dan bisa mengefisiensikan anggaran sehingga banyak program yang outcome nya lebih measureable,” lanjutnya.

Dengan
predikat SAKIP A yang diraih sekarang, Wabup tetap optimis di tahun depan bisa
meningkat menjadi AA (sangat memuaskan). Makanya, setelah menerima hasil
evaluasi di Hotel Inaya Bali, Senin (27/01/20), Ony Anwar mengaku melakukam
diskusi dengan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), “Kita akan
siapkan strateginya, dan terutama OPD harus bisa bekerja lebih keras lagi,”
tandasnya.

Turut
hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah Ngawi Mokh Sodiq Triwidiyanto,
Kepala  Badan Perencanaan Pembangunan,
Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Indah Kusuma Wardhani, dan
Inspektur Inspektorat Yulianto Kusprasetyo.

Selain
Kabupaten Ngawi, predikat A SAKIP juga berhasil diraih lima Kabupaten
diantaranya Banyuwangi, Gresik, Lamongan, dan Situbondo. (kominfo)

1 2 3 4
Go to Top