INFORMATIF, INSPIRATIF, MENCERAHKAN

Tag archive

Jalan sehat

Hari Aids Se Dunia, Wabup Sampaikan Pentingnya Peran Komunitas Dalam Penanggulangan Dan Pencegahan Hiv/Aids

di Tekno Sains oleh

Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dalam tiga dekade terakhir ini meningkat. sehingga menjadi sebuah epidemik terburuk saat ini. Infeksi akibat virus ini dapat menyebabkan sindrom Aquired  Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Penyakit mematikan ini mampu memberikan impact besar, baik terhadap individu itu sendiri, kultur, demografi, ekonomi bahkan sampai politik.

Dilansir dari Kompas.com, berdasarkan data UNAIDS, pada akhir 2018 sebanyak 37,9 orang di dunia hidup dengan HIV dan 770.000 orang meninggal karena AIDS.

Pada 1988 pertama kali dicetuskan hari AIDS sedunia dan diperingati setiap 1 Desember oleh James W. Bunn dan Thomas Netter yang bekerja di World Health Organization (WHO), untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dunia terhadap HIV.

Tahun ini HAS mengangkat tema global Communities Make The Difference yang dimaknai pentingnya peran komunitas, seperti lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam penanggulangan AIDS, yaitu dalam pemberian layanan HIV, penegakkan hak asasi manusia, dan pendampingan ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dalam pengobatan.

Dan, peringatan tahun ini menjadi kesempatan untuk mengetahui peran yang dilakukan masyarakat dalam penanggulangan AIDS di dunia.

Untuk HAS 2019, Indonesia mengadopsi tema Bersama Masyarakat Meraih Sukses. Melalui tema ini Kementerian Kesehatan RI, bersama seluruh mitra mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meraih sukses mencapai 3 zeroes pada 2030, yakni tidak ada lagi infeksi baru HIV, tidak ada lagi kematian yang disebabkan karena HIV/AIDS dan tidak ada lagi diskriminasi terhadap ODHA.

Di Kabupaten Ngawi, Dinas Kesehatan menggelar rangkaian acara kegiatan HAS 2019 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan serta penanggulangan HIV/AIDS yang dipusat di Alun – Alun Merdeka Ngawi, Minggu (1/12).

Kegiatan yang di awali dengan jalan sehat dibuka oleh Wakil Bupati Ngawi sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)  Ngawi, Ony Anwar bersama Wakapolres Ngawi, Hartono dan Kepala Dinas Kesehatan Ngawi, Yudhono.

Ony Anwar mengatakan kunci tercapainya zero AIDS 2030 berasal dari kesadaran masyarakat sendiri. “Ketika masyarakat dengan sadar memeriksakan screening terhadap HIV AIDS itu semakin banyak terbantu,” katanya. 
Seperti yang disampaikan Wabup, di Kabupaten Ngawi terdapat 4 Puskesmas dan 1 rumah sakit yang memiliki layanan VCT yang siap melayani pengobatan bagi pasien HIV/AIDS. “Jadi obatnya disediakan dan terapinya akan dikawal oleh Dokter. Dengan begitu kita bisa mencegah dan mengobati seluruh masyarakat Ngawi yang terkena HIV/ AIDS,” lanjutnya.

Wabup menambahkan dukungan sebaya atau orang yang sudah terjangkit virus ini, memiliki peran penting dalam menemukan sesama orang yang terjangkit HIV/AIDS. “Jadi kelompok dengan dukungan sebaya atau yang sudah terjangkit HIV itu bisa berkelompok membangun komunitas, itu sebagai kunci dalam menemukan saudara – saudara kita yang terjangkit HIV, makanya kolompok dukungan sebaya ini patut kita fasilitasi,” tambahnya.

Selain itu, juga disampaikan bahwa dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyakit menular ini Pemkab Ngawi gencar melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, terutama yang berkaitan dengan penularan serta penanganan penyakit ini. “Terutama di lokus – lokus tertentu yang sudah terdeteksi dari kelompok teman sebaya. Maka, sosialisasi akan terus dilakukan disini,” ungkapnya.

Wabup perpesan masyarakat Ngawi ikut serta dalam mencegah penularan penyakit yang merusak imunitas tubuh ini. “Masyarakat kita semakin paham dan peduli tentang  HIV AIDS  jadi kita tidak menjauhi orangnya tapi kita menjauhi penyakitnya, kita tetap bisa berdampingan dengan baik meskipun tejangkit virus AIDS,” tegasnya.

Selain jalan kegiatan lain dalam peringatan HAS 2019 ini, diantaranya senam bersama, mobile VCT, pemerikasaan laboratorium gratis. Sementara untuk rute  jalan sehat, start – finish di Alun – Alun Merdeka Ngawi melawati Jalan Jaksa Agung Suprapto – Jalan Thamrin – Jalan Yos Sudarso – Jalan  PB Sudirman – Jalan Trunojoyo – Jalan Tamrin Barat – Jalan Imam Bonjol. (allteam/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Ribuan Peserta Ikuti Jalan Sehat Pemkab Ngawi, Di Peringatan HUT Korpri ke 48, PGRI ke 74, DWP ke 20 dan HGN 2019

di Olahraga oleh

Pemerintah Kabupaten Ngawi, gelar jalan sehat berhadiah dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia ) ke 48, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 74, Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke 20 dan  Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2019 dengan  start dan finish di Alun – Alun Merdeka Ngawi, Sabtu (23/11).

Kegiatan ini diikuti ribuan perserta dari berbagai kalangan termasuk pejabat lingkup Pemkab Ngawi beserta staf, guru, pelajar serta masyarakat umum diberangkatkan Bupati Ngawi, Budi Sulistyono secara simbolis, didampingi Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Djatmiko, Sekretaris Daerah Ngawi, Mohk. Sodiq Triwidiyanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi.

Rute jalan sehat kali ini adalah Jalan Teuku Umar-Jalan Ketonggo III (Gang Sukamat)- Jalan Dr. Sutomo, Jalan Sentot – Jalan Trunojoyo-Jalan Thamrin – Jalan Imam Bonjol – Jalan Teuku Umar dengan menempuh jarak sekitar 4 Kilometer lebih.

Bupati Ngawi mengungkapkan kegiatan yang digelar ini sebagai jalan sehat termeriah dengan jumlah peserta terbanyak, “Ada empat peringatan dijadikan satu sekaligus, sehingga semua komponen ikut merayakannya, jadi lebih spektakuler pesertanya,” katanya.

Budi Sulistyono berharap Korpri di HUT ke 48 ini semakin mampu memberikan pelayanan terhadap masyarakat, “Bahkan lebih sempurna lagi dan terus memperbaiki sistem layanannya,” imbuhnya. Ditandaskan juga, untuk memperdekat proses pelayanan itu sendiri, “Fungsi pelayanan harus disempurnakan lagi,” tegasnya.

Sementara untuk HUT DWP ke 20, Bupati mengatakan bahwa organisasi ini memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Ngawi, “Mereka support  untuk semua, apakah itu dari PGRI, ASN dan lainnya,” tuturnya.

Ditemui disela acara Ketua DWP Ngawi Siti Zubaidah berharap keberadaan Dharma Wanita bisa memberikan manfaat untuk masyarakat serta dapat dirasakan, “Sehingga masyarakat juga tahu bagaimana kiprahnya,” katanya. Menurut Siti Zubaidah, Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI adalah salah satu contoh kontribusi DPW di bidang pendidikan, “Tugasnya adalah memberikan informasi pendidikan yang baik untuk anak bagi masyarakat. Selain itu, kami juga melakukan kegiatan bakti sosial bagi orang yang tidak mampu,” tutupnya.

Jauhnya jarak yang ditempuh dan letih, tidak lantas menyurutkan semangat peserta sebab puluhan hadiah menarik menanti mereka, termasuk 1 unit sepeda motor sebagai hadiah utama. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0 0

Wabup Ony Anwar, Buka Baksos SMADA Ngawi

di Sekitar Kita oleh

Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar buka kegiatan Bakti Sosial SMA Negeri 2 (SMADA) Ngawi di Dusun Kleleng Desa Kletekan Kecamatan Jogorogo, Jumat (15/2). Wabup dalam sambutannya mengapresiasi baksos kali ini, sebab mampu memberikan pendidikan karakter untuk siswa, juga bermanfaat positif bagi masyarakat, “Saya sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, dan tentunya banyak manfaat yang didapat masyarakat yang dihadiri baksos ini,” kata Wabup disela sambutannya.

Masih menurut Wabup, kegiatan yang diikuti kelas X dan XI ini merupakan wujud sinergitas Pemerintah daerah karena melibatkan stakeholder. “Kami tentu akan support terus, karena banyak yang bisa kita sinergikan dalam kegiatan seperti ini,” ujarnya. Lebih lanjut, Ony Anwar katakan dengan kegiatan sosial seperti ini bisa menumbuhkan rasa peduli dan peka siswa terhadap lingkungan sekitarnya, “Kedepan siswa – siswi ini tidak hanya memiliki kapabilitas akademis saja tapi juga punya kepekaan sosial sehingga bisa diterima di masyarakat dengan baik,” pungkasnya.

Sementara menurut Kepala SMA Negeri 2 Ngawi, Tribadi tema baksos tahun ini adalah Jika Aku Menjadi, “Tema ini dimaknai sebagai pendidikan karakter yang dilakukan secara langsung kepada siswa. Bagaimana mereka bisa melihat, memahami dan melakukannya sendiri untuk peduli terhadap sesama dan lingkungan,” jelasnya

Secara simbolis rangkaian kegiatan selama empat hari (Kamis – Minggu (14-17/02) ini dibuka dengan pemberian sembako dan penanaman pohon oleh Wabup Ony Anwar. Dalam kegiatan tahunan ini terdapat beberapa acara yang akan digelar diantaranya pengajian akbar, pasar murah, penanaman seribu pohon,  pengobatan gratis, wayang kulit, jalan sehat dan mancing bersama warga masyarkat. (red/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0

0



Jalan Sehat Meriahkan HUT KORPRI ke 47

di Olahraga oleh

Jalan sehat bersama meriahkan Hari Ulang Tahun (HUT)  Korps Pegawai Republik Indonesia (KOPRI) ke 47, HUT Persatuan Guru Republik (PGRI) Indonesia ke 73 , dan HUT Dharma Wanita ke 19, dengan start di depan Paseban Alun – Alun Merdeka Ngawi, Minggu (25/11). Hadir dalam acara ini Bupati Ngawi Ir Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Sekkab. Ngawi  Mokh Shodiq, Ketua DPRD Ngawi, Dwi Riyanto Djatmiko, Kepala Organinasi Perangkat Daerah (OPD) serta 12.000 peserta yang meliputi anggota KOPRI, anggota PGRI, anggota Dharma Wanita se Kabupaten Ngawi, Pelajar dan masyarakat

HUT Korpri ke 47 ini bertajuk “KOPRI Melayani, Bekerja dan Menyatukan Bangsa”. Dalam sambutannya, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan, Yulianto Kusprasetyo menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk menetapkan fungsi anggota Korpri, sekaligus sebagai sarana perekat persatuan dan kesatuan bangsa, “Di HUT Korpri ini, mari kita tingkatkan profesionalisme dan kinerja sebagai Aparatur Sipil Negara, utamanya dalam pelayanan publik,” ujarnya sebelum peserta diberangkatkan.

Sementara Bupati Ngawi, saat ditemui disela acara mengatakan ASN harus bisa terus melayani masyarakat, “Seluruh anggota Korpri harus memiliki jiwa kreatifitas, inovasi. Dan, dari inovasi itu  goal- nya mampu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tandas Bupati.  selanjutnya, untuk seluruh anggota PGRI, Bupati meminta untuk terus berinovasi  dan memiliki strategi pendidikan sehingga Kabupaten Ngawi bisa unggul di dunia pendidikan. “Tidak lupa, untuk semua anggota Dharma Wanita, saya ucapkan terima kasih, karena sudah loyak terhadap pemerintah.

Sebelum jalan sehat diberangkatkan, seluruh peserta diajak senam bersama. Banyak hadiah yang disiapkan panitia diantaranya 1 unit sepeda motor, 4 unit sepeda gunung,  2  unit lemari es, 3 unit televise LED,  dan puluhan hadiah elektronik lainnya.(kominfo)

Sebar dan Bagikan :

0Shares
0

0



Go to Top