Category archive

Tekno Sains

Bupati Ngawi Hadiri Sholat Id Bersama Masyarakat

di %s Tekno Sains 36 views

Ratusan masyarakat penuhi alun – Alun Merdeka Ngawi, Rabu (5/6) untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1440 Hijriah. Nampak hadir ditengah masyarakat, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono didampingi Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar beserta istri serta jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Dikesempatan tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ngawi, Halil Thahrir bertindak sebagai khatib sedangkan Supandi Hasan sebagai imam.

Usai sholat Id Bupati Ngawi Budi gelar open house di Pendodo Wedya Graha selain masyarakat juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Camat se Kabupaten Ngawi, tokoh masyarakat.

Disela acara Bupati Ngawi menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri untuk seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi, “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Ngawi, mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Masih menurut Bupati, acara ini digelar tiap tahun sebagai ajang silaturahmi masyarakat sekitar, “Saya berharap, digelarnya acara bisa menjadi momentum masyarakat dalam menjaga kerukunan antar warga,” katanya.

Nampak tamu berdatangan silih berganti, menjadikan suasana halal bihalal ini semakin semarak dan harmonis. (nf/kominfo)

Bupati Ngawi, Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke 111

di %s Tekno Sains 52 views

Lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo, sekaligus menjadi momentum bangsa Indonesia menyadari arti penting persatuan dan kesatuan bangsa ditengah kemajemukan suku, bahasa, agama budaya ditengah bentang geografis yang merupakan salah satu paling ekstrem di dunia. Dan, tanpa terasa kini Kebangkitan Nasional telah berusia 111 tahun. Membuktikan, bahwa kita mampu menjaga persatuan sampai detik ini.

Tepat di peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2019 ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar upacara bendera di halaman Pendopo Wedya Graha, Senin (22/5), Bupati Ngawi, Ir. Budi Sulistyono sebagai inspektur upacara.

Hadir dalam upacara peringatan Harkitnas ini, Sekretaris Daerah Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota Kodim 0805 Ngawi

“Dalam naskah Sumpah Palapa yang ditemukan pada Kitab Pararaton tertulis: Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa,” ujar Budi Sulistyono saat menyampaikan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara.

Rudiantara seperti yang disampaikan Bupati Ngawi menyampaikan bahwa Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita,” ujarnya.

Dalam sambutannya Menkominfo juga menyampaikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan gotong royong dan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, yang diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam arus ekonomi dunia bersama negara besar lainnya seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India. Diperkirakan ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh besar bahkan lima besar dunia dalam 10 hingga 30 tahun mendatang, “Kuncinya terletak pada hasrat kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja. Kita harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan,” lanjutnya.

Di akhir sambutannya Rudiantara berpesan generasi penerus harus bisa memaknai peringatan Harkitnas kali ini dengan memperbarui semangat gotong – royong, “Selamat memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang keseratus sebelas, seraya mengajak agar kita semua sebagai sesama anak bangsa secara sadar memaknai peringatan kali ini dengan memperbarui semangat gotong-royong dan kolaborasi, sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global,” kata Bupati mengakhiri sambutan dari Menkominfo. (nf/kominfo)

Tim Verifikasi Pelayanan Ramah Anak Kunjungi Puskesmas Ngawi

di %s Tekno Sains 124 views

Tim Verifikasi Pelayanan Ramah Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI untuk melakukan penilaian lapangan pelayanan Puskesmas ramah anak di Puskesmas Ngawi Kecamatan Ngawi, Rabu (15/5).Tim verifikasi diterima langsung Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar di Ruang Data Pendopo Wedya Graha.

Dalam sambutannya, Ony Anwar menyampaikan Kabupaten Ngawi memiliki komitmen untuk mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak, “Sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2013 tentang Perlindungan Anak, didukung lagi dengan Keputusan Bupati Ngawi Nomor 188/77.C/404.102/2017 Tentang Pembentukan Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) serta Instruksi Bupati Ngawi Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Pengembangan Pelayanan Ramah Anak di Puskesmas,” ungkapnya.

Wabup juga menjelaskan bahwa sistem perlindungan anak, ada di berbagai sektor pembangunan, salah satunya dalam pelayanan kesehatan. “Untuk memenuhi serta melindungi hak anak diperlukan kebijakan secara holistik, terintegrasi serta berkelanjutan. Makanya harus dikembangkan berbagai model serta strategi pendekatan pembangunan yang sesuai dengan karakteristik permasalahan,” jelasnya.

Menurutnya, hal ini diperlu mengintegrasikan komitmen serta sumberdaya untuk pengembangan perlindungan dan pemenuhan hak anak dalam proses pembangunan. “Semoga dengan verifikasi Puskesmas ramah anak ini, semua yang hadir disini bisa berkomitmen dan berjejaring dalam menjawab permasalahan anak khususnya dibidang kesehatan,” katanya.

Wabub berharap melalui verfikasi puskesmas ini bisa menjawab beragam permasalahan anak khususnya di bidang kesehatan “ semoga dengan verifikasi puskesmas ramah anak ini anak kita semua yang hadir disini berkomitmen dan berjejaring dalam menjawab permasalahan permasalahan anak khususnya yang terjadi di bidang kesehatan” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama Ketua Tim Verifikasi dari KPPPA, Ramos Luther Siahaan menyampaikan terdapat 15 indikator yang akan diverifikasi nantinya dan sesuai dengan dokumen yang dilaporkan, “Secara dokumen memang sudah  lengkap dan kita akan melihat langsung serta meninjau ke puskesmas yang ditunjuk,” katanya. Ramos berharap Kabupaten Ngawi bisa menjadi barometer Kabupaten ramah anak, minimal di wilayah Jatim.

Dalam kegiatan ini tim verifikator berkeliling meninjau kepoli-poli dan bertanya langsung tentang program yang ada terutama yang berkaitan dengan inovasi Puskesmas, kali ini disampaikan Kepala Puskesmas Ngawi, dr.Siti Agustiningsih.

Hadir dalam acara ini Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr. Yudono, Kepala Bappelitbang Ngawi, Indah Kusuma Wardani beserta pejabat lingkup Dinkes Ngawi. (nf/Kominfo)

Disparpora Kab. Ngawi Gelar Pelatihan Pembuatan Website dan Market Place

di %s Tekno Sains/Teknologi Informasi 59 views

Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan pembuatan Website dan Market Place di Gedung Nakula Notosuman, Senin – Selasa (29-30/4). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Pariwisata dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi ini, untuk meningkatkan potensi ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif yang berasal dari unsur Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengusaha muda, usaha kecil menengah (UKM), pelajar dan Mahasiswa.

Pelatihan ini dihadiri Sekretaris Daerah kabupaten Ngawi Mokh Sodiq Triwidiyanto, Sekretaris Disparpora, Mahmud Rosyadi dengan narasumber Umi Tursini dan Yosef Rusfendi

Dalam sambutannya, Mokh Sodiq mengatakan bahwa saat ini telah terjadi revolusi dalam proses pemasaran yang memanfaatkan teknologi dan informasi (IT), “Jadi sudah tidak lagi manual, dan tentunya ini akan menjadikan tantangan dan penyesuaian tersendiri bagi kita,” katanya.

Dengan perubahan seperti ini Sekda menghimbau untuk segera menyesuaikan, sebab tidak hanya terjadi pada pelaku usaha tapi juga Pemerintah. “Hubungan costumer dengan produsen sudah mengalami perubahan total, hal ini harus segera melakukan penyesuaian termasuk pemerintah daerah”, ujarnya.

Dikesempatan ini, Sodiq juga mengungkapkan kalau kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Pemkab Ngawi untuk pelaku usaha yang selama ini masih berjalan secara konvensional untuk menyesuaikan diri dengan memanfaatkan IT. Sebab, di Indonesia saat ini bisnis rintisan yang berbasis teknologi (start-up) berkembang sangat pesat, diantaranya masuk dalam jajaran unicorn, yakni start –up dengan valuasi lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp 13 triliun.“Dengan valuasi yang besar ini, diharapkan bisa memberi motivasi untuk para start-up yang mengembangkan usahanya terutama di Ngawi,” jelas Sodiq.

Sekda juga berharap dengan pelatihan ini, ekraf di Ngawi semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, “Semua usaha yang di Kabupaten Ngawi, seperti UMKM, Bumdes, Pokdarwis dan lainnya bisa tumbuh. Dan, tidak hanya berhenti pada saat pelatihan saja tapi berlanjut berkembang lebih pesat”,pungkasnya.(nf/kominfo)

Go to Top