Banner

e-KTP : Ngawi Siap Merampungkannya

di %s Berita/Informasi 61 views

Makin tak sedapnya kabar ditingkat pusat terkait program e-KTP, Pemerintah Kabupaten Ngawi terus melangkah guna merampungkan program nasional Kartu Tanda Penduduk elektronik (e- KTP). Nampak dibeberapa Kecamatan mulai terlihat aktivitas petugas yang sibuk melayani masyarakat hingga jelang petang.

Seperti yang terlihat di Kecamatan Paron, sejak hari pertama pelayanan e-KTP dibuka, Senin (10/10), menurut pengakuan salah satu petugas e-KTP Kecamatan Paron, Jumadi, mejlentrehkan bahwa petugas e-KTP yang berjumlah 12 personil terpaksa lembur sampai tengah malam. “Yang jelas kita ngejar target padahal aturan kita dalam melayani e-KTP ke masyarakat sampai pukul 18.00 WIB,” terang Jumadi.
Kejar target 500 KTP per hari diakui sangat sulit dicapai. Berbagai kendala antara lain faktor kurangnya operator dan sering bermasalahnya eyes scanner serta peralatan sidik jari juga turut menyumbang keterlambatan. “ Terkadang untuk mengambil sidik jari satu orang saja membutuhkan waktu cukup lama lebih dari sepuluh menit karena sidik jarinya tidak terdeteksi di computer,” imbuh Jumadi.

Hal senada juga diungkapkan dari masyarakat sendiri, misalkan Romlah salah satu warga Desa Gentong, Kecamatan Paron. Ibu rumah tangga ini harus rela antri dari waktu siang hari hingga malam. “Gimana lagi yang namanya antri kita harus bersabar sebetulnya jenuh juga,” ungkap Romlah. Sementara pihak kasi pemerintahan Kecamatan Paron, Eko Yudo Nurcahyo.Ssos, menjelaskan di wilayahnya yang terdiri 14 Desa bakal rampung sekitar tanggal 16 Oktober tahun ini dengan cara digilir setiap desanya. Jumlah pemohon e-KTP sendiri di Kecamatan Paron sesuai data yang masuk mencapai 87.085 orang. “Memang jumlah pemohon di Kecamatan Paron terbesar kedua setelah Kecamatan Ngawi Kota,” kata Eko Yudo Nurcahyo.Ssos. (sinarngawi.com)

Polisi Sebar Pamflet Imbauan Tertib Lalu Lintas

di %s Berita/Informasi 55 views

KATAKAN dengan BUNGA
NGAWI-Seorang pengendara sepeda motor tampak kaget saat melihat sejumlah polisi berseragam memadati perempatan
Banyakan areal Terminal Kertonegoro kemarin (13/10).Dengan rasa sedikit takut,dia menepikan motornya dan berhenti di pinggir jalan.
Namun,rasa terk
ejut itu langsung hilang saat dua polisi wanita(polwan)menghampiri sambil menyodorkan setangkai bunga plastik dan pamflet tata tertib berlalu lintas.”Wah,saya kira ada operasi.Ternyata bagi-bagi bunga dan mengimbau untuk tertib berlalu lintas,”ungkap Kusnan,pengendara motor itu.
Perasaan grogi yang menghinggapi Kusnan dapat dimaklumi.Pasalnya,tiga pekan terakhir,kata dia, polisi sering melakukan operasi di beberapa titik jalur lalu lintas.Sementara,pria itu tidak memiliki SIM.”Baru saja saya terkena tilang,ya pas ada operasi dengan banyak petugas seperti ini,”ucapnya.
Operasi simpatik yang dilakukan jajaran Lantas Mapolres memang lebih menonjolkan imbauan.Petugas menyosialisasika
n pelayanan ramah sambil membagi-bagikan setangkai bunga plastik kepada pengendara yang kebetulan melintas.” Hampir seluruh personel Lantas dilibatkan,”kata Kasat Lantas AKP Tony Prasetyo mendampingi Kapolres Ngawi AKBP Eko Trisnanto.
Kata dia,operasi simpatik kali ini dijadwalkan berlangsung delapan hari.Sedangkan titik operasi tidak cuma di jalan-jalan dan pusat keramaian.”Kami juga melakukannya di samsat dan mapolres.Sejak tadi pagi (kemarin,Red)petugas kami sudah stand by di tempat-tempat yang sudah ditentukan,”paparnya.
Kegiatan semacam ini,tambah dia,sekaligus untuk menghilangkan imej polisi yang keras dan tidak bersahabat dengan masyarakat.”Justru kami partner masyarakat.Apapun yang berhubungan dengan kegiatan masyarakat pasti kami lakukan pemantauan dan pengamanan.Begitu juga pelayanan-pelayanan yang bersinggungan dengan masyarakat terus kami tingkatkan,”tandasnya.(www.radarmadiun.co.id)

Go to Top