Ngawi Jadi Tuan Rumah Kejurda Baseball-Softball Regional 3 Jatim 2026
Kabupaten Ngawi dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Baseball dan Softball Putra-Putri Jawa Timur 2026 Regional 3 yang dibuka Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Alun-alun Kabupaten Ngawi, Sabtu (5/9/2026).
Ony yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Pengrov Perbasasi) Jawa Timur mengapresiasi kesiapan Perbasasi Kabupaten Ngawi sebagai tuan rumah. Menurutnya, pembagian regional menjadi strategi untuk memperluas pengenalan baseball-softball sekaligus membuat kompetisi lebih efisien bagi atlet daerah.
“Melalui pembagian regional, kami ingin baseball-softball semakin dikenal dan berkembang di berbagai daerah. Ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan serta kompetisi atlet di Jawa Timur,” ujar Ony.
Ia menambahkan, baseball dan softball tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga strategi. Kejuaraan ini diharapkan memperkuat kaderisasi atlet daerah untuk mencetak prestasi hingga tingkat nasional dan internasional.
Sementara itu, Ketua Umum Perbasasi Kabupaten Ngawi Ana Mursyida menyambut seluruh kontingen dari Ngawi, Kota Madiun, dan Kabupaten Madiun. Ia berpesan agar atlet menjunjung sportivitas dan menjadikan setiap pertandingan sebagai motivasi untuk terus berkembang.
“Yang terpenting adalah menjunjung sportivitas dan terus memperbaiki diri,” pesan Ana.
Kejurda Regional 3 diharapkan mendorong pembinaan dan kompetisi baseball-softball semakin berkembang di daerah. Pertandingan softball putra-putri digelar 5-6 September, sementara baseball putra-putri berlangsung 12-13 September 2026 di Alun-alun Kabupaten Ngawi.
Peringati Hari Lahir Kejaksaan RI, Pemkab Ngawi Dorong Palereman Srigati Jadi Wisata Agro
Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, meninjau aksi penanaman bibit pohon buah dan pembagian bantuan sosial di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa Babadan, Kabupaten Ngawi, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan kolaboratif bersama Kejaksaan, Perhutani, dan Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) Jatim dalam memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI ini bertujuan melestarikan lingkungan sekaligus mendorong pengembangan kawasan menjadi wisata agro berbasis ekonomi warga.
Dalam kesempatan tersebut, Antok mengapresiasi atas inisiatif penghijauan menggunakan tanaman produktif yang tidak hanya memperasri kawasan, tetapi juga memberi nilai tambah ekonomi bagi warga sekitar.
“Kami menargetkan kawasan Palereman Srigati berkembang dari destinasi religi menjadi wisata agro,” katanya.
Selain penanaman pohon, acara diisi dengan penyaluran bantuan sosial berupa peralatan ibadah dari KOMPAK Jatim kepada warga Desa Babadan. Antok menegaskan dampak positif dari kepedulian sosial tersebut.
“Kami mengapresiasi kepedulian KOMPAK Jatim. Bantuan peralatan ibadah ini bernilai sosial tinggi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Desa Babadan,” terangnya.
Terkait keberlanjutan pemeliharaan tanaman pasca-kegiatan, Pemkab Ngawi memastikan sinergi bersama komunitas lokal. Perawatan bibit pohon buah akan dikelola oleh Paguyuban Ketonggo bekerja sama dengan Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).
“Perawatan tanaman kami percayakan ke LMDH dan Paguyuban Ketonggo. Petani desa hutan dipastikan aktif merawat bibit produktif ini hingga berbuah dan menyejahterakan warga,” pungkasnya.
Sinergi lintas instansi pada HUT ke-81 Kejaksaan RI ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial, tetapi mampu mewujudkan ekosistem wisata agro mandiri yang memperkuat ekonomi warga Desa Babadan.

Resmi Dimulai, Pemkab Ngawi dan Qatar Charity Sulap Lahan Wakaf IPHI Geneng Jadi Islamic Centre
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono meresmikan pembangunan Masjid Fatimah di kawasan Islamic Centre IPHI, Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Rabu (2/9/2026).
Proyek di atas lahan wakaf seluas 1,18 hektare ini disokong donor internasional Qatar Charity via Yayasan ZAD Indonesia.
Selain masjid utama, kawasan terpadu ini dilengkapi miniatur Ka’bah untuk manasik haji dan area pemberdayaan ekonomi warga. Acara peletakan batu pertama ini turut dihadiri jajaran Forkopimcam Geneng, pengurus IPHI, pimpinan KBIHU Jabal Nur dan Surya Mabrur, serta tokoh masyarakat setempat.
“Kami mengapresiasi kolaborasi dengan Qatar Charity. Pemanfaatan lahan wakaf ini dibangun secara bertahap menjadi pusat ibadah, edukasi manasik, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.”
Kehadiran Islamic Centre IPHI diproyeksikan tak sekadar memperkuat syiar Islam, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi dan kesejahteraan warga sekitar secara berkelanjutan.