Tumbuh, Berdaya, Berbudaya: Komitmen Pembangunan Ngawi di Usia ke-668

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 menjadi momentum memperkuat komitmen pembangunan daerah. Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengajak seluruh elemen masyarakat berkolaborasi mewujudkan Ngawi yang tumbuh, berdaya, dan berbudaya saat memimpin Upacara Hari Jadi Kabupaten Ngawi di halaman Pendopo Wedya Graha, Selasa (7/7/2026).
Upacara bertema “Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya” tersebut dihadiri Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, TNI/Polri, serta berbagai elemen masyarakat. Dalam rangkaian upacara, sejarah Hari Jadi Kabupaten Ngawi dibacakan Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko sebagai refleksi perjalanan panjang daerah hingga memasuki usia ke-668.
Dalam amanatnya, Ony menjelaskan tema Hari Jadi tahun ini menjadi arah pembangunan Kabupaten Ngawi. Ngawi Tumbuh dimaknai sebagai komitmen meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, dan kualitas sumber daya manusia. Ngawi Berdaya mencerminkan masyarakat yang mandiri dan inovatif, sedangkan Ngawi Berbudaya menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur, budaya, serta semangat gotong royong sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga kondusivitas daerah serta dedikasi aparatur sipil negara (ASN) dalam memberikan pelayanan publik. Menurutnya, berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif, mulai dari meningkatnya investasi, pemerataan infrastruktur, hingga kualitas layanan pendidikan dan kesehatan. Meski demikian, tantangan ke depan tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter generasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Pembangunan infrastruktur akan selesai, investasi terus meningkat, pelayanan kesehatan semakin baik. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun karakter generasi penerus agar memiliki daya saing, berakhlak, dan tetap menjunjung nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Dengan semangat “Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya”, peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya kolaborasi, kualitas sumber daya manusia, dan pelestarian budaya sebagai fondasi mewujudkan Ngawi yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Malam Tirakatan Hari Jadi ke-668, Refleksi dan Penguat Semangat Membangun Ngawi

Komitmen memperkuat pelayanan publik dan inovasi birokrasi menjadi pesan utama dalam Malam Tirakatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 yang digelar di Pendopo Wedya Graha, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko beserta istri, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta tamu undangan.
Acara diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa syukur. Dalam sambutannya, Bupati Ony mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk terus membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Kita harus menjadi birokrasi yang terus bisa melayani, serta mampu membuat terobosan-terobosan strategi yang solutif untuk mengurai berbagai permasalahan demi kesejahteraan masyarakat Ngawi secara menyeluruh,” tegas Ony.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan harapan bagi kemajuan daerah. Sebagai tradisi tahunan, Malam Tirakatan menjadi ruang refleksi sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan menuju Ngawi yang semakin maju, inovatif, dan sejahtera.
Pemkab Ngawi Perkuat Digitalisasi Pengelolaan Bantuan Keuangan Desa melalui New Siban-Keudes

Pemerintah Kabupaten Ngawi terus memperkuat digitalisasi pengelolaan bantuan keuangan desa melalui implementasi New Siban-Keudes. Upaya tersebut diwujudkan melalui Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Bantuan Keuangan kepada Desa yang dibuka Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko di Hall Notosuman Ngawi, Senin (6/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efektif.
Wakil Bupati mengapresiasi aparatur desa sebagai motor penggerak pengelolaan keuangan desa. Menurutnya, peningkatan kapasitas harus diimbangi dengan pemanfaatan sistem digital. “Siskeudes maupun Siban-Keudes merupakan instrumen penting dalam pengelolaan APBDes. Sistem ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola keuangan desa yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel sehingga mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan realisasi Dana Desa hingga semester pertama Tahun 2026 telah mencapai 99,22 persen, sedangkan realisasi Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar 51,6 persen. Meski demikian, pemerintah desa diminta meningkatkan sinkronisasi pelaporan realisasi anggaran secara bulanan sebagai bagian dari penguatan pengawasan berbasis digital oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Selain itu, percepatan transaksi non-tunai dan pembaruan aplikasi juga terus didorong.
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Keuangan Kabupaten Ngawi Indah Kusuma Wardhani menjelaskan bahwa New Siban-Keudes menghadirkan pembaruan berupa mekanisme pencairan bantuan keuangan setiap bulan, pembaruan aplikasi, serta fitur rekonsiliasi realisasi bulanan untuk mendukung verifikasi pajak daerah. “Bimbingan teknis ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah desa, memberikan penyegaran bagi operator, khususnya operator baru, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap regulasi agar dapat meminimalkan kesalahan administrasi,” jelasnya.
Melalui penguatan kapasitas aparatur dan optimalisasi New Siban-Keudes, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap pengelolaan bantuan keuangan desa semakin tepat waktu, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sehingga mampu mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih efektif serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.