Category archive

Pemerintahan - page 277

Berita yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan atau pelaksanaan pembangunan baik yang dilakukan oleh Pemeirimtah Pusat, Provinsi maupun Daerah

Peringatan Sumpah Pemuda Ke – 91 Tahun 2019, Wabup Minta Pemuda Mampu Manfaatkan IT Untuk Kreatif dan Inovatif

di %s Pemerintahan 1,701 views

Sumpah Pemuda yang dicetuskan 28 Oktober 1928 silam, memiliki makna mendalam bagi bangsa Indonesia. Dan, menjadi tonggak sejarah bukti perjuangan pemuda dalam mengupayakan kemerdekaan sebelum Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Dalam peringatan Sumpah Pemuda ke 91, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar upacara di halaman pendopo wedya graha, Senin (28/10), Wakil Bupati Ony Anwar sebagai Inspektur upacara.

Peringatan hari lahirnya Sumpah Pemuda kali ini bertema Bersatu Kita Maju dimaknai sebagai penegasan kembali komitmen yang telah dibangun oleh pemuda dalam ikrar, tahun 1928 lalu yang menyatakan bahwa hanya dengan persatuan cita – cita bangsa bisa terwujud.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dalam pidatonya yang dibacakan Wabup Ony Anwar mengatakan perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau, “Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing. Namun, di sisi lain perkembangan ini juga memiliki dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat desruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara,” kata Zainudin Amali.

Menpora juga menegaskan pemuda Indonesia harus memiliki karakter tangguh dengan karakter moral, kinerja, beriman, bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja tegas, kerja ikhlas, dan tuntas dan memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahawan, dan kepeloporan yang mumpuni, memilkki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

Tema Bersatu Kita Maju, seperti yang disampaikan Menpora juga diperuntukkan bagi seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemudalah Indonesia bisa lebih maju. “Tugas pemuda saat ini harus sanggup membuka pandangan ke luar batas batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong, masa depan dunia yang lebih baik. “Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad dan cita-cita, pegorbanan dan perjuangan tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia,” lanjutnya

Sementara, Ony Anwar usai upacara menyampaikan di era derasnya perkebangan teknologi informasi saat ini pemuda  harus bisa menfilter segala bentuk informasi terutama yang berasal dari media sosial yang belakangan ini cenderung memprovokoasi ujaran kebencian, “Majunya teknologi informasi harusnya bisa memberikan dampak positif bagi tumbuh kembangnya kreatifitas para pemuda. Tentunya, ini jadi perhatian kita semua terutama Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama pemuda membangun Kabupaten Ngawi menjadi lebih sejahtera,” kata Ony Menurut Wabup, saat ini Kabupaten Ngawi layak pemuda, terbukti dua penghargaan dalam Anugerah Pemuda Pelopor diterima Rizki Syairul Barokah asal Desa Ngompro Kecamatan Pangkur bidang pertanian organik, “Ini menjadi inspirasi dan bukti bahwa pemuda bisa memberi motivasi bagi semua orang khususnya  warga Ngawi untuk lebih kreatif serta inovatif membangun dan mensejahterakan rakyat melalui bertanam organik,” katanya. Kedepan Pemkab Ngawi seperti yang disampaikan Ony Anwar akan lebih intens lagi dalam melakukan pendampingan pemuda disektor pertanian organik, “Kita akan segera mentoring dibidang digital maketing untuk ekonomi kreatif dengan melibatkan lintas sektor dalam  meberikan bekal terkait wawasan terkait hal tersebut termasuk juga startup bagi pemuda kita,” ujarnya.Pun, Lintang Cahyani salah satu pelajar yang mengikuti acara ini memiliki harapan besar dalam memajukan bangsa, “Menjadi pemuda harus memiliki visi perubahan yang baik untuk memajukan bangsa,” katanya.

Hadir sebagai peserta upacara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aperatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemkab Ngawi, TNI, POLRES, Organisasi Keagamaan serta pelajar. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Bupati Ngawi, Lantik 177 Kades Terpilih di Kabupaten Ngawi

di %s Pemerintahan 2,991 views

Bertempat di Benteng Van Den Bosch, 177 Kepala Desa Terpilih resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, Kamis (17/10).

Tepat pukul 13.30  Bupati, membacakan sumpah yang dikuti oleh seluruh Kades terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa serentak 29 Juni silam.

Kemudian dilanjutkan penyematan lencana secara simbolis kepada perwakilan 19 Kades dan dikuti yang lainnya.

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati, Ony Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh Shodiq Triwidiyanto, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pejabat lingkup Pemkab Ngawi dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Ngawi memberikan ucapan selamat bagi seluruh Kades terpilih ini. “Selamat menjalankan tugas, semoga bisa menjaga kepercayaan masyarakat dengan sebaik-baiknya,  menjalankan amanah serta bekerja dengan sepenuh hati dan ikhlas dalam memimpin dan melayani masyarakat,” kata Bupati.

Dikesempatan ini, Bupati singgung soal Dana Desa (DD) yang diberikan secara langsung ke  desa untuk pembangunan. Dan, Bupati mengajak masyarakat dan Kades terpilih ini dapat memanfaatkannya untuk menggali potensi yang dimiliki, supaya maju, mandiri dan sejahtera, “Dengan demikian, itu bukti Pemerintah pusat memiliki perhatian penuh terhadap pembangunan desa,” tandasnya.

Usai acara ini, Bupati, didampingi  Wakil Bupati bersama Forkopimda serta seluruh Kades ini, mengucapkan deklarasi mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf Amin dengan memegang serta mengibarkan bendera Merah Putih yang mereka siapkan. Kemudian menirukan deklarasi yang diucapkan Bupati dan diikuti yang lainnya secara serentak. “Saya bupati Ngawi beserta Forum Pimpinan Daerah bersama seluruh Kepala Desa dan masyarakat mendukung pelantikan Presiden periode 2019-2024,” ucapnya.

Menurut Budi Sulistyono, Parade Merah Putih ini bentuk keberanian masyarakat Ngawi mendukung konstitusional Pemerintah. (Allteam/Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Tanggal 17 Apel Pembinaan Staf, Sekda Minta Tahun 2020 RPJMD Capai Target

di %s Pemerintahan 1,271 views

Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Shodiq Triwidiyanto pimpin  apel pembinaan staf yang rutin dilakukan setiap tanggal 17 yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi, di halaman Pendopo Wedya Graha, Selasa (17/9)

Dalam apel kali ini, Mokh Shodiq Triwidiyanto menyampaikan beberapa point penting yang tengah menjadi perhatian Pemerintah saat ini diantaranya terkait semangat membangun pemerintahan untuk melayani masyarakat untuk terus ditingkatkan serta digelorakan, “Yang kita capai sampai hari ini bagian dari kebersamaan serta kegotong royongan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jadi prestasi – prestasi yang di raih di Kabupaten Ngawi sekarang ini adalah upaya dan hasil kerja dari semua OPD,” katanya.

Selain itu, Sekda juga memberikan apresisasi untuk prestasi yang baru saja di raih dari Kementerian Perhubungan, Wahana Tata Nugraha (WTN). Menurutnya, penghargaan ini berkat kerja keras Pemkab Ngawi dalam menyediakan sarana dan prasarana perhubungan yang representatif bagi masyarakat,  “Dengan penghargaan ini kita jangan terlena dan berpuas diri tapi harus dijadikan semangat untuk lebih baik lagi, khususnya dalam melayani masyarakat di bidang trasportasi umum,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Sekda meminta diakhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati di ditahun 2020,  Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus dicapai sesuai target, “Capaian target kinerja di tahun 2019 yang sudah PAPBD  kita harus mewaspadai, jangan sampai waktu yang sempit ini terlewatkan begitu saja, yang lebih penting lagi RPJMD berakhir di tahun 2020 bisa terselesaikan targetnya,” tandasnya.

SAKIP dan reformasi birokrasi yang dilakukan Pemerintah, menurut Sodiq adalah salah satu upaya untuk mensejahterakan masyarakat. Selain itu, juga ditegaskan bahwa penilaian SAKIP juga harus diimbangi dengan kinerja yang baik, supaya Kabupaten Ngawi diperhitungkan sebagai daerah yang memiliki perhatian khusus terhadap pembangunan, “Undang – Undang tentang Pemerintah itu ada dua tujuan, mensejahterakan masyarakat, dan meningkatkan daya saing daerah. Nah, kita harus bersaing dengan daerah lain untuk meningkatkan kesejahteraan itu, termasuk dokumentasi SAKIP dan reformasi pun bagian dari itu,” ungkapnya.

Dalam apel rutin ini, Sekda juga mengajak seluruh ASN untuk menyisihkan rezekinya untuk membantu warga Ngawi yang berada di 47 desa terdampak kekeringan akibat kemarau berkepanjangan, “Alhamdullilah, hari ini telah spontan tanpa ada perencanaan terkumpul, empat belas juta enam ratus sepuluh ribu rupiah,” pungkasnya. Sekda berharap bantuan ini bias meringankan beban warga yang daerahnya mengalami krisis air. (nf/kominfo) 9

Sebar dan Bagikan :

Shares

BID Kluster II 2019, Wabup Harapkan Desa Bisa Optimal dan Efisien Gunakan ADD dan DD

di %s Pemerintahan 1,372 views

Program Inovasi Desa (PID) yang merupakan salah satu upaya Pemerintah melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) sejak 2017 lalu dibawah Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan referensi dan inovasi – inovasi pembangunan desa sehingga diharapkan bisa menumbuhkan kreatifitas desa dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Pun, Pemerintah Kabupaten Ngawi yang terus konsisten dan berkomitmen dalam program ini bertempat di Graha Semar Kecamatan Ngrambe, Rabu (11/9) gelar Bursa Inovasi Desa (BID) Kluster II dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, Kabul Tunggul Winarno,  Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngrambe, Sine, Karanganyar, Jogorogo, Widodaren, Mantingan, Kendal, Pitu, Gerih dan Kedunggalar.

Menurut Kepala DPMPD, Kabul Tunggul Winarno BID Kluster II diikuti 10 Tim Pelaksana Inovasi Desa dan terbagi dalam 109 desa.“BID sebagai wadah penyebaran dan pertukaran ide atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa. Jika itu baik dan bias diterapkan didesa lain maupun direplikasi desa lainnya,” kata Kabul.

Dikatakan Kabul, dalam hal ini tidak hanya pameran produk unggulan tetapi juga ide kreatif dalam pembangunan desa serta memberi isiatif atau alternative kegiatan pembangunan di desa terkait penggunaan DD yang lebih efektif dan efisien, “Sehingga kesejahteraan serta perekonomian masyarakat lebih bisa meningkat dan semakin maju,” lanjutnya.

Sementara Wabup, Ony Anwar menyampaikan BID tahun 2019 ini ditekankan khusus bagi Kepala Desa terpilih untuk lebih bisa berkomitmen dalam berinovasi mewujudkan kreatifitas, “Sehingga nanti diharapkan bisa optimal serta efisien dalam penggunaan anggaran desanya. Disamping itu berpartisipasi masyarakat harus hadir dalam setiap pola kerja pembangunan yang dilaksanakan di Pemerintahan desa,” tegas Wabup.

Ony Anwar berharap keberadaan BID ini dapat dimanfaatkan lebih maksimal dan efektif untuk pembangunan desa dan peningkatan ekonomi masyarakat desa, “Harapannya dengan seperti itu lebih banyak kegiatan atau program yang diselenggarakan desa bisa menghemat dana, baik dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun DD sehingga lebih efisien penggunaannya,” tandasnya.(nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top