Category archive

Pemerintahan - page 124

Berita yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan atau pelaksanaan pembangunan baik yang dilakukan oleh Pemeirimtah Pusat, Provinsi maupun Daerah

Tanggal 17 Apel Pembinaan Staf, Sekda Minta Tahun 2020 RPJMD Capai Target

di %s Pemerintahan 765 views

Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Shodiq Triwidiyanto pimpin  apel pembinaan staf yang rutin dilakukan setiap tanggal 17 yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi, di halaman Pendopo Wedya Graha, Selasa (17/9)

Dalam apel kali ini, Mokh Shodiq Triwidiyanto menyampaikan beberapa point penting yang tengah menjadi perhatian Pemerintah saat ini diantaranya terkait semangat membangun pemerintahan untuk melayani masyarakat untuk terus ditingkatkan serta digelorakan, “Yang kita capai sampai hari ini bagian dari kebersamaan serta kegotong royongan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jadi prestasi – prestasi yang di raih di Kabupaten Ngawi sekarang ini adalah upaya dan hasil kerja dari semua OPD,” katanya.

Selain itu, Sekda juga memberikan apresisasi untuk prestasi yang baru saja di raih dari Kementerian Perhubungan, Wahana Tata Nugraha (WTN). Menurutnya, penghargaan ini berkat kerja keras Pemkab Ngawi dalam menyediakan sarana dan prasarana perhubungan yang representatif bagi masyarakat,  “Dengan penghargaan ini kita jangan terlena dan berpuas diri tapi harus dijadikan semangat untuk lebih baik lagi, khususnya dalam melayani masyarakat di bidang trasportasi umum,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Sekda meminta diakhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati di ditahun 2020,  Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus dicapai sesuai target, “Capaian target kinerja di tahun 2019 yang sudah PAPBD  kita harus mewaspadai, jangan sampai waktu yang sempit ini terlewatkan begitu saja, yang lebih penting lagi RPJMD berakhir di tahun 2020 bisa terselesaikan targetnya,” tandasnya.

SAKIP dan reformasi birokrasi yang dilakukan Pemerintah, menurut Sodiq adalah salah satu upaya untuk mensejahterakan masyarakat. Selain itu, juga ditegaskan bahwa penilaian SAKIP juga harus diimbangi dengan kinerja yang baik, supaya Kabupaten Ngawi diperhitungkan sebagai daerah yang memiliki perhatian khusus terhadap pembangunan, “Undang – Undang tentang Pemerintah itu ada dua tujuan, mensejahterakan masyarakat, dan meningkatkan daya saing daerah. Nah, kita harus bersaing dengan daerah lain untuk meningkatkan kesejahteraan itu, termasuk dokumentasi SAKIP dan reformasi pun bagian dari itu,” ungkapnya.

Dalam apel rutin ini, Sekda juga mengajak seluruh ASN untuk menyisihkan rezekinya untuk membantu warga Ngawi yang berada di 47 desa terdampak kekeringan akibat kemarau berkepanjangan, “Alhamdullilah, hari ini telah spontan tanpa ada perencanaan terkumpul, empat belas juta enam ratus sepuluh ribu rupiah,” pungkasnya. Sekda berharap bantuan ini bias meringankan beban warga yang daerahnya mengalami krisis air. (nf/kominfo) 9

Sebar dan Bagikan :

Shares

BID Kluster II 2019, Wabup Harapkan Desa Bisa Optimal dan Efisien Gunakan ADD dan DD

di %s Pemerintahan 847 views

Program Inovasi Desa (PID) yang merupakan salah satu upaya Pemerintah melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) sejak 2017 lalu dibawah Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa (DD) dengan memberikan referensi dan inovasi – inovasi pembangunan desa sehingga diharapkan bisa menumbuhkan kreatifitas desa dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

Pun, Pemerintah Kabupaten Ngawi yang terus konsisten dan berkomitmen dalam program ini bertempat di Graha Semar Kecamatan Ngrambe, Rabu (11/9) gelar Bursa Inovasi Desa (BID) Kluster II dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar secara simbolis ditandai dengan pemukulan gong.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, Kabul Tunggul Winarno,  Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ngrambe, Sine, Karanganyar, Jogorogo, Widodaren, Mantingan, Kendal, Pitu, Gerih dan Kedunggalar.

Menurut Kepala DPMPD, Kabul Tunggul Winarno BID Kluster II diikuti 10 Tim Pelaksana Inovasi Desa dan terbagi dalam 109 desa.“BID sebagai wadah penyebaran dan pertukaran ide atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa. Jika itu baik dan bias diterapkan didesa lain maupun direplikasi desa lainnya,” kata Kabul.

Dikatakan Kabul, dalam hal ini tidak hanya pameran produk unggulan tetapi juga ide kreatif dalam pembangunan desa serta memberi isiatif atau alternative kegiatan pembangunan di desa terkait penggunaan DD yang lebih efektif dan efisien, “Sehingga kesejahteraan serta perekonomian masyarakat lebih bisa meningkat dan semakin maju,” lanjutnya.

Sementara Wabup, Ony Anwar menyampaikan BID tahun 2019 ini ditekankan khusus bagi Kepala Desa terpilih untuk lebih bisa berkomitmen dalam berinovasi mewujudkan kreatifitas, “Sehingga nanti diharapkan bisa optimal serta efisien dalam penggunaan anggaran desanya. Disamping itu berpartisipasi masyarakat harus hadir dalam setiap pola kerja pembangunan yang dilaksanakan di Pemerintahan desa,” tegas Wabup.

Ony Anwar berharap keberadaan BID ini dapat dimanfaatkan lebih maksimal dan efektif untuk pembangunan desa dan peningkatan ekonomi masyarakat desa, “Harapannya dengan seperti itu lebih banyak kegiatan atau program yang diselenggarakan desa bisa menghemat dana, baik dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun DD sehingga lebih efisien penggunaannya,” tandasnya.(nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Sekda Ngawi Buka Seminar Percepatan Pembangunan Ekonomi, Tegaskan OPD Inovatif

di %s Pemerintahan 1,187 views

Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi, Mokh Sodiq Triwidiyanto membuka Seminar Percepatan Pembangunan Ekonomi  dengan tema Strategi Kebijakan Dalam Rangka Percepatan Pembangunan Ekonomi Di Kabupaten Ngawi, bertempat di Gedung  Notosuman Ngawi, Selasa (3/09).

3 (tiga) narasumber dihadirkan dalam seminar ini diantaranya Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda)  Provinsi Jawa Timur, Andhika P. Herlambang , Perwakilan Bank Indonesia Cabang Kediri, Nasrulloh, Badan Statistik Kabupaten Ngawi Pratama Adia Resty. Pun, pesertanya berasal dari pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi, Camat, kepala Badan Umum Milik Daerah (BUMD) dan kepala perbankan yang ada di Kabupaten Ngawi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan  Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Ngawi, Indah kusuma Wardhani menyampaikan bahwa ada isu yang akan dibahas dalam seminar ini, salah satunya terkait kebijakan pembangunan yang selaras dengan visi misi Gubernur Jawa Timur dan telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Meliputi strategi dan kebijakan pembangunana ekonomi Pemerintah Provinsi  Jatim, akselerasi pembangunan ekonomi, struktur pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ngawi,” katanya.

Sementara Sekda Ngawi, Mokh. Sodiq Triwidiyanto dalam sambutannya mengatakan acara ini sebagai upaya Pemkab Ngawi untuk meningkatkan wawasan dalam pengambilan kebijakan strategis pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ngawi. “Oleh karenannya  wawasan ini memang penting untuk menambah bahan – bahan dalam hal pengambilan kebijakan,” ujar Sekda.

Pembangunan ekonomi menurut Sekda, adalah serangkaian dari kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperluas lapangan kerja, “Untuk mencapai semua itu, apalagi diera sekarang yang paling dibutuhkan adalah inovasi,” tegas Sodiq. Selain inovasi, Sekda juga menambahkan perlu adanya pergerakan sampai detail, konsistensi serta pengawasan di setiap OPD. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

Malam Tirakatan, Bupati MintaTetap Jaga keutuhan Bangsa

di %s Pemerintahan 2,259 views

Telah menjadi tradisi tahunan, setiap malam jelang tanggal 17 Agustus, Pemerintah Kabupaten Ngawi gelar malam Tirakatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke74 Republik Indonesia, di Pendopo Wedya Graha, Jumat (16/08).

Hadir dalam acara ini Bupati Ngawi Budi Sulistyono, Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar, Sekretaris Daerah Mokh Sodiq Triwidiyanto, Ketua DPRD Ngawi Dwi Riyanto Djatmiko, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tokoh Mayarakat.

Di malam tirakatan ini Bupati Ngawi mengajak seluruh undangan yang hadir untuk merenung dan berdoa bersama bagi pahlawan yang gugur dan berkorban memperjuangkan kemerdekaan negeri ini, “Mari kita bersama merenung dan berdoa untuk pahlawan yang telah mendahului kita, dan berjuang untuk kemerdekaan ini, juga keselamatan negara Indonesia kedepannya,” katanya.

Agenda rutin tahunan ini, juga digelar serentak diseluruh desa di Kabupaten Ngawi. Menurut Budi Sulistyono kegiatan ini sebagai wujud syukur atas kemerdekaan yang telah diraih hingga menjadi suatu negara yang utuh dan berdaulat.  “Apalagi dengan segala keberagaman yang ada di Negara ini, sudah tentu memiliki tantangan tersendiri bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaganya menjadi tetap utuh dan kuat,” ujarnya.

Diusianya yang ke 74, Budi Sulistyono meminta untuk mengisi kemerdekaan dengan segala sesuatu yang positif, “Guyup rukun, selalu menjaga keutuhan Indonesia,” tandasnya.

Usai sambutan Bupati, dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin KH. Abdul Salam, dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati diberikan kepada perwakilan Veteran yang hadir di acara yang berlangsung khidmat. (nf/kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top