Tanam Pohon dikawasan Wisata Kendil Mountain, Wabup Ngawi Ingin Masyarakat Bersinergi Kembangkan Potensi Desa Jatimulyo
Kegiatan ini sebagai bentuk pelestarian alam dan juga dukungan pengembangan kawasan wisata desa sebagai penggerak perekonomian masayarakat.
Wabup Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko memberikan apresiasinya untuk pemuda Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di desa ini yang telah berupaya keras menciptakan wisata desa.

Dengan potensi desa yang dimiliki ini, menurut Wabup Ngawi bisa menimbulkan dampak multiplayer bagi ekonomi masyarakat. “Diharapkan semua pihak dapat bersinergi untuk terus menjaga dan mengembangkan potensi desa ini lebih baik, dan nantinya dapat menimbulkan dampak multiplayer efek ekonomi terhadap masyarakat, termasuk sektor lain, seperti UMKM dan sebagainya,” tandasnya.
Terkait perkembangan Covid-19 saat ini, Wabup Ngawi berpesan agar masyarakat tetap waspada dan bersinergi mempertahankan situasi ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan disetiap kegiatan sosial.
Disela kunjungannya kali ini, Dwi Rianto Jatmiko beserta rombongan dari Perhutani, Forkopimcam Mantingan, perangkat desa dan Pokdarwis melihat beberapa spot yang ada di tempat ini. (Kominfo)
Dwi Rianto Jatmiko berharap vaksinasi bagi pelajar ini, bisa membuat pelajar semakin tangguh ketika melaksanakan PTM ditengah pandemi Covid – 19 sekarang, “Pada prinsipnya Pemkab mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan melakukan berbagai upaya pencegahan menangkal Covid -19, dengan vaksinasi. Dengan begitu, segera tercapai herd imunity di Kabupaten Ngawi,” terangnya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Ngawi, dr. Nugrahaningrum mengatakan untuk mempertahankan predikat utama ini pihaknya melakukan sejumlah strategi diantaranya kegiatan sosialasi terkait kesetaraan gender, serta meluruskan pemahaman seluruh leading sektor tentang kesetaraan gender.
Karang Taruna Kabupaten Ngawi gelar bakti sosial di Desa Klampisan, Kecamatan Geneng, Senin (27/09/21) dalam rangka bulan bakti Karang Taruna ke 61.
Tidak hanya itu, Karang Taruna seperti disampaikan Dwi Rianto Jatmiko menjadi bagian dalam upaya pencegahan penyebaran Narkoba, pasalnya banyak ditemukan sejumlah kasus Narkoba di Kabupaten Ngawi yang melibatkan anak muda. Terpenting lagi, diungkapkan Wabup Ngawi Karang Taruna yang terbentuk hingga tingkat desa merupakan organisasi yang menjadi bagian dari benteng gerakan radikalisme, “Karang Taruna senantiasa bersama berada ditengah masyarakat sekaligus menjadi benteng nasionalisme, penegak NKRI, kebhinekaan sekaligus gerakan radikal,” tandasnya.