Category archive

Kabar Ngawi - page 30

Kategori untuk berita mengenai Ngawi dan segala yang meliputinya

Safari Ramadan Perdana, Pemkab Ngawi Serap Aspirasi Warga di Karangjati

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 705 views

Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Baitul Hikmah, Dusun Sumberan 2, Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, saat Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah, Senin (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi titik pertama dari enam lokasi yang dijadwalkan dalam agenda tahunan tersebut.

Kegiatan diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama warga. Hadir pula Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta Forkopimcam Karangjati.

Dalam sambutannya, Ony menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Ibadah di bulan Ramadan ini kuncinya adalah keistiqomahan. Kita berharap melalui Safari Ramadan ini, kita semua bisa mendapatkan rahmat, ampunan, hingga dijauhkan dari siksa api neraka,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum taubat dan introspeksi diri, serta memperkuat komitmen untuk menebar manfaat bagi sesama.

Setelah Desa Rejomulyo, agenda Safari Ramadan akan dilanjutkan ke lima titik lainnya, yakni di Kecamatan Ngawi yang terbagi di dua lokasi, Dusun Padas Desa Jururejo dan Kelurahan Pelem, serta Kecamatan Kedunggalar, Kecamatan Padas, dan Kecamatan Pangkur.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Pemkab Ngawi dan OJK Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Siswa SMP Lewat School of Syariah 2026

di %s Agama/Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pendidikan 424 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri dan BPRS Ngawi menggelar kegiatan School of Syariah 2026 di Pendopo Wedya Graha, Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini diikuti siswa SMP se-Kabupaten Ngawi sebagai bagian dari rangkaian Gerak Syariah 2026.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sejak dini. Menurutnya, pemahaman yang utuh mengenai sistem perbankan, baik konvensional maupun syariah, perlu ditanamkan kepada generasi muda.

“Kami ingin masyarakat Ngawi memiliki pengetahuan yang utuh tentang perbankan, termasuk syariah. Harapannya kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa rutin dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menilai masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait perbedaan perbankan konvensional dan syariah menjadi tantangan bersama. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong edukasi yang komprehensif guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.

Sementara itu, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri menyampaikan bahwa berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK 2025, tingkat literasi keuangan syariah tercatat 43,42 persen, sedangkan inklusinya 13,41 persen. Angka tersebut menunjukkan masih terbukanya ruang peningkatan pemahaman sekaligus penggunaan produk keuangan syariah di masyarakat.

Melalui School of Syariah 2026, para siswa mendapatkan edukasi tentang pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah, pentingnya menabung sejak dini, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal seperti judi online. Kegiatan juga diisi kuis interaktif dan pembukaan rekening tabungan syariah bekerja sama dengan BPRS Ngawi.

Kolaborasi antara Pemkab Ngawi, OJK Kediri, dan BPRS Ngawi ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang cerdas finansial serta bijak mengelola keuangan sesuai prinsip syariah.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Agroteknologi Desa, Wisata Petik Melon Pelang Kidul Dongkrak Ekonomi Warga

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemdes/Pemerintahan/Pertanian 952 views

Inovasi pertanian berbasis teknologi mulai tumbuh di tingkat desa. Wisata Petik Melon Green House milik BUMDes Mekarsari Ngasem, Desa Pelang Kidul, Kecamatan Kedunggalar, resmi dibuka dan diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi sekaligus edukasi pertanian modern, Rabu (18/2/2026), oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Peresmian ditandai dengan panen perdana melon premium hasil budidaya sistem green house berbasis agroteknologi. Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi Budi Santoso, Camat Kedunggalar Arshad Ragandhi, serta tokoh masyarakat setempat. Fasilitas ini menjadi wujud transformasi pertanian desa menuju budidaya modern melalui rekayasa iklim, pengaturan nutrisi, dan irigasi presisi, sehingga menghasilkan buah berkualitas tinggi dengan nilai jual lebih kompetitif.

Dalam sambutannya, Ony mengapresiasi inovasi pemanfaatan Dana Desa yang dinilai produktif dan berdampak ekonomi. Menurutnya, pengembangan green house tidak hanya memperkuat kemandirian pangan hortikultura, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis agrowisata. “Ini contoh nyata desa mampu berinovasi. Dengan sistem green house, kualitas melon lebih premium, nilai jual meningkat, dan pasarnya lebih pasti,” ujarnya.

Ony menekankan konsep wisata petik buah memiliki daya tarik ganda, sebagai rekreasi sekaligus agriedukasi. Ia berharap BUMDes Mekarsari menjaga konsistensi produksi dan manajemen agar kunjungan wisatawan berkelanjutan serta memberi dampak ekonomi langsung bagi warga. Ia menambahkan, sektor pertanian modern memiliki prospek besar bagi generasi muda. “Kita ingin menunjukkan kepada generasi muda bahwa sektor pertanian jika dikelola dengan sentuhan teknologi akan sangat menjanjikan.

Semoga ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Ngawi untuk mengembangkan potensi lokalnya masing-masing,” tambahnya. Kegiatan ditutup dengan peninjauan area green house dan pemetikan melon oleh Bupati Ngawi sebagai tanda dimulainya operasional wisata bagi masyarakat umum.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Sambut Ramadan, Tiga Lokasi Ikonik Ngawi Jadi Sasaran Kurve Bersama

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 631 views

Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Polres Ngawi menggelar kerja bakti massal (kurve) serentak, Rabu (18/2/2026). Kegiatan difokuskan pada ruang publik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan ibadah.

Tiga lokasi ikonik yang menjadi sasaran kurve yakni Alun-alun Ngawi, kawasan bersejarah Benteng Van den Bosch, serta Masjid Agung Baiturrahman. Ketiganya dipilih karena memiliki tingkat kunjungan tinggi, terutama menjelang hingga selama Ramadan.

Kegiatan dihadiri Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sinergi lintas instansi tampak melalui keterlibatan ratusan personel gabungan dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP, perangkat daerah, dan relawan kebersihan. Personel gabungan melaksanakan pembersihan sampah, penataan taman, normalisasi saluran air, serta perapian fasilitas umum di lokasi sasaran.

Ony menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapan spiritual masyarakat.

“Kami ingin memastikan tempat ibadah dan fasilitas umum bersih dan nyaman agar masyarakat dapat beribadah dengan khusyuk,” ujarnya.

Ia menambahkan, budaya gotong royong perlu terus dijaga sebagai karakter masyarakat sekaligus wujud kolaborasi pemerintah, aparat, dan warga dalam merawat ruang publik.

Melalui kegiatan itu, pemerintah daerah berharap tercipta lingkungan yang sehat, rapi, dan representatif bagi masyarakat maupun wisatawan selama Ramadan.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top