Category archive

Kabar Ngawi - page 16

Kategori untuk berita mengenai Ngawi dan segala yang meliputinya

Pemkab Ngawi Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 144 views

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 sebagai instrumen strategis untuk memetakan potensi ekonomi daerah dan mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sinergi dan Kolaborasi Membangun Ekonomi Ngawi melalui Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Senin (22/6/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ngawi Mokh. Sodiq Triwidiyanto, Kepala BPS Kabupaten Ngawi Nasruddin, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, serta perwakilan petugas sensus.

Dalam sambutannya, Antok menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, data yang lengkap dan berkualitas akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah.

“Data yang akurat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil sensus akan membantu memetakan berbagai potensi usaha, mulai dari sektor UMKM, perdagangan, industri hingga jasa. Karena itu, dukungan seluruh elemen masyarakat diperlukan agar proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang valid.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan seluruh pemangku kepentingan, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data yang akurat dan berkualitas sebagai landasan perumusan kebijakan serta mendorong pembangunan ekonomi Kabupaten Ngawi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Optimalisasi Desa Sadar Hukum, Pemkab Ngawi Gelar Sosialisasi Paralegal

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Pendidikan 64 views

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngawi dalam memperkuat akses bantuan hukum dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat melalui Sosialisasi Pembinaan Paralegal bagi pemerintah desa dan kelurahan yang digelar di Aula Notosuman, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti camat, kepala desa, lurah, serta perwakilan perangkat desa se-Kabupaten Ngawi sebagai upaya mengoptimalkan terwujudnya desa sadar hukum.

Dalam sambutannya, Antok mengatakan pemerintah desa memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, termasuk dalam memberikan pendampingan dan edukasi hukum. Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat umumnya pertama kali disampaikan kepada kepala desa maupun perangkat desa sehingga pemahaman mengenai fungsi paralegal menjadi sangat penting.

“Berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat sering kali pertama kali disampaikan kepada kepala desa maupun perangkat desa. Karena itu, pemahaman mengenai fungsi paralegal menjadi sangat penting,” ujarnya.

Antok menegaskan tidak semua persoalan yang terjadi di masyarakat harus berujung pada proses hukum melalui aparat penegak hukum. Peran paralegal diharapkan dapat mengedepankan penyelesaian sengketa secara nonlitigasi melalui mediasi dan musyawarah sehingga tercipta ketertiban dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi keberadaan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang telah terbentuk di seluruh desa di Kabupaten Ngawi. Hingga saat ini, sebanyak 55 desa dan kelurahan telah berstatus Desa Sadar Hukum sebagai wujud meningkatnya komitmen pemerintah desa dalam membangun kesadaran hukum masyarakat melalui edukasi dan fasilitasi hukum.

Sementara itu, Plt. Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Ngawi Hangga Agung Otto Fandian menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman mengenai peran dan fungsi paralegal dalam pemberian bantuan hukum nonlitigasi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam mengidentifikasi persoalan hukum yang dapat diselesaikan melalui pendampingan paralegal.

“Pemberian bantuan hukum diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di desa atau kelurahan secara cepat, tepat, dan berkeadilan,” katanya.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Ngawi, Polres Ngawi, dan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) PERADI. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap peran paralegal dan Posbakum di tingkat desa semakin optimal sehingga pelayanan hukum dapat diakses lebih mudah, khususnya bagi kelompok rentan dan masyarakat kurang mampu, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sadar hukum dan berkeadilan.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Peringati Bulan Bung Karno, Ratusan Pelajar Meriahkan Festival Olahraga Tradisional di Ngawi

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 634 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ngawi menggelar Festival Olahraga Tradisional di Alun-Alun Merdeka Ngawi, Minggu (14/6/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan pelajar SD dan SMP se-Kabupaten Ngawi tersebut menjadi upaya pelestarian permainan tradisional sekaligus pembentukan karakter generasi muda.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko mengatakan, festival ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama KORMI dalam menjaga keberlangsungan olahraga tradisional yang berbasis rekreasi agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.

“Ini adalah salah satu bentuk komitmen dari pemerintah daerah bersinergi dengan KORMI Kabupaten Ngawi untuk bagaimana agar terus kita melestarikan, membudayakan, mentradisikan terhadap berbagai olahraga tradisional yang sifatnya rekreasi,” ujarnya.

Sedangkan Ketua KORMI sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Yuwono Kartiko menjelaskan, Festival Olahraga Tradisional telah menjadi agenda rutin tahunan sejak 2022.

Tahun ini, penyelenggaraannya sekaligus menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno.
Menurutnya, permainan tradisional seperti egrang dan gobak sodor tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mengandung nilai-nilai penting dalam membangun karakter anak, seperti kerja sama, solidaritas, dan gotong royong.

“Filosofisnya adalah kembali membangun karakter anak-anak untuk tetap menggelorakan semangat kerja sama, setia kawan, serta gotong royong melalui olahraga yang gembira, bugar, dan sehat,” jelasnya.

Melalui festival ini, KORMI berharap olahraga tradisional tetap lestari dan menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk menerapkan nilai kebersamaan serta kerja kelompok dalam kehidupan sehari-hari.

Sebar dan Bagikan :

Shares

Memasuki Musim Kemarau, Pemkab Ngawi Pastikan Akses Air Bersih Warga Banyuurip Tetap Terjaga

di %s Bakohumas/Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan/Sosial Politik 858 views

Pemerintah Kabupaten Ngawi melakukan peninjauan lapangan di Desa Banyuurip, Kecamatan Ngawi, Selasa (9/6/2026), yang dipimpin Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko guna memantau kondisi akses air bersih warga serta layanan dasar lainnya menjelang musim kemarau.

Dalam kegiatan tersebut, Antok bersama unsur Forkopimda, Forpimcam, dan perangkat daerah terkait meninjau sejumlah warga rentan, termasuk penerima manfaat program pendampingan ibu hamil dan lanjut usia, guna memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar serta akses air bersih menjelang musim kemarau.

“Yang utama kami pastikan adalah kebutuhan air bersih karena itu merupakan kebutuhan yang sangat mendasar. Oleh karena itu kami hadir langsung bersama dinas terkait untuk melihat kondisi di lapangan dan memastikan kebutuhan air bagi warga dapat terpenuhi,” ujar Antok.

Selain memantau ketersediaan air bersih, pemerintah daerah juga mengecek akses layanan kesehatan, kepesertaan BPJS Kesehatan, kondisi sanitasi, serta kelayakan tempat tinggal warga yang menjadi sasaran peninjauan.

Antok mengatakan hasil pemantauan tersebut akan ditindaklanjuti melalui sinergi berbagai program lintas sektor. Penanganan sanitasi akan dikoordinasikan dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), sementara kebutuhan perbaikan rumah dan bantuan sosial akan diupayakan melalui kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah desa, serta dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Ia juga mengapresiasi peran aktif pemerintah desa, kader Posyandu, bidan desa, dan Puskesmas yang selama ini mendampingi warga yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami ingin seluruh program yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial dapat disinergikan untuk mengatasi kebutuhan dasar warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah dengan kondisi geografis terpencil dan memiliki keterbatasan akses terhadap layanan dasar,” tambahnya.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap warga memperoleh akses yang layak terhadap air bersih, layanan kesehatan, sanitasi, dan tempat tinggal yang memadai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top