Category archive

Kabar Kita - page 94

Kategori untuk berita yang bersumber dari kegiatan rutin atau umum di pemerintah daerah

Diskominfo Ngawi Gelar Bimtek Website Desa

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 440 views

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Ngawi, Gelar bimbingan teknis Website Desa di Gedung Notosuman, Selasa (10/11/20).

Bimtek yang diikuti 75 operator ini bertujuan meningkatkan kualitas operator yang mengelola Website Desa, sehingga informasi yang disajikan tentang desanya berkualitas.

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi melalui Kepala Bidang Layanan E- Government, Agoest Dedy Irawan bahwa kegiatan ini juga untuk meningkatkan kapasitas seluruh operator Website Desa sekaligus upaya Diskominfo mewujudkan E – Government di Kabupaten Ngawi. “Supaya performa serta kualitas dari Website Desa meningkat,” terangnya.

Bimtek kali ini, dikatakan Agoest Dedy difokuskan pada kemampuan Jurnalistik, “Sehingga Operator Desa ini memiliki kemampuan dan kemudahan dalam meliput peristiwa, menyusun berita, sehingga bisa tampil sebagaimana berita – berita yang dibikin media – media popular,” terangnya.

Kegiatan ini diikuti 75 operator Website Desa dari total 213 desa yang ada di Kabupaten Ngawi, sementara sebagai narasumber dari Editor beritajatim.com Teddy Ardianto Hendrawan. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

1 Juta Sertifikat Tanah Dibagikan di 31 Provinsi

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 444 views

Presiden RI, Joko Widodo menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk masyarakat di 201 Kabupaten dan Kota se Indonesia, termasuk Kabupaten Ngawi, secara virtual di Pendopo Wedya Graha, Senin (9/11/20).

Hadir dalam acara ini, Bupati Ngawi, Budi Sulistyono bersama Kepala Kantor Pertanahan Ngawi, Ganang Anindito, Forkopimda Ngawi.
Disampaikan Presiden RI, Joko Widodo bahwa dalam rangka bulan Bhakti Agraria dan Tata Ruang dibagikan 1 juta sertifikat tanah untuk masyarakat di 31 Provinsi, “Satu juta sertifikat ini jumlah yang besar sekali, mengingat sebelum ada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di tahun 2017, untuk setiap tahunnya kita hanya mampu mengeluarkan kurang lebih lima ratus ribu sertifikat tanah di Indonesia,” katanya.

Dikesempatan ini, Jokowi juga memberikan apresiasinya untuk Kementerian ATR/BPN karena mampu memenuhi target penerbitan sertifikat tanah, meskipun tahun 2020 ini hanya mampu 10 juta sertifikat tanah, akibat pandemi Covid – 19, sehingga terjadi hambatan dilapangan maupun di Kantor Pertanahan, “Saya turunkan targetnya menjadi 7 juta, saya yakin bisa tetap tercapai,” lanjutnya.

Jokowi mengatakan bahwa lima tahun ini telah menyerahkan sebanyak 2,4 juta sertifikat tanah, sedangkan jutaan lainnya diserahkan Badan Pertanahan Nasional. Menurutnya, sertifikat tanah sangat penting, sebab sebagai bukti jaminan kepastian hukum atas tanah yang dimiliki dan mencegah sengketa atau konflik, “ Maka dari itu, tolong jaga sertifikatnya, jika ingin dijadikan agunan ke Bank agar mendapat modal usaha, dihitung betul agar bisa mengembalikan pinjamannya,” tutup Presiden.

Sementara Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil, bahwa dalam waktu dekat Kementerian ATR/BPN akan menerbitkan sertifikat tanah secara elektronik, sehingga tidak ada lagi pemalsuan sertifikat tanah, dan berkomitmen memberantas mafia tanah yang bekerjasama dengan Polri dan Kejaksaan Agung, “Ini kemajuannya bagus sekali sehingga perlindungan kepastian hukum atas hak tanah bagi masyarakat lebih terjamin,”ungkapnya.
Dan, untuk penyerahan sertifikat tanah di Istana Negara, Jakarta dihadiri oleh 30 orang penerima sertifikat tanah yang mewakili satu juta penerima sertifikat tanah di seluruh Indonesia dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Usai penyerahan sertifikat tanah secara virtual, Bupati Ngawi Budi Sulistyono menyampaikan untuk Kabupaten Ngawi, pencapaian PTSL telah mencapai target 30 ribu bidang tanah disertifikatkan, “Tahun depan kita targetkan sebanyak 57 ribu bidang tanah untuk di sertifikatkan,” katanya. Menurutnya, hal ini sesuai dengan target yang dicanangkan oleh Presiden RI pada tahun 2025, bahwa seluruh bidang tanah di Indonesia harus memiliki sertifikat, termasuk Kabupaten Ngawi, “Pada setiap tahunnya target terus kita naikan, sampai pada 2025 seluruh bidang tanah di Ngawi tersertifikat semua,” lanjutnya.

Diungkapkan Budi Sulistyono hambatan terbesar dalam proses PTSL, adalah kekhawatiran masyarakat terhadap lambat serta uletnya proses persertifikatan tanah, “Juga belum lagi adanya pembagian waris yang jelas, membuat masyarakat enggan, mensertifikatkan bidang tanahnya,” terangnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Kantor Pertanahan Ngawi, Ganang Anindito menyebutkan target 30 ribu sertifikat sudah terpenuhi, “Di tahun 2020 target menurun akibat pandemic Covid – 19, namun kita akan kebut di tahun selanjutnya. Dan, pada tahun 2020 ini sudah ada 60 desa yang mengajukan PTSL,” sebutnya.(Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares

HKN ke 56, Dinkes Ngawi Gelar Kampanye Gerakan Memakai Masker

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 572 views

Kampanye gerakan masker dengan tagline “Jangan Kendor, Ayo Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun menjadi salah satu agenda peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 56 tahun ini yang digelar di Perempatan Kartonyono Ngawi, Sabtu (07/11/20).

Bupati Ngawi Budi Sulistyono dalam amanatnya yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Yudono mengajak masyarakat Kabupaten Ngawi melakukan upaya pencegahan Covid – 19 dengan menerapkan pola hidup sehat, “Masyarakat harus membiasakan dengan selalu menggunakan masker, terutama ketika keluar rumah,” kata Bupati.
Tidak hanya itu Budi Sulistyono, juga meminta masyarakat selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan juga mencuci tangan dengan memakai sabun di air mengalir, “Tiga hal ini menjadi hal yang sangat fundamental untuk dilakukan sehari – hari agar terhindar dari Covid – 19,” terangnya.

Selain tiga hal kebiasaan tersebut, Bupati Ngawi juga berpesan untuk selalu menjaga imunitas tubuh termasuk dengan berolahraga secara rutin, “Mengkonsumsi gizi seimbang, istirahat cukup, tidak merokok dan mengendalikan penyakit penyerta,” lanjutnya.

Sementara, Antik Budi Sulistyono yang hadir dalam acara ini, memberikan apresiasinya untuk kegiatan ini, serta mengatakan bahwa kampanye adalah salah satu strategi sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menaati protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid – 19, “Sehingga trend penurunan Covid – 19 di Kabupaten Ngawi bisa terus dipertahankan,” ujarnya.

Menurut Antik Budi Sulistyono jika masyarakat disiplin melakukan prokes, yakin Kabupaten Ngawi bisa mencapai zona hijau, “Dengan disiplin serta kesadaran masyarakat tinggi dalam menerapkan pola hidup sehat, Insyaallah semua sehat, dan Kabupaten Ngawi bisa zona hijau,” tuturnya.

Dikesempatan ini, Kadinkes Ngawi, Yudono mengungkapkan kegiatan ini juga dilaksanakan 24 Unit Pelaksana Teknis Puskesmas se Kab. Ngawi secara serentak, diantaranya seribu kemasan maskes untuk lima tatanan, “Yakni tatanan pendidikan, rumah tangga, perkantoran, tempat kerja dan tempat-tempat umum,” jelas Yudono.

Hadir juga dalam kampanye ini Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ngawi, pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi. (Kominfo).

Sebar dan Bagikan :

Shares

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Secara Virtual

di %s Berita/Kabar Kita/Kabar Ngawi/Pemerintahan 619 views

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi, Idham Karima bersama Forkopimda Ngawi hadiri peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW Tahun 2020 yang digelar pemerintah Provinsi Jawa Timur secara virtual di Masjid An – Nur, Desa Beran Kecamatan Ngawi, Kamis (05/11/20) malam.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti seluruh Kabupaten dan Kota se Jatim ini, dihadiri Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa, Wakil Gubenur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, serta jajaran Forkopimda Jatim, dan sebagai penceramah Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Nasaruddin Umar.

Dalam acara ini, Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawangsa membacakan Shalawat Nabi bersama 75 penabuh rebana dari grup Shalawat Al – Banjari Polda Jatim, pelajar dan santri.

Disampaikan Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Nasaruddin Umar bahwa peringatan kali ini, menjadi momentum umat Islam untuk selalu mawas diri dan sebagai refleksi untuk menguatkan dan mencerdaskan umat.

Meskipun dilaksanakan secara virtual, menurut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Idham Karima tidak akan mengurangi kekhidmatan dan maknanya, “Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah tradisi sebagai bentuk cinta dan kerinduan kepada Rasullulah,” katanya.

Idham berharap peringatan ini dapat memberikan hikmah yang bisa diterapkan dalam semua aspek kehidupan, “Dan meneladani sikap dan perilaku Nabi Muhammad SAW untuk referensi dalam hidup berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (Kominfo)

Sebar dan Bagikan :

Shares
Go to Top