UDD PMI Ngawi Lounching Donor Darah Konvalensen
Peringati HUT PMI (Palang Merah Indonesia) ke 76 tepat tanggal 17 September lalu, PMI Kabupaten Ngawi kukuhkan anggota Pengurus Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) dan Launching Donor Plasma Konvalesen di UDD PMI Kab. Ngawi, Senin (20/09/21).
Hadir dalam kegiatan ini Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Dwi Rianto Jatmiko, Ketua DPRD Heru Kusnindar , Kapolres Ngawi Iwayan Winaya, Dandim 0805 Ngawi Totok Prio Kismanto, Sekda Sodiq Triwidiyanto, Ketua PMI Kab. Ngawi Budi Sulistyono serta pimpinan OPD.
Pada kesempatan ini, Ketua PMI Kab. Ngawi Budi Sulistyono menyampaikan bahwa PMI akan melaunching donor plasma konvalesen dan berharap masyarakat penyitas Covid-19 bisa mendonorkan plasma untuk membantu orang lain yang terpapar Covid-19.
Sementara Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono dikesempatan ini mengatakan bahwa saat ini di UDD PMI Ngawi sudah tersedia alat donor plasma konvalesen untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus Covid-19. “Ikhtiar dan antisipasi apabila sewaktu-waktu ada lonjakan kasus lagi,” kata Bupati Ngawi.
Ony Anwar menyebutkan sejauh ini kasus Covid-19 di Ngawi sudah semakin landai dengan jumlah kasus harian dan konfirmasi aktif beberapa hari terakhir juga sudah menyentuh angka di bawah sepuluh. “ Dan saya berharap alat ini terus bisa dimanfaatkan dengan baik untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.
Sementara itu, Nur Rokhim petugas PMI Ngawi mengatakan bahwa untuk donor konvalensen ini ada beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh pendonor. “Seperti berat badan minimal 55 kilogram, punya surat keterangan pernah positif, dan sembuh dari Covid-19, minimal 14 hari setelah dinyatakan sembuh,” terang Nur Rokhim.
Selain itu, dikatakan Nur Rokhim calon pendonor juga harus memiliki kekuatan antibodi atau titer minimal 160 sedangkan untuk calon pendonor perempuan, dikenai syarat khusus, yakni belum pernah hamil. “Untuk rentang usia calon pendonor antara 18 hingga 60 tahun,” ujarnya. (Kominfo)
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono melantik dan mengambil sumpah jabatan dilingkup Pemerintah Kabupaten Ngawi, Jumat (17/09/21) di Pendopo Wedya Graha.
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono bersama istri sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Ngawi, Ana Mursyida Ony Anwar bersama Kepala Desa Grudo, Triono hadiri kegiatan mengenal lebih dekat anak berkebutuhan khusus yang diinisiasi oleh Yayasan SLB Beranda Istimewa Grudo, Kamis (16/09/21) bertempat di SLB Beranda Istimewa, Desa Grudo, Kec. Ngawi.
Ditambahkan Bupati Ngawi, TP PKK Kabupaten Ngawi akan melaksanakan sosialisasi untuk orang tua dengan anak berkebutuhan khusus, diharapkan bisa sekolah di SLB, “Sehingga ada pengawalan terhadap tumbuh kembang anak dan diharapakan saat dewasa bisa beradaptasi dengan baik,” jelasnya.
Kabupaten Ngawi raih penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai peringkat 3 Kabupaten dalam peningkatan produksi padi tertinggi yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kepada Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Jakarta Pusat, Senin (13/09/21).
Dalam sambutannya Wapres RI, menyampaikan bahwa ketangguhan sektor pertanian merupakan kerja keras dari petani sekaligus sumbangsih pemerintah dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ma’ruf Amin juga mengatakan bahwa masa pandemi ini mampu memberikan pelajaran untuk semuanya berfikir kreatif guna menciptakan terobosan. Selain itu, diungkapkan bahwa Pemerintah pusat dan daerah terkait kontribusi terhadap pembangunan pertanian nasional akan merumuskan kebijakan fasilitasi serta kontribusinya. “Terus berpacu untuk meningkatkan produksi pertanian Indonesia, dengan bersinergi, produktif dan disiplin,” tandas Wapres.