Titik Terang, Pengelolaan Benteng Pendem Pasca Revitalisasi
Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono menerima kunjungan kerja Wakil Asisten Logistik (Waaslog) Kasad, Brigjend TNI Agus Prangarso, S.Sos yang didampingi Letkol Czi Daniel Panjaitan di kediaman Bupati Ngawi, Rabu, (06/07/22).
Kunker kali ini ini merupakan tindak lanjut pertemuan Bupati Ngawi, dengan Asisten Logistik Kasad, Mayjen TNI Saiful Rochiman pada Kamis (30/06/22), di Markas Besar Angkatan Darat, terkait kesepakatan pengelolaan Benteng Pendhem pasca revitalisasi, yang disepakati kedua belah pihak dengan tukar aset.
Dikesempatan ini, dilakukan survei serta identifikasi lapangan disejumlah lokasi untuk persiapan pemindahan pengolahan Benteng Pendem.
Menurut Bupati Ngawi, sejauh ini alternatif terkait mekanisme saling hibah untuk pengelolaan Benteng Pendem sudah termasuk obyek yang akan dihibahkan mulai mengerucut, “Kita berdoa saja, semoga dalam dua minggu kedepan sudah ada keputusan dari Pak Kasad, sehingga nantinya kejelasan dari pengelolaan Benteng Pendem itu bisa clear, dan itu jadi kado ulang tahun Kabupaten Ngawi,” ujarnya.
Kedepan, Ony Anwar berharap Benteng Pendem bisa menjadi aset cagar budaya nasional, yang mendapat dukungan maintenance dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, sehingga pengelolaan Benteng Pendem akan lebih optimal serta mampu memberikan manfaat yang luas baik dari sektor pariwisata maupun edukasi sejarah. “Dengan begitu generasi kita akan lebih mengenal sejarah pendiri bangsa,” tuturnya.
Turut mendampingi dalam kunker ini ini Danrem 081/DSJ, Kol. Inf. Deni Rejeki, Dandim 0805/Ngawi
Letkol Inf. Adi Wirawan, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Ngawi.
Menurut Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Kirab Pusaka ini dimaknai sebagai wujud penghormatan bagi pejuang terdahulu yang bergerilya dengan berjalan kaki ratusan kilo, “Kita hanya berjalan kurang lebih 1 kilo meter ini simbolis, bagaimana kita menghormati pejuang kita yang sudah sangat luar biasa, tidak hanya mengorbankan materi tapi nyawa. Semangat itulah yang menjadi semangat untuk mempertahankan kemerdekaan dengan guyub rukun bersama masyarakat untuk membangun peradaban yang jauh lebih baik,” ujar Bupati Ngawi usai Kirab Pusaka.
Usai acara Bupati Ngawi mengatakan jamasan pusaka ini kegiatan rutin setiap tahunnya, “Dimana kegiatan ini mengawali serangkaian hari Jadi Kabupaten Ngawi yang kemarin juga telah dilakukan ziarah ke makam para leluhur, dan hari ini kita menjamas seluruh piandel agung (pusaka) yang selanjutnya nanti akan dibawa ke Pendopo Kantor Desa Ngawi Purba untuk disemayamkan semalam sebelum dilakukan kirab menuju Pendopo Wedya Graha besok pagi,” terangnya.
Dari pertemuan ini, seperti yang disampaikan Bupati Ngawi mengahasilkan kesepakatan bahwa pengelolaan Benteng Pendem direncanakan melalui mekanisme tukar aset, yang terlebih dahulu dilakukan survei serta identifikasi lapangan oleh Tim Logistik KASAD, “Direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 5 Juli 2022 mendatang,” ungkapnya.